Breaking News

Angkutan Transportasi Umum di Kota Palembang Minim Penumpang

Palembang,Figurnews,-

Angkutan pelayanan transportasi umum dikota Palembang kurang diminati masyarakat hal tersebut disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas Jalan Suharto ATD MM didampingi oleh Plt Kadishub Sumsel Ari Narsa dan Sekdishub Kota Palembang Agus Supriyanto usai mengikuti rapat Integrasi transfortasi diwilayah kota Palembang dan reformasi angkutan perkotaan di salah satu hotel di kawasan Bandara,Kamis (25/11/2021)

"Tingkat dan Faktor menggunakan sarana angkutan pelayanan umum cukup rendah makanya saat ini kita mencoba untuk merumuskan kembali terkait pelayanan yang diharapkan masyarakat seperti apa Intinya nanti tentu integrasi, Integrasi terhadap moda -moda yang memberikan pelayanan dan integrasi secara fisik ,akan ada bangunan-bangunan yang terintegrasi terkait dimasalah sistem pembayaran pelayanan ,"Kata Suharto

Padahal kata Suharto, Kota Palembang memiliki jasa transportasi angkutan umum yang lengkap tapi masyarakat kota Palembang belum menikmatinya secara utuh.

"Saya melihat potensi sarana transfortasi kota Palembang sangat lengkap dari moda daratnya, sungainya dan kreta Apinya,tapi belum dirasakan maksimal oleh masyarakat kota Palembang dan sekitarnya,"katanya

Dengan demikian ia memaparkan akan menggali kembali potensi yang menjadi menarik minat masyarakat termasuk evaluasi terhadap trayek yang selama ini tidak di lintasi oleh kendaraan angkutan umum.

"Kita akan mencoba melaksanakan retribusi pelayanan yang ada sehingga kita akan melakukan pelayanan rerouting terhadap trayek-trayek yang ada termasuk bagaimana kita akan mengisi kekosongan-kekosongan pelayanan yang sebetulnya secara data dan survey itu akan menimbulkan suatu kebangkitan  yang cukup tinggi,"paparnya

Nah disini pihaknya akan mengevaluasi beberapa kendaraan angkutan umum,mengacu pada kendaraan angkutan umum kreta Api karena LRT ini termasuk memiliki pelayanan cepat sehingga LRT ini dinikmati oleh masyarakat Palembang, untuk dukungan dari beberapa pihak harus ada.

"Untuk pelayanan trayek yang lama kita akan melaksanakan simulasi bahwa LRT sebagai vipbon terhadap pelayanan yang ada, nantinya vipbon pelayanan yang ada berjalan dengan maksimal karena tanpa ada suport dari vider pelayanan yang lain kerjanya kurang maksimal,"ujarnya

Akan tetapi lanjut Suharto, Itu diprediksi berdasarkan teori bukan berdasarkan fakta, makanya akan dilakukan perubahan tersebut kendaraan angkutan umum.

"Vidernya kita tidak lihat secara konsepsi bukan secara lapangan , secara konsepsi kita tidak melihat para vider yang ada untuk memaksimalkan pelayanan tadi maka kita akan melakukan rerouting trayek yang ada selama ini,"jelasnya

Untuk itu, akan segera dilakukan sosialisasi terhadap masyarakat untuk pelayanan rute yang akan dilintasi dan dukungan sistem akan dilakukan tahun depan.

"Dan nanti akan kita wujudkan terhadap pelayanan yang kosong ini mulai saat ini akan melakukan sosialisasi kepada tahapan dan konsep untuk rerouting tadi upaya masyarakat bisa memahami dan mengetahui akan dibawa kemana pelayanan ini dan dari mana, akan mendapatkan pelayanan angkutan umum yang layak itu yang kita lakukan sehingga nantinya apabila suatu dukungan untuk kegiatan selanjutnya apakah akan pembuatan DED atau FS atau apapun yang lebih detail lagi akan kita mulai tahun 2022 ,"bebernya (Fera) 

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre