Breaking News

 


GMNI Bakal Rekrut Mahasiswa di Mentawai

Foto: Halomoan Pardede, Persatuan Alumni GMNI dan rekan Persatuan Alumni bersama Ketua PDD AKN Mentawai, Seminar Siritoitet dan Wakil Ketua Bidang Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Kurnia Sakerebau. Sabtu, (11/09/2021).

MENTAWAI. FN- Organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bakal hadir di Kepulauan Mentawai sekaligus merekrut Mahasiswa dalam Kader Pengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Kabupaten Kepulauan Mentawai. 

Hal itu disampaikan Anggota Persatuan Alumni GMNI, Halomoan Pardede (Sekretaris DPRD Mentawai) pada kunjungannya di Kampus Program Studi Diluar Domisili (PDD) Politeknik Negeri Lampung Rintisan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Kepuluan Mentawai. Jl Raya Km-09, Desa Bukit Pamewa, Kecamatan Sipora Utara, Mentawai. 

Menurutnya, melalui Organisasi GMNI ini diharap kampus di Mentawai lebih banyak dikenal secara Nasional. Sehingga dengan adanya organisasi kemahasiswaan Pemerintah pusat lebih memperhatikan kampus PDD AKN Mentawai. 

"Sehingga kedepan lebih baik dan mandiri, apalagi ini kampus satu-satunya di Kepulauan Mentawai atau di kawasan samudra hindia ini," Sebut Halomoan Pardede. Usai acara pengenalan GMNI di Kampus. Sabtu, (11/09/2021). 

Pihaknya mengupayakan dalam waktu dekat membentuk kepengurusan GMNI di Mentawai. Supaya kedepan terdapat DPC GMNI Mentawai. 

"Kita upayakan dalam waktu dekat ini, kalau bisa sesegara mungkin, nanti kita akan fasilitasi dari pembentukan hingga ke sekretariatan," tambahnya. 

Sejak tahun 1954 atau 67 tahun berdiri, GMNI sudah memiliki banyak alumni. "Ibuk Megawati Soekarno Putri juga Alumni GMNI, dalam waktu dekat kami juga akan melaksanakan kongres alumni GMNI," imbuhnya. 

Namun sebelum Kogres Persatuan Alumni tersebut, Halomoan Pardede berharap agar terbentuknya DPC GMNI di Mentawai. 

Jika ini terbentuk lanjutnya, DPC GMNI Mentawai ini perdana sebagai organisasi Mahasiswa di Mentawai. 

Ditempat yang sama, Ketua PDD AKN Mentawai, Seminar Siritoitet merespon baik kunjungan Alumni Persatuan GMNI tersebut. Hal itu guna mengantisipasi dan menghindari kegiatan-kegiatan yang tidak bermanfaat bagi Mahasiswa. 

"Kita menanggapi ini dengan positif, dari pada Mahasiswa bergaul tidak benar," ujar Ketua PDD AKN Mentawai. 

Ia menambahkan, Mahasiswa adalah genarasi penerus bangsa dalam berkontribusi untuk pembangunan masa depan Mentawai. 

Ketua PDD AKN Mentawai mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan rasa kepedulian Persatuan Alumni GMNI terhadap Mahasiswanya serta beberapa Dosen yang ikut mengahadiri. "Terpenting kegiatan ini kita atur sedemikian rupa agar tidak menggangu aktifitas kuliah," terangnya. 

Ia mengapresiasi beberapa Mahasiswa saat penyampaian materi pengenalan GMNI yang cukup antusias dan responsif. 

"Ini pertemuan masih pengenalan, namun lebih jauhnya akan dibahas nanti apabila telah terdaftar menjadi kepengurusan GMNI," tutup Ketua PDD AKN Mentawai itu. 

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Bidang Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (Waka I), Kurnia Sakereba bahwa ia menanggapi positif kunjugan tersebut. 

"Saya tetap positif thinking, apapun organisasinya asalkan berjalan sesui dengan koridor," ujarnya. 

Pembentukan mental Mahasiswa dalam berorganisasi lanjutnya merupakan langkah baik untuk membina Mahasiswa dalam mengenal banyak orang. 

"Dia sukses kegiatan eksternal, tidak lepas dari suksesnya kegiatan pembelajaran di dalam kampus," tambah Kurnia Sakerebau. 

Dikatakanya, melalui informasi dan komunikasi nanti tentunya Mahasiswa dapat mengenal banyak hal. Salah satunya, cara bermental dan beradministrasi dalam kepengurusan. Tentunya juga dengan hal yang positif. 

Kurnia Sakerebau menjelaskan pentingnya sebuah kajian sebelum bertindak. Apalagi berbicara gerakan. "Kalau bicara gerakan tentu kita perlu tahu dulu gerakan apa yang kita harapkan di kabupaten ini, tentunya tidak seperti gerakan yang ada di kota," terangnya. 

Mengenalkan rasa memiliki dan mencintai tanah air itu sambungnya sangat baik. Semakin banyak organisasi akan semakin banyak relasi Mahasiswa. Tentunya tidak menghilangkan kewibawaan kampus. 

Selanjutnya, kedepan pihak kampus mesti memiliki komitmen dengan Mahasiswa. Penting adanya legal drafting keorganisasi Mahasiswa dengan kampus. 

"Apabila sudah berangkat dia jadi duta, artinya mereka tidak lepas sendiri begitu saja," terang Waka I itu. 

Diketahui GMNI adalah salah satu organisasi mahasiswa ekstrakampus yang tersebar di seluruh Indonesia, terutama kota atau kabupaten yang memiliki perguruan tinggi. 

GMNI berdiri pada 23 Maret 1954 di Surabaya (gagasannya lahir di Jakarta). GMNI merupakan organisasi hasil dari penggabungan atau peleburan (fusi) dari tiga organisasi mahasiswa yang telah berdiri sebelumnya yakni, Gerakan Mahasiswa Marhaen berbasis di Yogyakarta, Gerakan Mahasiswa Merdeka berbasis di Surabaya, dan Gerakan Mahasiswa Demokrat Indonesia berbasis di Jakarta. (ev)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre