Breaking News

 


Dugaan Tipikor Perjalanan Dinas Tahun 2019, Tiga Eks DPRD Pasbar Ditetapkan Tersangka

Pasaman Barat, Figurnews.com

Lima mantan anggota DPRD Pasaman Barat, Sumatera Barat ditetapkan sebagai tersangka dan tiga diantaranya langsung ditahan oleh Kejaksaan Negeri setempat terkait perkara dugaan penyimpangan perjalanan dinas fiktif tahun anggaran 2019, Jumat (29/10/2021)

Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat Ginanjar Cahya Permana didampingi Kepala Seksi Intelijen Elianto dan Kasi Pidana Khusus Andy Suryadi di Simpang Empat, Jumat mengatakan kelima tersangka itu merupakan mantan anggota DPRD periode 2014-2019.

Kelima tersangka itu adalah insial JD, ES, FDM, AT dan IS. Untuk tersangka JD, ES dan FDM langsung ditahan di Polres Pasaman Barat. Sementara tersangka AT berhalangan sedang di luar kota dan tersangka IS dalam keadaaan sakit.

"Tim Dokter sudah memeriksa kesehatan IS. Kita lihat perkembangan kesehatan, dan kita juga menunggu kepulangam AT.Kedua tersangka  yang belum ditahan dalam waktu dekat akan segara dipanggil sebagai tersangka"tegasnya.

Menurutnya para tersangka diduga melakukan tindakan korupsi pada anggaran perjalanan dinas pada sekwan DPRD Pasaman Barat pada tahun 2019 dengan anggaran yang terserap sekitar Rp27.165.361.405 dari total anggaran sebesar Rp32.015.823.405.

Lebih lanjut, Kajari ungkapkan "Dugaan Tipikor tersebut dilakukan sebelum masa pandemi Covid-19.Kerugian negara akibat perbuatan tersangka sekitar Rp650 juta, dari perjalanan dinas fiktif dalam propinsi maupun luar provinsi" katanya.

Ia menyebutkan penahanan tersangka dilakukan setelah tim penyidik menemukan barang bukti dugaaan tindak pidana korupsi dan dari keterangan saksi-saksi.


"Sekitar 30 lebih saksi telah kita periksa dan dan dengan barang bukti dokumen.  Ini baru tahap awal dan akan terus dikembangkan tidak tertutup akan ada tersangka baru nantinya," tegasnya.

Ketiga tersangka yang ditahan untuk sementara akan dititipkan di tahanan Polres Pasaman Barat sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Kota Padang.

Para tersangka dikenakan pasal 2 ayat 1 sub pasal 3 UU RI Nomor 31 tahun1999 diubah menjadi UU RI nomor 20 tahun 2021 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Ia mengakui tersangka sudah mengembalikan kerugian negara setelah pada proses penyidikan dan sudah distor ke kas daerah.

"Proses perkara ini akan terus kita kembangkan dan dengan memanggil saksi-saksi kembali," tegasnya.

Sebelumnya ketiga tersangka diperiksa kesehatannya oleh tenaga medis, Rapid Tes atau PCR dinyatakan negatif Covid-19. Ketiganya dibawa ke Polres Pasbar setelah Shalat Maghrib.


(Tim FN)


Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre