Breaking News

 


Camat Air Hitam Bustra Desman Lakukan Monev Pemanfaatan Dana Program P2DK



Sarolangun (Jambi), Figurnews.com-Camat Air Hitam Bustra Desman SE, MM melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) pemanfaatan dana Program Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan (P2DK) di beberapa desa dalam Kecamatan Air Hitam, Senin (4/10/2021). 

Selain untuk melaksanakan amanah Bupati Cek Endra, ini juga merupakan bentuk dukungannya pada program pro rakyat ini.  

Dalam monev tersebut, Camat Bustra Desman bersama Kasubag Keuangan Kecamatan Air Hitam Deni Ismanto disambut hangat para kepala desa (Kades), pada Senin yang cerah itu Camat menyambangi Desa Desa Lubuk Kepayang, Desa Semurung, Desa Pematang Kabau dan Desa Mentawak Hulu. 

Dalam monev yang kali ini, Camat Bustra Desman melihat langsung dan membuktikan apakah pemanfaatan dana program ekonomi kerakyatan Bupati Cek Endra ini betul betul dialokasikan dan dimanfaatkan tepat sasaran sesuai petunjuk teknis (Juknis) yang telah ditetapkan oleh Pemkab Sarolangun. 

"Tujuan kita melakukan monev pemanfaatan dana P2DK ini untuk melihat dan membuktikan pemanfaatan dana yang sudah digelontorkan, apakah tepat sasaran sesuai Juknis yang telah ditetapkan," kata Camat Bustra Desman. 

Monev Camat Bustra Desman berawal di Desa Lubuk Kepayang, setibanya di desa ini Camat disambut Kades Lubuk Kepayang HM. Yadi dan perangkat desa di kantor desa, kemudian dilanjutkan dengan menyerahkan 7 ekor kerbau betina yang dibeli dari dana P2DK tahun 2021 kepada warga. 

Di desa Lubuk Kepayang dengan warga 300 rumah lebih, Camat membuktikan pemanfaatan dana P2DK dari tahun 2016 yang digunakan untuk pengadaan induk kerbau, sehingga sampai tahun ini hampir separuh warga telah menerima bantuan ternak kerbau dari dana P2DK, sesuai yang diungkapkan Kades. 

"Saya bertekad selama menjadi Kades Lubuk Kepayang , setiap rumah punya kerbau dari hasil bantuan program P2DK, Desa Lubuk Kepayang menjadi kampung ternak kerbau P2DK," kata Kades HM. Yadi. 

Monev dilanjutkan ke Desa Semurung, Camat  Bustra Desman disambut Kades Semurung Arpandi di kantor Desa Semurung, seterusnya melihat dan menyerahkan sapi yang dibeli tahun ini kepada warga untuk dikembangbiakkan. 

Dalam keterangannya, Kades Arpandi mengungkapkan di desa yang dipimpinnya telah memanfaatkan dana P2DK untuk pengadaan ternak sapi dari tahun 2019 hingga tahun ini. 

Dana P2DK tahun 2019 dimanfaatkan untuk pengadaan sapi betina sebanyak 16 ekor. tahun 2020 14 ekor sapi betina dan sebagiannya untuk bidang ketahanan pangan. Dan tahun 2021 juga membeli sapi betina sebanyak 9 ekor, yang mana sapi tersebut dikelola dengan sistem gaduhan secara bergulir. 

"Sapi tahun 2019 sudah berkembangbiak dan telah kita gukirkan. Dan sapi tahun 2020 sudah 3 ekor yang beranak dan yang lainnya sudah bunting besar," kata Kades Arpandi. 

Beranjak ke Desa Pematang Kabau, Camat Bustra Desman disambut Kades Hendri Sumasto, rombongan Camat bersama wartawan media ini disuguhkan minuman teh dan kopi hangat serta camilan siang yang dapat menghilangkan dahaga dan menambah semangat melanjutkan monev ke desa berikutnya. 

Di Desa Pematang Kabau, dana P2DK tahun 2019 dimanfaatkan untuk membeli induk sapi sebanyak 15 ekor,  dan tahun 2020 digunakan untuk membeli pupuk dan bibit  padi pada bidang ketahanan pangan, dan tahun ini dimanfaatkan untuk pengadaan sapi betina sebanyak 8 ekor. 

Pertemuan di rumah Kades Hendri Sumasto ini dihadiri Kades Bukit Suban Mujito. Camat mendapat keterangan bahwasanya pemanfaatan dana P2DK di Desa Bukit Suban sudah digunakan untuk pengadaan sapi gaduhan dari tahun 2019 sebanyak 15 ekor dan semuanya sudah beranak. Begitu pun tahun ini dimanfaatkan untuk pengadaan bibit sapi sebanyak10 ekor. 

Menjelang sore, perjalanan monev Camat Bustra Desman berlanjut ke Desa Mentawak Hulu, Camat dan rombongan disambut Kades Kasiran di ruang tamu kantor desa dan selanjutnya meninjau sapi P2DK, tidak jauh dari kantor desa. 

Di Desa Mentawak Hulu dari tahun 2016 sampai tahun 2018 dana P2DK digunakan untuk pengadaan bantuan sapi betina, tahun 2019 untuk pengadaan bibit emon, yang sekarang sudah panen.

Selanjutnya tahun 2020 untuk pengadaan sapi betina sebanyak 18 ekor yang saat ini hampir beranak, begitu pun tahun 2021 untuk pengadaan sapi sebanyak 7 ekor. 

Disini Camat Bustra Desman sangat menekankan bahwa pengadaan sapi betina untuk dikembangbiakkan harus sesuai Juknis, terutama mengenai kesehatan dan kondisi pisik dan umur sapi. 

Kadis PMD mulyadi ketika ditemui media ini mengatakan menyambut baik monev yang dilakukan Camat Bustra Desman. Kadis Mulyadi menyebut bahwa pemanfaatan dana P2DK harus sesuai juknis yang ditetapkan. 

"Sesuai tujuan program ini untuk peningkatan ekonomi masyarakat,  sapi yang akan dikembangbiakkan harus sesuai juknis yang telah ditetapkan, agar sapi cepat beranak dan cepat bermanfaat bagi masyarakat untuk peningkatan ekonomi," kata Kadis Mulyadi. (AF)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre