Breaking News

 


Dapat Laporan, Bupati Cek Endra Langsung Intruksikan OPD Terkait Merawat Warga Sakit Yang Tidak Mampu

 


Sarolangun, Figurnews.com- Mendapat laporan ada warga Pelawan yang menderita sakit, Bupati Sarolangun Cek Endra langsung  mengintruksikan Kepala RSUD HM Chatib Quzwain untuk segera merawat secara gratis, Kamis malam (3/11), warga Pelawan tersebut bernama Sumardi, warga tidak mampu. 

"Mendapat laporan ini, kita langsung intruksikan agar pasien dirawat sampai sehat di RSUD dengan koordinasi dr. Bambang Hermanto, semoga Allah SWT menyehatkan," kata Bupati Cek Endra.  

Bupati Cek Endra menyebut ini adalah kepeduliannya sebagai pemerintah terhadap warga yang sakit dan tidak mampu menaggung biaya berobat. 

"Ini kepedulian kita terhadap warga yang sakit, pasien yang tidak mampu berobat, mendapat perawatan dengan cepat dan gratis di RSUD kita sampai sehat," ucap Bupati.

Senada dengan Bupati, ketika dikonfirmasi media ini, dr. Bambang Hermanto Kepala RSUD HM Chatib Quzwain mengatakan ini adalah tindak lanjut dari intruksi Bupati Cek Endra.

"Ini tindak lanjut dari instruksi Pak Bupati, mengintruksikan kepada kami untuk melakukan tindakan kepada pasien, makanya kami dari pihak rumah sakit bersama Camat Pelawan Sibawaihi dibantu  Ibu Dewi Kepala Puskesmas (Kapus) Pelawan menjeput pasien langsung ke rumahnya sekitar pukul 9 malam, sampai di rumah sakit langsung kami lakukan tindak lanjut," kata dr. Bambang. 

dr. Bambang menyebut bahwa berdasarkan diagnosa sementara,  pasien menderita post traumatis hingga menderita penyakit komplikasi. 

"Diagnosa sementara, pasien mengalami post traumatis dan sekarang sudah mengarah kepada komplikasi paru, ginjal dan kurang gizi," ucap dr. Bambang Hermanto. 

"Ada juga luka di pinggang pasien, itu adalah akibat iritasi dikarenakan kelamaan tidur di kasur, jadi sampai infeksi, bukan bolong, dan komplikasi lainnya ada diabetes melitus (DM)," terang dr. Bambang. 

Lanjut dr. Bambang, bila hal ini  cepat diketahui, tentu cepat diangani. 

"Seandainya hal ini cepat kita ketahui, Insyaa Allah cepat kita tangani, kalau kita tidak sanggup bisa kita rujuk ke dokter neurologi (Ahli syaraf) untuk bisa diperbaiki," ujarnya. 

Atas instruksi Bupati dihimbau kepada pihak Kecamatan dan Desa apabila ada warganya yang sakit dan tidak mampu berobat,  agar segera dilaporkan dan dibawa ke rumah sakit untuk diberi tindakan lanjutan. 

"Kita sangat siap menindaklanjuti, karena rumah sakit ini 'kan punya negara, kita wajib melayani seluruh masyarakat," imbuhnya. 

dr. Bambang juga menghimbau agar masyarakat yang sakit untuk segera ke rumah sakit dan tidak perlu takut dengan covid. 

"Masyarakat yang sakit segera lah ke rumah sakit dan jangan takut, rumah sakit ini tidak ada lagi covid-nya," himbau dr. Bambang.

Dari imformasi yang dihimpun media ini, Sumardi beralamat di dusun 3 Desa Batu Putih Kecamatan Pelawan Kabupaten Sarolangun, Ia menderita sakit sejak 1,5 tahun lalu akibat jatuh dari mobil (Kecelakaan kerja),  sebelumnya pihak keluarga tidak memberi tahu pemerintah tentang sakit yang diderita Sumardi dan tidak mengetahui ada fasilitas berobat bagi warga yang sakit dan tidak mampu.  

Karena tidak mampu menanggung biaya pengobatan, pihak keluarga hanya merawat Sumardi dengan pengobatan kampung, hingga Sumardi menderita penyakit komplikasi. 

Camat Sibawaihi dalam keterangannya mengatakan Imformasi sakit yang diderita Sumardi berawal dari kunjungannya saat berkantor di Desa Batu Putih dalam rangka memotivasi dan mendengar aspirasi masyarakat, sebagaimana program Bupati Cek Endra dan Wabup Hillalatil Badri. 

"Setelah saya lapor Pak Bupati, Saya langsung diintruksikan berkoordinasi dengan dr. Bambang Hermanto menjeput Sumardi untuk dirawat di RSUD sampai sehat," kata Camat Sibawaihi seraya menyebut saat itu juga segera menjemput Sumardi bersama dr. Bambang Hermanto dan Ibu Dewi Kapus Pelawan. (AF)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre