Breaking News

 


Dandim 0305 Pasaman dan Kapolres Pasbar Tinjau Longsor Paroman, Kamis sore Akses Jalan Talu Panti Bisa Dilalui

 


Pasaman Barat - Akses jalan yang terputus akibat bencana tanah longsor di Jorong Paroman Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat sudah bisa dilalui kendaraan, Kamis (11/11) sore.

Pada kesempatan ini, Letkol Kav. Hary Bakti Dandim 0305 Pasaman saat meninjau lokasi longsor dan banjir di Jorong Paroman Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, mengatakan longsor terjadi pada malam 11 malam, Kamis (11/11)

"Wilayah Paroman sampai saat ini aman terkendali. Lokasi Longsor yang berada disisi jalan lintas Talu Panti hingga siang masih dibersihkan oleh alat berat eksavator dinas PUR PR Provinsi Sumbar dan satu unit Loader dari PU PR Kabupaten Pasaman Barat" kata Letkol. Kav Hary Bakti.


"Dan sudah menunggu perbaikan penahanan tebing bukit Kuku Kambing Paroman, kita harapkan dapat dikerjakan dari Pemerintah Provinsi Sumbar, mengingat jalan yang terdampak tersebut adalah jalan provinsi,” terang Dandim 0305 Pasaman.


"Akibat kejadian tersebut akses jalan Talu - Panti Kabupaten Pasaman tidak dapat dilewati karena tertimbun material longsor setinggi lebih kurang 3 meter," katanya .


Setelah mengerahkan dua unit alat berat bersama tim gabungan BPBD, Dinas PU, TNI, PMI dan dibantu masyarakat material berhasil dibersihkan dan sudah bisa dilalui kendaraan pada Kamis Sore.

Usai dari lokasi longsor tersebut, rombongan Letkol Kav. Hary Bakti bergeser menuju Maki Koramil 03 Talu Kecamatan Talamau dan bertikak ke Makoramil di Lubuk Sikaping via Jalan Tonang Talu.

Sementara ditempat yang sama, Kapolres Pasaman Barat AKBP. M. Aries Purwanto, S.I.K juga meninjau langsung melihat lokasi bencana bersama Bupati Pasaman Barat Hamsuardi, Kapolsek Talamau AKP Junaidi, SH serta rombongan meninjau lokasi longsor dan banjir.

Kapolres Pasbar menyebutkan tanah longsor itu mengakibatkan material longsor menimbun akses jalan Talu- Panti serta beberapa lokasi persawahan dan satu unit rumah tertimbun material longsor.

Selain itu, dibeberapa lokasi di Kenagarian Sinuruk juga terjadi banjir akibat meluapnya air sungai karena curah hujan yang tinggi terjadi di Kecamatan Talamau.

Dikawasan polongan Enam Jorong Merdeka Nagari Talu juga terjadi pohon tumbang yang juga menghalang akses jalan Talu - Simpang Empat namun setelah beberapa jam kemudian akses telah dapat dilalui karena pohon tumbang sudah di bersihkan dengan menggunakan mesin sinsaw.

Kemudian di beberapa lokasi di Kecamatan Talamau Nagari Sinuruik juga terjadi banjir akibat curah hujan yang tinggi sehingga meluapan air sungai.

"Sejauh ini kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namun kerugian materil belum di inventarisir. Satu unit rumah tertimbun longsor dan puluhan hektar sawah juga terkena timbunan material longsor," ujar Aries.

Dari pantauan di lapangan, katanya hujan sudah mulai reda sehingga genangan air mulai susut sehingga aktifitas masyarakat sudah mulai beransur normal.

"Tidak menutup kemungkinan akibat curah hujan yang masih cukup tinggi di daerah Talamau dan sekitarnya akan terjadi lagi banjir atau longsor susulan. Oleh karena itu diharapkan kepada masyarakat tetap waspada," himbau Kapolres.

Kapolres Pasbar  hingga pukul 13.00 WIB masih berada di lokasi bencana dalam rangka pembersihan material longsor dan juga meninjau longsor di daerah Parak Kopi dan Rimbo Sakampuang di Jorong Benteng Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau.



Tampak  juga di lokasi longsor hadir Adriwilza anggota DPRD Pasbar  Camat Talamau Drs. Adrizal, perangkat Wali Nagari Sinuruik


(Dodi Ifanda)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre