Breaking News

 


Asosiasi Advokat Muba menunggu Jadwal Press Confrence Ketua Pengadilan Agama Sekayu


MUBA , Figurnews.com - Pengadilan Agama Sekayu beberapa waktu lalu sempat menjadi sorotan media dan masyarakat karena digugat oleh Asosiasi Advokat Musi Banyuasin sebagaimana perkara Nomor 10/Pdt.G/2021/PN Sekayu. 

Gugatan tersebut merupakan reaksi atas terbitnya Surat Edaran Pengadilan Agama Sekayu berkaitan dengan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani).

Dimana dalam hal ini , Aman Mukti, S.H., dan Husni Taufik, S.H., yang memberikan kuasa kepada Asosiasi Advokad Muba (AAM) diantaranya ,  Indafikri, S.H., DR.Wandi subroto, SH.MH, Rico Roberto, SH, M.Afrizal, SH.MH, Atang Mulyadi, SH.MH, Ahmad Gazali, SH, Hendri, SH.MH, Aan adikusuma, SH, Andri Koswara, SH, Sudisman, SH.MH, Dwi yuliyanti, SH, .Choirul nur akrom, SH, Ronal Siregar, SH dan Eldo Rado, SH  menggugat Ketua Pengadilan Agama Sekayu.

Sebagai Tergugat, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang sebagai Turut Tergugat I, dan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia sebagai Turut Tergugat II dalam gugatan perbuatan melawan hukum di PN Sekayu.

Pada tanggal 21 September 2021 sidang pertama digelar. Majelis Hakim berupaya mendamaikan para pihak, namun belum berhasil. 

Kemudian Majelis Hakim menunda persidangan untuk memberikan kesempatan kepada para pihak menempuh upaya mediasi sebagaimana Perma No 1 Tahun 2016.

Selama proses mediasi masing-masing pihak menyampaikan maksud dan tujuannya.

Kemudian para pihak sepakat untuk mengakhiri sengketanya dengan jalan damai dan Para Penggugat mencabut gugatannya.

Selain itu juga para Penggugat mendukung pembangunan Zona Integritas yang dilakukan Pengadilan Agama Sekayu untuk meraih predikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani) sebagaimana Permenpan RB tentang ZI, WBK dan WBBM. 

" Benar, AAM masih menunggu Jadwal Press Confrence Ketua Pengadilan Agama Sekayu," kata salah satu penggugat  Advokat / Pengacara Asosiasi Advokad Muba (AAM) saat di konfirmasi melalui via telepon oleh Figurnews.com Sabtu  ( 9/10/2021)  

lebih lanjut sambung Indafikri, S.H , bahwa AAM  juga akan ikut serta bersama Tergugat, dan Para Turut Tergugat dalam mewujudkan peradilan yang bersih dan berwibawa, meningkatkan komunikasi demi terselenggaranya peradilan sederhana, cepat, dan biaya ringan serta terciptanya pelayanan hukum yang berkeadilan bagi masyarakat sesuai dengan ketentuan perturan perundang-undangan yang berlaku.

" Ya, dalam kesepakatan mediasi tersebut Pengadilan Agama Sekayu beserta para turut tergugat mendukung peran dan fungsi yang mana  Advokat adalah merupakan profesi terhormat (officium nobile), dalam memberikan Jasa Hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 18 tahun 2003 tentang Advokat," jelasnya.

Tak hanya itu saja dirinya juga menyampaikan , " Para pihak menandatangani kesepakatan Perdamaian tersebut pada hari Selasa tanggal 05 Oktober 2021  di hadapan Mediator, yang dilanjutkan dengan pencabutan gugatan perkara Nomor 10/Pdt.G/2021/PN.Sky  di hadapan Majelis Hakim," bebernya.

Dengan adanya persoalan  ini, dirinya berharap kepada seluruh Advokad/ pengacara  tetap kondusif serta tetap menjalin hubungan baik. "Semoga ke depan tidak ada lagi intervensi intervensi serupa  terhadap Advokat/Pengacara dalam penegakan sesuai  hukum yang berlaku ," harapnya. (Dr)

Editor posting  : DARMANTO

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre