Breaking News

Kabupaten Tanah Datar Salah Satu Sentra Cabai di Sumbar

 

Tanah Datar, Figurnews.com - Kabid Hortikultura Dinas Pertanian dan Holtikultura Provinsi Sunatera Barat Gusti Rufita mengatakan, Sumatera Barat merupakan daerah sentra produksi cabai terbesar di pulau Sumatera setelah Provinsi Sumatera Utara dengan hasil produksi 133,190 ton/tahun, dengan luas panen sebesar 11,931 ha. 

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan panen perdana cabe merah di lahan kelompok tani Kabun Gadang Nagari Pandai Sikek Kecamatan X Koto, Rabu (3/11/2021). Menurutnya, dari total produksi tersebut kabupaten Tanah Datar menyumbang 19,917 ton/tahun dengan luas panen sebesar  2.431 ha. Sentra cabai di Sumatera Barat selain kabupaten Tanah Datar juga dari kabupaten Agam, Solok, Lima Puluh Kota, Solok Selatan dan kabupaten Pesisir Selatan. 

"Dari data yang ada, produksi cabai merah sudah bisa memenuhi kebutuhan dalam daerah yang hanya 39,721 ton/tahun, meski surplus namun pada waktu tertentu harga cabai tetap tinggi. Ini dikarenakan sebagian besar hasil produksi dibawa keluar daerah seperti ke Pekanbaru, Batam, Kepri dan juga Provinsi Jambi," ujar Rufita. 

Budidaya cabai katanya,  hasilnya memang sangat menjanjikan keuntungan, namun tidak jarang banyak petani yang menemui kegagalan dan kerugian yang cukup besar. Untuk itu diperlukan keterampilan dan modal yang cukup, juga banyak faktor yang perlu diperhatikan, seperti syarat tumbuh, pemilihan bibit, cara bercocok tanam, pengendalian OPT dan penanganan pasca panen agar petani tidak mengalami kerugian. 

Dikatakan Rufita, pengembangan komoditas cabai harus dilaksanakan dari hulu hingga hilir secara terpadu. "Karena harganya berfluktuasi maka jangan hanya berharap pada pemasaran dalam bentuk segar saja, tapi juga dalam bentuk olahannya (hilirisasi) sehingga nilai tambahnya meningkat," terangnya. 

Dilain pihak, anggota DPRD Tanah Datar Dedi Irawan yang juga hadir pada kesempatan tersebut mendukung sepenuhnya program-program yang dibuat oleh Pemda Tanah Datar untuk pengembangan sentra cabai merah di kecamatan X Koto maupun di kecamatan lain di Tanah Datar. 

Dedi Irawan juga mengajak para petani yang saat ini belum bergabung dengan kelompok tani untuk segera bergabung, atau membuat kelompok baru agar bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah dan juga pupuk bersubsidi. Dan kepada dinas terkait juga diharapkan bisa membantu petani untuk meningkatkan hasil produksi pertanian di kecamatan X Koto dengan inovasi-inovasi terbaru, sehingga kawasan ini benar-benar menjadi sentra cabai terbesar. (Pro/SUTAN)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre