Breaking News

 


Matheus Samalinggai Ajak Pemuda Cintai Seni Budaya Mentawai

Foto: Pentas seni tarian Mentawai (Turuk Laggai) dalam acara FTL di Bujai Hotel. Senin, (22/11/2021). 

MENTAWAI. FN- Dalam rangka Festival Turuk Laggai (FTL), Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Mentawai mengajak Pemuda untuk mencintai seni budaya di Mentawai. 

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparpora Mentawai, Matheus Samalinggai kepada figurnews.com pada acara Festival tersebut. Senin, (22/11/2021).

Menurutnya, pemuda sebagai generasi penerus agar mempertahankan seni budaya di Mentawai.

Dalam acara FTL itu, terdapat tiga turuk laggai yang dipersembahkan yakni, tarian Uliat Mayang, Uliat Billou dan Uliat Gougouk

Matheus Samalinggai mengatakan, makna uliat manyang atau tarian elang mengajari masyarakat Mentawai untuk mencintai dan menikmati keindahan alam. Artinya menyukuri keindahan alam yang telah diberikan Sang Pencipta. 

Maka melalui itu, turuk laggai lanjut dia, mempersembahkan makna-makna yang terkandung dalam turuk laggai atau tarian Mentawai tersebut. Dimana, perilaku rimata lalu diekpresikan menjadi gerak-gerakan tarian Mentawai. 

Kandungan itu juga dikatakan Matheus Samalinggai sebagai bentuk keharmonisan manusia dengan alam.

Selain tarian, atribut dalam turuk laggai juga memiliki simbol dan makna. Salah satu contohnya adalah atribut daun-daunan yang memiliki arti bahwa obat menyediakan obat terhadap manusia. 

"Alam juga memberikan obat bagi manusia, atau semua kehidupan manusia itu bersumber dari alam," terang Matheus Samalinggai pencipta lagu, Polak Teteuta (Tanah nenek monyang kita) itu. 

Pembuatan lagu juga terinspirasi dari ketergantungan manusia dengan alam. 

FTL yang dibarengi dengan tradisi lisan sekaligus dihadiri oleh Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) itu, mengandung banyak pesan moral. Pesan moral untuk menjaga alam yang dapat saksikan dari gerakan tarian Mentawai tersebut. 

" Kepada pemuda di Mentawai agar mempertahankan nilai-nilai yang terkandung dalam budaya Mentawai itu, salah satunya dalam menjaga lingkungan,"

"Apabila kita telah mencintai alam, tentu kita dapat melestarikannya dari berbagai macam bentuk ancaman bencana seperti banjir dan tanah longsor," ujarnya. 

Tarian itu juga diikuti oleh sekumpulan anak-anak remaja. Hal itu sebagai bukti bahwa Budaya Mentawai tetap dipertahankan. (ev)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre