Breaking News

 


Bupati Cek Endra Akan Maksimalkan Dana P2DK, Ini Tanggapan Tontawi Jauhari Ketua DPRD sarolangun

Sarolangun (Jambi), Figurnews.com- Bupati Sarolangun Cek Endra mengatakan pada anggaran tahun 2022 akan memaksimalkan dana Program P2DK (percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan) karena P2DK terbukti sangat bermanfaat bagi masyarakat dan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi sesuai Visi-Misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Sarolangun. 

Hal ini dikatakan Bupati Cek Endra saat diwawancarai wartawan beberapa hari lalu. Rencana memaksimalkan dana P2DK dapat direalisasikan apabila kondisi sudah normal dan refocusing anggaran berkurang. 

"Kalau kondisi sudah normal dan refocusing anggaran kita mereda, dana P2DK akan kita maksimalkan," ucap Bupati. 

Program ini sudah dilaksanakan selama hampir 10 tahun dalam kepemimpinan Bupati Cek Endra. 

Baca Juga : https://www.figurnews.com/2021/10/hadiri-hut-kabupaten-sarolangun-ke-22.html?m=1

Dana Program unggulan di bidang ekonomi kerakyatan ini  bersumber dari APBD Kabupaten Sarolangun dengan jumlah normal Rp. 200 Juta per desa/kelurahan stiap tahun. Namun dikarenakan refocusing anggaran akibat pandemi corona, pada tahun 2021 dana ini mengalami pengurangan menjadi Rp. 100 Juta. 

Terkait pernyataan Bupati Cek Endra akan memaksimalkan dana Program P2DK, mendapat tanggapan positif dari Ketua DPRD Sarolangun Tontawi Jauhari, SE. 

Program P2DK merupakan program unggulan Pemkab Sarolangun dan tertuang dalam visi-misi pemerintah yang dipimpin Bupati Cek Endra untuk membantu masyarakat Kabupaten Sarolangun dalam meningkatkan ekonomi. 

Tontawi Jauhari menyebut sangat mendukung program yang menyangkut pelaksanaan visi-misi pemerintah, seperti program P2DK, apabila tahun depan pemerintah menganggarkan, pihaknya akan memprioritaskan. 

"P2DK merupakan program unggulan Pemkab Sarolangun dalam mewujudkan visi menuju Sarolangun lebih sejahtera, kalau tahun depan pemerintah menganggarkan, kita prioritaskan," kata Ketua Tontawi Jauhari, Senin (18/10). 

Dalam manfaat secara luas, program P2DK terbukti mampu meningkatkan ekonomi dan taraf hidup masyarakat. Program ini tidak ada di kabupaten lain, hasil program ini sungguh luar biasa, program ini cukup diminati dan sangat membantu masyarakat dalam peningkatan ekonomi. 

Dari penelusuran media ini, Realisasi dari pernyataan Bupati untuk memaksimalkan dana P2DK sangat diharapkan dan dinanti masyarakat Kabupaten Sarolangun, karena dengan dimaksimalkannya dana P2DK menjadi Rp. 200 Juta atau lebih akan lebih banyak masyarakat terbantu dan percepatan pembangunan pada bidang ekonomi akan cepat terwujud. 

Dengan program P2DK, sudah banyak dibangun infrastruktur jalan produksi untuk kelancaran ekonomi masyarakat desa, seperti jalan ke kebun dan perladangan masyarakat.

Masyarakat  dibantu secara kontinu dalam pembelian bibit ikan, bibit karet, bibit sawit, bibit pinang, bibit padi, bibit jagung dan bibit sayuran yang membantu masyarakat dalam ketahanan pangan. 

Selain membantu dalam usaha pertanian dan perkebunan, masyarakat juga diberi bantuan bibit ikan, sapi dan kerbau untuk dikelola menjadi milik sendiri dengan aturan dan juknis yang telah ditetapkan oleh pemerintah. 

Beberapa desa sudah menjadi kampung ternak sapi dan kerbau dengan bantuan dana P2DK, seperti di Kecamatan Air Hitam, Kecamatan Singkut,  Kecamatan Bathin VIII dan kecamatan lainnya. 

Bukan itu saja, dengan dana P2DK, ratusan hektar lahan tidur yang merupakan tanah kas desa (TKD) atau tanah adat (Tanah Bathin) sudah menjadi lahan sawit yang dikelola oleh desa dan kelompok tani menjadi lahan produktif. 

Bantuan dana program P2DK sudah disulap menjadi sumber penghasilan yang kontinu bagi masyarakat Kabupaten Sarolangun. (AF)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre