Breaking News

 


Bupati Sebut Gerakan Akademi Komunitas Mentawai Saat Ini Bagian dari Sejarah

Foto: Pidato Bupati Mentawai saat upacara pembukaan tahun akademik 2021/2022. Senin, (06/09/2021).

MENTAWAI. FN- Perkembangan Kabupaten Kepulauan Mentawai terjadi karena tokoh terdahulu dan tokoh-tokoh yang bergerak saat ini. Salah satunya dari gerakan tokoh kampus Program Studi Diluar Domisili (PDD) Rintisan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Mentawai saat ini. 

Sejak hadirnya kampus negeri satu-satunya di Mentawai pada tahun 2015 lalu, tentu tidak lepas dari berbagai gerakan tokoh terdahulu. Hal itu terbukti dengan terbitnya SK MENTRISTEK DIKTI, 125/KTP/1/2015, 24 November 2015. 

Sejak berdiri PDD AKN Mentawai telah meluluskan sebanyak 178 orang terdiri dari lulusan 4 angkatan yakni 51 orang angkatan I, 40 orang angkatan II, 56 orang angkatan III dan 31 orang angkatan IV.

"Apa yang kita lihat dan rasakan saat ini adalah jerih payah pahlawan bangsa, para pendidik pendahulu kita, dan dosen-dosen yang berdiri di depan kita saat ini," ucap Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet pada pidatonya saat upacara pembukaan tahun akademik 2021/2022 Mahasiswa Angkatan VI dan Angkatan VII di halaman kampus. Jl Raya Km-09, Desa Bukit Pamewa, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Senin, (06/09/2021). 

Ia menambahkan, perlunya menanam rasa percaya diri didalam aktifitas. Khususnya sebagai pengerak atau pengelola di kampus. Melangkah kedepan lebih baik seperti apapun tantangannya. 

Perguruan tinggi besar diluar sana lanjut Yudas, bermula seperti Kampus PDD AKN Kepulauan Mentawai saat ini. Maka melalui itu Dosen dan Mahasiswa beranilah melangkah dalam ruang waktu tidak tentu. Artinya, jangan ragu dan takut dalam menggapai cita-cita.

"Adek-adek mahasiswa generasi penerus Mentawai mesti berani melangkah dan mengambil keputusan, jangan ragu-ragu apapun situasi, kondisi dan kemampuan kita, tidak boleh pengecut, minder harus berani melangkah," tambah Yudas. 

Bupati Mentawai menambahkan, beranilah melangkah hingga tiba dititik tujuan. Meski banyak resiko dalam menjalani itu. 

"Dulu, tidak pernah kita bayangkan ada kampus di Mentawai, tidak pernah kita bayangkan ada PKKMB atau ospek di Mentawai dan tidak pernah kita bayangkan ada Wisuda di Mentawai, tapi sekarang terjadi," imbuhnya. 

Meski saat ini belum sempurna, dikatakanya harus berani melangkah kedepan. 

Pada Upacara itu, Yudas menyebutkan salah satu Pejuang Pendidikan di Mentawai yakni, Alm. Polin Saleleubaja. Dimana beliau berjuang untuk pendidikan di Mentawai seperti yang dirasakan saat ini. 

"Pendahulu kita yang saya ingat almarhum Polin Saleleubaja mati-matian memperjuangkan anak Mentawai supaya berpendidikan, inilah hasilnya sekarang, kalau almarhum tidak punya niat, tidak berani, tidak gigih, maka tidak dapat kita rasakan pendidikan seperti saat ini," 

"Apapun situasi dan kondisinya mari kita tetap optimis, mari maju terus tanpa berpikir untuk mundur," terangnya. 

Upacara pembukaan tahun akademik 2020/2021 semester genap dan pengukuhan Mahasiswa Angkatan VII itu turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan, A Oreste Sakeroe, Sekretaris Dinas Pendidikan, Motisokhi Hura selaku Wakil Ketua Bidang Administrasi Umum dan Keuangan PDD AKN Mentawai serta civitas akademika PDD AKN Mentawai. (ev)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre