Breaking News

 


Wisata Pantai Goisooinan Perlu Pembenahan

 

Foto: Kawasan wisata pantai desa Goisooinan. Sabtu, (28/08/2021).

MENTAWAI. FN- Wisata pantai Desa Goisooinan menjadi daya tarik bagi para pengunjung. Tentu itu menjadi peluang besar bagi Pemerintah Desa maupun Masyarakat setempat. 

Kepala Desa Goisooinan, Sion Marsutim Taileleu mengatakan, mekanisme pengelolaan wisata Goisooinan perlu pembenahan. Diantaranya, penataan warung di pinggir pantai dan area pakiran. Sehingga kedepan menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes). 

"Nanti kita akan jalin kerjasama dengan BPD, supaya nanti lembaga BPD dapat menerbitkan Perdes," ungkap Kepala Desa Baru itu kepada figurnews.com saat goro bersama di Kantor Desa Goisooinan, Kecamatan Sipora Utara, Mentawai. Sabtu, (28/08/2021). 

Ia menambahkan, tentu sebelumnya pihak Pemerintah Desa akan menyerahkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sekalian meminta laporan pertanggung jawaban tahun lalu. 

Pihaknya juga akan mengevaluasi kegiatan-kegiatan BUMDes sebelumnya. Terkait kendala dialami BUMDes selama ini. "Jika ada rintisan mereka yang belum dilakukan itu akan menjadi tugas kita bersama saat ini," tambah Sion. 

Ia menjelaskan lapak tempat Masyarakat jualan di area pantai tidak seluruhnya disediakan Pemdes namun disediakan Masyarakat sendiri. Akan tetapi area pakiran, jalan dan Sanitasi WC disediakan Pemdes. 

"Sehingga kedepan kita aktifkan BUMDes terlebih dahulu, sehingga dapat memungut pakir dan juga dapat memodali para penjual disana," terangnya. 

Terdapat empat unit tempat usaha yang aktif saat ini. Sementara itu jumlah pengunjung pada hari libur rata-rata mencapai 100 orang. 

Sion Marsutim Taileleu menyebutkan, Desa Goisooinan memiliki potensi Pariwisata antara lain, Wisata Pantai dan Wisata Air terjun. 

"Kedepan kita akan melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Pariwisata untuk mendukung kawasan wisata di Desa Goisooinan ini," paparnya. 

Kemudian selain memfasilitasi pihak desa Goisooinan juga mengantisipasi hal yang membahayakan bagi pengunjung. 

"Kita juga antisipasi hal yang membahayakan pengunjung, seperti yang sudah terjadi di kawasan wisata air terjun pajujurung dulu," tutup Kepala Desa itu. 

Selain mempersembahkan keindahan alam, Desa Goisooinan komitmen memberikan rasa nyaman dan aman bagi para pengunjung ke Desa setempat. 

Dilain tempat, Warga Desa Goisooinan, Robert Sabeleake (35) mengakui sejak difasilitasinya area pantai itu menjadi kesempatan bagi ia untuk berjualan. 

"Namun cara pengelolaannya perlu ditingkatkan, agar pengunjung kita disini banyak yang senang, itu tentunya tergantung sama pemimpin desa kita disini," ungkapnya. 

Robert Sabeleake mengatakan bahwa ia sudah satu tahun berjualan disana. Dari hasil jualan itu ia dan istri dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

"Disini kita berjual minuman, makanan dan lain-lain sesui kebutuhan pengunjung kalau pergi ke pantai," ungkap Bapak tiga orang anak itu. 

Lokasi Pakiran Belum Jadi Milik Pemdes 

Ia mengatakan, lokasi yang ditempati itu milik pribadi. Artinya lokasi di sekitar kawasan wisata pantai ini belum milik Pemdes. 

"Pakiran itu juga masih masuk lokasi kita, waktu itu BPD dan Dusun mendatangi kita minta izin membangun dengan perjanjian, katanya setelah selesai mereka akan mendatangi kita lagi, tetapi sampai sekarang belum ada," terang Robert Sabeleake. 

Dijelaskannya, lokasi itu belum ada kejelasan. Artinya pemilik lokasi tidak ada mengibahkan maupun menjual kepada Pemdes. 

Menanggapi hal itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Selsius membenarkan bahwa Pemdes memang belum ada serah terima dengan pihak pemilik tanah pakiran. 

"Kita akan melaksanakan serah terima dengan BUMDes dulu tahun, sekalian dengan pemilik tanah," ungkapnya. 

Ia menambahkan, untuk pemungutan retribusi. Tentu perlu membuat Perdes terlebih dahulu. 

Meski demikian, dikatakan Selsius tanah bagian kanan arah pantai atau jalan baru telah diserahkan ke Pemdes. Terdapat empat unik lapak yang dianggarkan desa. Namun belum ada serah terima dengan pekerja. 

"Luasnya tanah yang diserahkan ada sekitar satu hektar lebih," sebutnya. 

Dengan begitu kedepan lanjut Selsius, angka penganguran di Desa Goisooinan dapat berkurang. (ev)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre