Breaking News

Akademisi UM Sorong Lakukan Pelatihan Pupuk Kompos di Masyarakat Majener

Papua Barat (Sorong) Figurnews.com.- Sektor pertanian merupakan sala satu sektor dalam menunjang sistem perekonomian yang ada di masyarakat. Untuk menunjang sektor pertanian tersebut tentunya harus ditunjang oleh kondisi lahan yang ada, terutama kesuburan tanahnya. Hal inilah yang menjadi sala satu kendala yang ditemukan pada masyarakat petani khususnya di Kelurahan Majener Distrik Salawati Kabupaten Sorong.

Kegiatan Kolaborasi lintas ilmu Kehutanan yang di ketuai oleh Febrianti Rosalina, S.Si., M.Si, sedangkan Sukmawati, S.Si., M.Si dan Ihsan Febriadi, S.Hut., M.P selaku anggota dan melibatkan 2 orang mahasiswa. Pengabdian dengan judul,Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos di Kelurahan Majener Distrik Salawati Kabupaten Sorong 31/10/2021.

Dari temuan lapangan menunjukan bahwa hampir semua petani yang ada di wilayahnya masih terfokus pada penggunaan pupuk kimia dan masih sangat jarang yang memanfaatkan limbah/hasil panennya sebagai kompos.

Tentunya dari penjelasan tersebut dapat dilihat akar permasalahan petani yang secara tidak langsung akan merusak kualitas lahan itu sendiri akibat pemakaian pupuk kimia secara terus-menerus.

Dampak negatif dari penggunaan pupuk kimia salahsatunya menganggu keseimbangan hara dalam tanah, penggunaannya secara berlebihan dapat menjadi racun bagi tanaman, sisa zat kimia yang tertinggal dalam tanah menyebabkan tanah tidak lagi gembur dan lama kelamaan menyebabkan tanah menjadi keras dan sulit untuk diolah.

"Berdasarkan permasalahan tersebut,tim pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong terjun langsung di masyarakat petani dalam memberikan penyuluhan/sosialisasi serta praktek pembuatan pupuk kompos sebagai pengganti pupuk kimia. Perbedaan disiplin ilmu ini melengkapi kegiatan sesuai dengan yang dibutuhkan dalam program." Ujar Febi.

Salah satu sambutan dari tim pengabdian menjelaskan bahwa “melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan menjadi penghubung antara masyarakat dan institusi dalam menyelesaikan kendala yang ada di lapangan, selain itu kegiatan ini diharapkan memberikan dampak yang sangat besar dan bermanfaat bagi para petani khususnya semangat petani dalam membuat sendiri pupuk komposnya”.

Di penghujung kegiatan petani yang hadir juga memberikan respon dengan baik. “dari kegiatan ini kami selaku masyarakat sangat berterima kasih karena telah diberikan informasi yang sangat berarti tentang bagaimana membuat kompos secara mandiri, efisien, mudah, dan ramah lingkungan, kami mengharapkan kegiatan seperti ini akan terus berlanjut”. Imbuh salah satu peserta.

Tentu harapan kemi sebagai masyarakat transmigrasi yang mayoritas sebagai petani sangat memerlukan kehadiran para ahli dari Perguruan Tinggi, sebagaimana yang dilakukan oleh para Tim Pengabdian dari UM Sorong ini dengan memperhatikan protokol kesehatan. Tutup Ketua RW. (021-Red) 

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre