Breaking News

Memperingati Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Oleh; HENDRI

Tanah Datar, Figurnews.com

Semarak menyambut Lahirnya Nabi Muhammad SAW kembali terasa dengan berbagai acara di beberapa sekolah mulai dari tingkat TK sampai ke SLTA. Kajian-kajian terkait dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW juga banyak digelar di masjid dan mushalla di Kabupaten Tanah Datar.

Bagaimana tidak. Seorang Nabi yang menjadi penutup dari sekalian Nabi dan merupakan tauladan serta rahmatal Lillalamin. Rahmat bagi sekalian alam.

Mengenal sedikit sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW, banyak artikel atau tulisan maupun buku yang bercerita tentang kelahiran Nabi Muhammad.

Rasulullah SAW dilahirkan ditengah keluarga Bani Hasyim di Makkah pada Senin pagi, tanggal 9 Rabiul Awwal, permulaan tahun dari peristiwa gajah dan empat puluh tahun setelah kekuasaan Kisra Anusyirwan, atau bertepatan dengan tanggal 20 atau 22 bulan April tahun 571 M.

Beliau lahir dengan membawa tanda-tanda kenabian. Sewaktu lahir, ibu Rasulullah SAW berkata, "Setelah bayiku keluar, aku melihat cahaya yang keluar dari kemaluanku, menyinari istana-istana di Syam".

Disamping itu, bertepatan dengan kelahiran beliau, yaitu runtuhnya sepuluh balkon istana Kisra, dan padamnya api yang biasa disembah orang-orang Majusi, serta runtuhnya beberapa gereja disekitar Buhairah setelah gereja-gereja itu ambles ketanah.

Setelah Aminah melahirkan, dia mengirim utusan ketempat kakeknya, Abdul Muthalib untuk menyampaikan kabar gembira tentang kelahiran cucunya. Maka Abdul Muthalib datang dengan perasaan suka cita, lalu membawa beliau kedalam Ka'bah seraya berdoa kepada Allah dan bersyukur kepada Nya. Dia memilih nama Muhammad bagi beliau. Nama itu belum pernah dikenal dikalangan Arab. Beliau dikhitan pada hari ketujuh, seperti biasa dilakukan orang-orang Arab. (**)

Sumber; Sirah Nabawiyah (Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre