Breaking News

 


Sungguh Ironis, Pedagang Liar Kaki Lima Rusak Keindahan Monumen Tugu Gempa Kota Padang


Padang(Sumbar), Figurnews.com

Maraknya pedagang kaki lima di sepanjang  jalan bandar kereja Kelurahan Belakang Tangsi Kecamatan Padang Barat   kota Padang, Salah satu lokasi monumen tugu gempa tempat mengenangnya terjadi gempa bumi pada tahun 2009 di kota Padang  yang sekarang dijadikan tempat wisata religi. Namun sangat disayangkan di penuhi oleh pedagang liar  kaki lima dan merusak keindahan tempat wisata religi tugu gempa tersebut

Salah satu warga kota Padang yang enggan disebut namanya mengatakan, para pedagang kaki memang bagus, namun tidak tertata dengan rapi. Hal ini mengurangi rasa ke indahan dan membuat semraut lokasi wisata religi.


Namun sangat menyayangkan maraknya pedangang liar kaki lima  yang berjualan di lokasi wisata monumen  tugu gempa dan merusak keindahan lokasi wisata tugu gempa tersebut.

"Kita sebagai warga kota Padang sangat mendukung dan peduli terhadap para pedagang kaki lima dan ditempatkan sesuai aturannya.Namun hal itu tidak di indahkan. Dalam hal ini kita meminta pihak yang terkait untuk menindak dan melarang berjualan dilokasi wisata tugu gempa,"terangnya. 

Dari pemberhati kontrol sosial dan kebijakan pemerintah Wakil  LSM Aliansi Peduli Indonesia DPD Sumbar Rino Piliang mengatakan ke media ini. "Kita meminta aparat terkait untuk menindak pedagang liar kaki lima yang ada berjualan di sekitar  monumen tugu gempa yang merusak keindahan wisata religi tersebut dan apabila ada indikasi oknum yang tidak bertanggung jawab yang membekingi pedagang liar kaki lima harus ditindak oleh pihak yang terkait,"ucapnya.

Selanjutnya Selasa (12/09) Penjabat Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Kota Padang, Drs Arfian, mengatakan ke media ini. "ya yang khusus pedagang yang ada di tugu gempa kami dapat informasi dulu pernah penataan oleh camat Padang Barat mereka. diarahkan masuk berjualan di jalan Khairil Anwar depan Don Bosco, kalau itu  kita lihat sudah cukup bagus konsepnya.kalau memang sudah berjalan beberapa waktu, dalam hitungan hari pedang bejualan lagi di area monumen tugu gempa.

Jadi memang kedepannya konsestensi untuk penindakan yang tegas yang harus kita lakukan, arti kata kalau memang mereka masih bandel untuk berjualan di lokasih monumen tugu gempa, khususnya pasukan penegak perda kota Padang harus tegas menertibkan dan menindak pedagang yang membandel. Di awal kan sudah ditata dengan rapi untuk kedepanya kita melanjutkan lagi, kami berharap SKPD  terkait dengan Penegakan Perda ini untuk bisa konsisten melaksanakan pengawasan dan penindakan tegas bagi pedagang-pedagang yang masih melanggar dan membandel," jelasnya.

Sekaitan hal tersebut, Rabu (13//09) awak media berusaha menemui untuk konfirmasi dan klarifikasi masalah pedagang liar di monumen tugu gempa  Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang ALFIADI, S.Sos, MM. Namun beberapa kali tidak bisa ditemui di kantor dan juga melalui WhatsApp tidak ada respon, apakah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang ALFIADI, S.Sos, MM alergi menemui media ini ?

Sumber : RN/HB/KK(FH)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre