Breaking News

 


TdS 2021 Digelar Dengan Protokol Covid-19


Batu Sangkar, Figur news com
-

“Meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir, Tour de Singkarak (TdS) tahun 2021 akan digelar dengan tetap memperhatikan Protokol Covid-19,” demikian diungkapkan oleh Walikota Solok H. Zul Elfian Umar, SH, M.Si saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) TdS 2021 pada Kamis (19/08/2021) bertempat di Emersia Hotel dan Resort Batusangkar.

Dalam pertemuan tersebut selain dihadiri oleh Wako Zul Elfian juga turut hadir perwakilan dari Provinsi Jambi sebagai peserta penyelenggara TdS, antara lain Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Muktamar Hamdi, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Balai Jalan Nasional Wilayah IV Jambi dan Kadis Pariwisata.

Dari Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh hadir Kadis Pariwisata, Kadis PU dan Kepala Bappeda sedangkan dari Polda Jambi hadir melalui Zoom Online Meeting. Dari lingkup Pemerintah Provinsi, hadir Kadis Koperasi dan UMKM, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup dan Biro Humas.

Dari instansi vertikal hadir Balai Jalan Nasional III Wilayah Sumbar dan Kapolda Sumbar yang diwakili Kepala Biro Operasi hadir melalui Zoom Meeting. Dari Pengprov ISSI Sumbar hadir langsung Ketua Umum Prof. James Hellyward, serta tim tekhnis ISSI hadir lengkap.

Saat membuka Rakor, Kadispar Sumbar Novrial menjelaskan, “ada beberapa poin kenapa TdS 2021 tetap harus dilaksanakan meskipun pandemi belum berakhir. Pertama, TdS yang telah sebelas kali dilaksanakan merupakan branding position pariwisata Sumbar – Jambi yang valuenya masih sangat kuat.

Kedua, TdS 2021 ini adalah sebagai jembatan untuk pelaksanaan TdS 2022 yang sedang diupayakan pelaksanaannya oleh pihak swasta, lepas dari APBD. Pelaksanaan TdS 2021 ini juga sebagai ajang pembuktian bahwa kita mampu melaksanakan Event Sport Tourism berkelas Internasional dengan perlakuan khusus dan protokol kesehatan yang amat ketat,” ungkapnya.

Semangat untuk melaksanakan TdS 2021 ini juga bertambah, setelah mendapat informasi dari tim tekhnis ISSI bahwa etape pelaksanaan tidak harus sebanyak TdS sebelumnya, Federasi Balap Sepeda Internasional UCI mengizinkan minimal 2 Etape dilaksanakan.

Sementara itu Ketua Umum Pengprov ISSI Prof. James Hellyward yang juga dikenal sebagai salah satu inisiator pelaksanaan TdS pertama kali pada tahun 2009 menyampaikan bahwa TdS telah menjadi salah satu ikon balap sepeda bukan saja di tingkat Nasional, namun sudah di level Asia.

“Momentum pelaksanaan TdS 2021 ini harus kita manfaatkan menjadi motivasi untuk menjadikan Sumatera Barat sebagai zona hijau Covid-19, sekaligus ajang untuk sosialisasi disiplin protokol kesehatan lebih gencar lagi. Saat ini di Sumbar sudah tidak ada lagi zona merah dan hitam,” harapnya. (Ayu) 

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre