Breaking News

 


Yultati: Program JKN Itu Ibarat Jalan Keluar Atas Biaya Pengobatan Dikala Sakit

 


PASAMAN BARAT, FIGURNEWS.COM– Usia senja sering dikaitkan dengan penurunan fisik bagi sebagian orang. Yultati (65), warga Simpang Empat, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat membagikan kisahnya pada Sabtu (11/09) di kediamannya, usai menjalani perawatan di salah satu rumah sakit mitra BPJS Kesehatan di Simpang Empat, lantaran mengalami hipertensi, kolesterol tinggi hingga asam urat.

“Selama 3 hari saya dirawat inap di kelas 3 di rumah sakit. Dan sekarang saya masih rawat jalan. Dan insyallah, kondisi saya sekarang sudah membaik,” buka wanita yang akrab disapa Tati ini.

Bu Yultati Saat di Rawat RSI YARSI Simpang Empat Pasbar ,September 2021


Bu Tati mengungkapkan jika dulu saat masih berkebun sering menggunakan pestisida saat memberantas hama dan rerumputan liar di kebunnya.

“Saya memiliki kebun hampir 5 hektar dan saya sendiri sering menggunakan racun (pestisida) untuk memberantas rerumputan liar. Sekarang setelah usia lanjut, saya baru merasakan efeknya,” ungkap peserta JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran ini.


Selama menjalani perawatan, ia mengatakan menerima pelayanan yang terbaik dari pihak rumah sakit.


“Selama dirawat saya dilayani dengan baik. 4 jempol untuk pelayanannya. Layanan terbaik bagi peserta BPJS,” ujarnya penuh semangat.


Dengan menjadi peserta JKN-KIS, dirinya mengaku merasa sangat terbantu dari segi pembiyaan untuk berobat di fasilitas kesehatan.

“Kalau tidak ada BPJS, mungkin payah mencari pitih (uang). Alhamdulillah, ditolong (dijamin) BPJS Kesehatan sehingga kita tidak pusing mencari dana (uang) untuk berobat,” aku Tati.


Dikatakan Tati, kehadiran Program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan sangat dibutuhkan oleh seluruh masyarakat karena menurutnya jika menjadi peserta, masyarakat tidak perlu lagi khawatir akan biaya pengobatan karena sudah tentu dijamin oleh BPJS Kesehatan asalkan mengikuti prosedur yang berlaku.

“Paralu bana awak ko (kita sangat memerlukan) BPJS (Kesehatan). Bagi yang belum punya BPJS, daftarkan diri ke BPJS, supaya kita dalam keadaan sempit, terus sakit, kita tinggal siap masuk ke rumah sakit,” kata dia.


“Kita tidak pusing mencari dana (uang), mendadak sakit sudah ada yang menjamin saat berobat. Kalau tidak ada, mungkin saya sudah membayar jutaan rupiah untuk perawatan di rumah sakit itu. Tapi, Alhamdulillah, berkat kerjasama BPJS dengan rumah sakit itu, kami talapang dari yang sampik (punya jalan keluar dari permasalahan) itu. Terima kasih BPJS Kesehatan,” pungkas Bu Yultati.

(Dodi Ifanda)


Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre