Breaking News

 


Proses Panjang Impian Bude Menunaikan Ibadah Haji Bakal Terwujud





Jakarta - Figurnews.com -Bude bekerja sebagai Petani dengan menggarap lahan/tanah kosong milik TNI AU disekitar Golf Royal – Lanud Halim Perdanakusuma. Dari hasil bertani/berkebun Budemenjualnya secara keliling dengan menggunakan sepeda miliknya (mengayuh sepeda), setelah menjual hasil kebunnya Budemelanjutkan aktifitasnya yang lain yakni mencari/memungut botol plastik bekas untuk dijual dan selanjutnya kembali ke kebunnya untuk berkebun.

Terkadang dimalam hari Bude memijat orang-orang (tukang pijat). Semua ini dilakukan dengan semangat, harapan dan tanpa mengenal lelah, hal ini demi mewujudkan niatnya untuk ibadah haji. Cita-cita dan harapan Bude10 tahun silam ingin menunaikan Ibadah Haji dengan Alm. Suaminya, oleh karenanya Ia dan Alm. Suaminya menyimpan/menitipkan uangnya di koperasi sekitar 9 tahun.

” Niat dari Bude menitipkan/menyimpan uang pada KSP-SB bukan untuk membeli handphone, tv, sofa, kulkas, spring bed, mesin cuci atau kendaraan motor/mobil ataupun rumah. Niatnya hanya semata-mata ingin menunaikan Ibadah Haji (melaksanakan Rukun Islam ke 5).

Tingkat kesulitan penanganan ini dikarenakan Koperasi Simpan Pinjam ini sedang dalam PKPU (Penundaan kewajiban Pembayaran Utang) menurut, ” Mulkan jika sebuah Perusahaan atau Koperasi sedang dalam PKPU itu kemungkinan gugatan perdata wan prestasi itu tidak akan tidak bisa ditolak begitu pun kami mengajukan laporan polisi perkara pidana dengan laporan penggelapan 372/374 itu pun tidak bisa , Karena status Koperasi ini sedang dalam PKPU, ” Ujar Mulkan Let-let dalam Konferensi Pers dikantornya, Jakarta, 19/08/2021.

Menurutnya PKPU ini dalam pembayaran secara cicilan karena sudah ada perdamaian dengan dibayar cicilan itu samapai dengan 5 tahun, dengan nilai cek 58 juta sedangkan kesulitan Bude Marsiyem ingin berangkat haji.

” Uangnya itu yang seharusnya dikembalikan tanggal 10 Oktober 2020 tapi sayangnya Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama ini sedang dalam keadaan PKPU jadi ini sangat menyulitkan bahkan rekan-rekan Advokat juga melakukan upaya hukum tetapi itu terbatas dan terkendala dari status Koperasi yang sedang PKPU”, Tuturnya.

Alhamdulillah kami menyampaikan somasi, setelah kami menyampaikan somasi kami menyerahkan surat audiensi lalu antusias dari teman-teman media yang meliput urusan Bude Marsiyem ini, ” Kata Mulkan.



Pada saat kami mengajukan somasi akhirnya menyentuh hati nurani dari pimpinan Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama, dan dari situlah pimpinan Koperasi memberikan kebijakan khusus kepada Bude Marsiyem untuk melakukan pembayaran hari ini di tanggal 19 Agustus 2021, jadi rangkain nya cukup sulit.

Bukan Bude Marsiyem awalnya ada beberapa yang datang ke Lembaga Bantuan Hukum Rakyat Indonesia (LBH-RI) , sekita 27 orang yang yang datang ingin menyatakan PKPU jadi susah untuk mendengar pengaruh kondisi yang dialami Bude Marsiyem, setelah datang kerumahnya kami harus membantu Bude walupun dengan apapun bentuknya kesulitan yang akan dihadapi dalam upaya ini kami akan tetap berjuang, ” Cetus Mulkan.

” Karena LBH-RI hadir untuk untuk membela yang lemah, membela kepentingan rakyat menegakkan keadilan jadi semuanyaitu kita pegang sampai saat ini.

Walaupun sulit rintangan apapun yang kami hadapi bersama team yang da hari ini selalu maju tak gentar yang takkan coba menghalangi urusana penanganan kami atas pembayaran Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama ini terhadap Bude Marsiyem.

” Untuk 26 orang kami sedang menentukan rapat dengan bersama team untuk tidak mengambil perkara itu, karena pertimbangan PKPU ini cukup sulit kita untuk melakukan upaya hukum, Pastinya kita menunggu hasil perdamaian PKPU ini berakhir 5 tahun kemudian, ” Baru tunggu belakang namun ini tidak efektif ada sisi kemanusiaan selain dari pada kita dari pihak Koperasi juga mempertimbangkan sisi kemanusiaan,” Imbuhnya.

Saya menyampaikan kepada Bude Marsiyem telah mengumpulkan uang ini bukan semata-mata membeli Kulkas, TV, Kasur, Ac atau apapun kita tidak tahu makanya bercukupan atau tidak tapi dengan semangat dan niat melaksanakan rukun islam yang ke-5 , Bude tetapa bersemangat unyuk menabung.

” Setelah kita melihat itu selagi kita sebagai seorang Advokat bisa melakukan upaya apapun itu yah kita akan coba walaupun kita tahu proses ini amat sulit tetapi memang sudah tujuan LBH-RI untuk membantu yang lemah dan memang kedudukan Bude Marsiyem ini tidak bisa berbuat apa-apa hanya pasrah itu langkah-langkah yang kami ambil , ” Pungkasnya.

(DP)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre