Breaking News

 


Pemuda Mentawai Punya Peluang Besar Berwirausaha

Foto: Ketua DPD KNPI Sumbar, Fadly Amran (tengah) saat memotivasi Mahasiswa di kampus PDD AKN Kepulauan Mentawai. Jumat, (26/08/2021).

MENTAWAI. FN- Pemuda di Provinsi Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Kepulauan Mentawai memiliki peluang besar untuk berwirausaha (Entrepreneurship). 

Untuk mencapai hal itu perlunya kreatifitas dan inovatif di era globalisasi ini. Selanjutnya, pemuda harus mampu ambil bagian dalam menghadapi revolusi industri 4.0 mendatang. 

Maka melalui itu perlunya sumber daya manusia untuk mengelola potensi sumber daya alam di Mentawai. 

"Apapun jenis usahanya, milenial memiliki peluang jauh lebih besar saat ini, maka adek-adek dikampus dapat memanfaatkan peluang itu," ungkap Fadly Amran, Ketua DPD KNPI Sumbar sekaligus Wali Kota Padang Panjang itu di Kampus PDD Akademi Komunitas Negeri (AKN) Kepulauan Mentawai. Jumat, (27/08/2021). 

Disebutnya, peluang diperoleh melalui pemanfaatan Ilmu Program Studi (Prodi) yakni, Prodi Teknologi Pangan dan Prodi Budidaya Perikanan. 

"Saya mendengar kemaren berapa harga lobster, udang disini dan berapa harga itu sampai di Padang, nah ini akan menjadi peluang," tambahnya. 

Menurutnya Ilmu Teknologi Pangan dan Budidaya Perikanan merupakan suatu potensi yang mesti dimaksimalkan oleh Kabupaten Kepulauan Mentawai. Khususnya bagi calon Pengusaha Muda setempat. 

Hal itu lanjutnya dapat dilihat melalui jalur jalur atau peluang yang ada. Sehingga hilirisasi produk menjadi prioritas bagi semua pihak di Kabupaten Kepulauan Mentawai. 

Fadly Amran menyebutkan, perkembangan teknologi menjadi kesempatan bagi Mahasiswa atau Pemuda untuk memasarkan produk tersebut. Melalui itu juga dapat melihat seberapa banyak permintaan pasar. 

"Saya yakin anak muda ini bisa dan sangat luar biasa untuk mencari peluang hilirisasi target pasar yang bisa diciptakan," terangnya. 

Selanjutnya, perlunya perencanaan, target pasar dan peluang dari produk itu sendiri. Misalkan nama produk ikan dan udang. "Saya rasa anak muda mudah memecahkan masalah itu," terang Fadly Amran. 

Zaman globalisasi ini dikatakannya produk wirausaha mesti memiliki standar dan mutu yang mampu bersaing diluar sana. 

Apalagi Mahasiswa sudah dibekali dengan Mata Kuliah Wirausaha. Tentunya Mahasiswa tahu cara tepat untuk berbisnis. Misalkan tentang analisa suatu bisnis. 

Sementara itu Ketua DPD KNPI Kepulauan Mentawai, Ardiman Saurei mengatakan, Mahasiswa Prodi Teknologi Pangan dan Prodi Budidaya Perikanan di Kampus dapat berkoordinasi dengan instansi terkait tentang hilirisasi produk.

"Sebenarnya di daerah kita sudah memiliki produk-produk lokal, tinggal lagi marketingnya, karena disisi pemasaran kita belum terekspor keluar, tentunya itu kita harapkan nanti dari teman-teman Mahasiswa," ujar Ardiman. 

Dikatakannya, bila dibutuhkan untuk koordinasi KNPI di Mentawai siap untuk mendorong hal itu. Sebelumnya KNPI Mentawai telah membuka komunikasi dan diskusi tentang pemanfaatan ilmu Mahasiswa Prodi Teknolgi Pangan di kampus dengan pihak terkait. 

"Tentu sekarang lebih ketindakan saja sebenarnya, begitu juga dengan Mahasiswa Prodi Budidaya Perikanan," terang Ketua DPD KNPI Mentawai itu. 

Ia menyebutkan, disisi hilirisasi produk di kepulauan Mentawai, perlunya merancang dan membangun jaringan untuk hal tersebut. 

Tim DPD KNPI Sumbar berkunjung ke Kalpus PDD AKN Kepulauan Mentawai membawa topik Sharing tokoh muda di Sumatera Barat tentang Entrepreneurship dan Motivations Educations. (ev)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre