Breaking News

Identitas Mayat Mister X Mengapung di Rantau Panjang Pasbar Diketahui Faotoli Duha

 


Figurnews.com– Kapolsek Pasaman, Iptu Rosminarti mengungkapkan Identitas mayat pria tanpa identitas ( Mister X) yang ditemukan mengapung di aliran Sungai Batang Pasaman Jorong Rantau Panjang, Nagari Sasaka Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat (Sumbar) pada Kamis (18/11/2021) sekira pukul 09.00 wib.

"Ya benar, Identitas Mister X sudah diketahui bernama Faotoli Duha, Umur 30 tahun, Suku Nias, Agama Katholik, Pekerjaan Petani, warga Jorong Padang Panjang Nagari Lingkuang Aua Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasbar" kata Iptu Rosminarti, Kamis (25/11).


Mayat Faotoli Duha ditemukan tersangkut pada Batang Parupuak di pinggir aliran sungai Batang Pasaman dalam posisi tertelungkup, memakai baju hitam motif batik dan celana hitam juga menemukan uang tunai sebesar Rp57 ribu dari dalam kantong celana sebelah kanan. Dijempol tangan mayat sebelah kanan ditemukan cincin.

"Saat ditemukan korban tidak memiliki KTP,  berdasarkan Laporan Tuntas Nomor : LT/17/XI/2021/Sek-Psm, tanggal 18 November 2021,  tentang temu Mayat MR X  ( tanpa identitas ) tersebut, 


"Telah dilakukan pemeriksaan kepada Hasan Duha, alamat Kinali Nagari Kinali Kecamatan kinali Kabupaten Pasaman Barat (sesuai KTP), alamat tempat tinggal Jorong Padang Panjang Nagari Lingkuang Aua Kecataman Pasaman Kabupaten Pasaman Barat," ungkapnya.

Hasan Duha menerangkan bahwa benar mayat yang ditemukan mengapung di aliran sungai batang Pasaman Jorong Rantau Panjang yang ditemukan pada hari Kamis tanggal 18 November 2021 sekira pukul 09.00 wib adalah merupakan adik kandungnya sendiri yaitu Faotoli Duha.


Lebih lanjut Kapolsek Pasaman menerangkan Hasan Duha mengetahui kejadian tersebut pada hari jumat tanggal 19 November 2021 sekira pukul 12.00 wib setelah melihat sosial media FB milik anaknya.

"Hasan Duha bisa yakin bahwa mayat yang ditemukan mengapung tersebut adalah adiknya dilihat dari celana dan baju yang dipakai oleh adiknya pada saat pergi dari kediaman mereka pada hari Selasa tanggal 16 November 2021 sekira pukul 05.00 wib," urai Kapolsek.

Dari keterangan Hasan Duha kepada Polisi, menerangkan bahwa ia tidak mengetahui kemana tujuan adiknya tersebut pergi. 

Hasan Duha juga  menerangkan sebelumnya adiknya tidak ada masalah dengan orang lain maupun dengan keluarganya sendiri, 

Namun menurut pengakuan HASAN DUHA adik kandung nya tersebut mengidap suatu penyakit yang mana adik kandungnya itu merasa selalu dikejar-kejar oleh orang lain

Langkah yang dilakukan keluarga korban, yaitu Menghubungi pihak RS IBNU SINA (YARSI) Simpang Empat tempat dilakukan pemeriksaan luar (VER) terhadap korban. Menghubungi Dinsos guna menanyakan lokasi tempat korban dimakamkan.

Pihak Keluarga mendatangi Makam Korban di TPU Jorong Padang Tujuah Nagari Aua Kuniang Kecamatan Pasaman.

Kejadian berawal pada hari Kamis tanggal 18 November  2021 sekira pukul 09.00 wib, sewaktu saksi INTIN dan saksi IYAN sedang menaiki perahu hendak pergi kekebun miliknya, lalu saksi melihat sesosok mayat laki-laki yang tersangkut pada batang Paupuak yang berada dipinggir aliran sungai batang Pasaman dalam posisi tertelungkup, kemudian  saksi memberitahukan kejadian tersebut kepada masyarakat Jorong Rantau Panjang, kemudian sekira pukul 12.10 wib.

Kapolsek Pasaman beserta anggota piket SPKT, Piket unit Reskrim, Kapolpos Sasak, Kapolpos Maligi, Babhinkamtibmas Sasak beserta piket SPKT dan piket Sat Reskrim Polres Pasaman Barat bersama tim Identifikasi Polres Pasaman Barat beserta tim dari BPBD kab.Pasaman Barat dibantu oleh masyarakat sekitar berhasil mengevakuasi korban dari aliran sungai batang Pasaman, selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Ibnu Sina Simpang Empat untuk dilakukan pemeriksaan luar (Visum Et Repertum).


(dodi Ifanda)


Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre