Breaking News

 


Hanya Tanaman Ini Yang Boleh Tumbuh di Halaman Museum Istano Basa Pagaruyung

 

Tanaman Puding yang tumbuh di Halaman Museum Istano Pagaruyung

Oleh : HENDRI

"Ilaman nan data bak ditapo, pudiang ameh babatang-batang, pudiang ketek sabalah dalam, Raso katinggi dipangkehi". (Pepatah Adat).

Ada yang sangat menarik   disaat kita memasuki halaman Museum Istano Pagaruyung. Disekitar halaman tersebut terlihat berbagai macam yang tumbuhan indah dan subur, ditata dengan sangat rapi, menambah keindahan dan keasrian dari Museum Istano Basa Pagaruyung.

Namun, tahukah Anda tidak semua bunga yang boleh ditanam di halaman museum istana ini?.

Agusli Efi Marthala dalam Bukunya: Rumah Gadang Kajian Filosofi Arsitektur Minangkabau menyebutkan;

Sekeliling perkarangan halaman dipagar dengan tanaman hidup yang terdiri dari berbagai tanaman puding, diantaranya: puding emas dan puding perak. Warna puding ini berbintik-bintik kuning, merah dan hijau, bentuknya sangat artistik sekali.

Tanaman puding tumbuhnya sangat mudah namun tidak dibiarkan tumbuh semaunya tanpa dirawat dan dipangkas. Kalau tidak dirawat tanaman ini tidak akan menambah keindahan. 

Pagar hidup yang ditanam disekeliling halaman, lambang kebidupan, kesejahteraan dan kemakmuran yang memberi makna bahwa penghuninya. Sedangkan bentuk daun dan warnanya yang indah adalah lambang keindahan yang menggambarkan cita rasa pemiliknya.

Selain bentuknya yang indah tanaman puding juga berkhasiat untuk obat.

Dilansir dari laman RIKAARIYANI.COM (2018) tentang Manfaat Daun Puding Merah mengatakan: Daun puding merah nama latinnya dikenal dengan Graptophillium Pictum. Tanaman ini merupakan salah satu tanaman yang memiliki khasiat dan dapat mengobati berbagai penyakit.

Daun puding merah dapat ditanam di pekarangan atau halaman rumah. Selain bermanfaat untuk kesehatan, daun puding merah pun dapat menambah keindahan suasana rumah.

Daun puding merah memiliki beberapa manfaat diantaranya sebagai berikut:

1. Meluruhkan Batu Empedu.

2. Mengobati memar dan bengkak pada bagian tubuh. 

3. Mengatasi menstruasi tidak teratur. 

4. Melancarkan buang air kecil.

5. Mengobati Penyakit Maagh. 

6. Dapat memperkuat kekebalan tubuh.

Nah itulah bunga yang tumbuh dihalaman Museum Istano Pagaruyung. Kalau dalam pepatah adat disebutkan jenis-jenis bunga yang boleh tumbuh tersebut;

"Pudiang perak paga dilua, pudiang ameh paga didalam, pudiang hitam Salo manyalo. Dibalakang cimpago langgo, dimuko dalimo Angso, Bungo kanango manjurai kuniang, Bungo Malia bamunggu-munggu, Bungo mawar Salo manyalo, pinang sabatang manjuluak anjuang, sugi-sugi nan duo Rupo, tumbuah manyalo pudiang perak, kamuniang suduik nan Ampek, rimbun nan bagai  bulan panuah". (Puding Perak pagar diluar, Puding emas pagar didalam, puding hitam sela-menyela, dibelakang Cempaka Lingga, didepan delima angsa, bunga kenanga menjurai kuning, bunga Melur bermunggu-munggu, bunga mawar sela-menyela, pinang sebatang memetik anjung, sugi-sugi nan dua rupa, tumbuh disela puing perak, kemuning sudut nan empat, rimbun bagai bulan purnama). (**)


Sumber:

1. Rikaariyani.com (2018)- manfaat Daun Puding

2. Agusli Efi Marthala: Rumah Gadang Kajian Filosofi Arsitektur Minangkabau

3. Museum Istano Basa Pagaruyung

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre