Breaking News

 


Pada PON XX Papua 5 Orang Atlit Kota Solok Akan Siap Bertarung

 Padang ,Figur news ,com -


Menjelang digelarnya Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX pada 02 sampai 15 Oktober 2021 mendatang di Papua, Walikota Solok H. Zul Elfian Umar, SH, M.Si bersama Kepala Daerah Se Sumatera Barat menghadiri pertemuan dengan Gubernur Sumatera Barat dan KONI pada Kamis (19/08/2021) bertempat di Auditorium Gubernur di Padang.

Pertemuan dalam rangka dukungan seluruh Kepala Daerah se Sumatera Barat mengikuti Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX pada 02 sampai 15 Oktober 2021 mendatang yang tersebar di 4 (empat) kluster penyelenggara diantaranya, Kota Jaya Pura, Kabupaten Jaya Pura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke di Provinsi.

Wako Zul Elfian menuturkan, “inshaa Allah 5 orang atlit Kota Solok akan ikut andil dalam PON tersebut, diantaranya cabang Atletik 2 orang, Muaythai 1 orang dan Panjat Tebing 2 orang. Semoga atlit Kota Solok dapat menorehkan prestasi di ajang nasional tersebut dan mengharumkan nama Sumatera Barat, khususnya Kota Solok”

Sementara itu Gubernur Sumbar Mahyeldi menuturkan, “KONI Sumatera Barat membutuhkan dukungan anggaran dari Bupati dan Wali Kota se-Sumbar untuk bisa memaksimalkan potensi atlet sehingga bisa berangkat mengharumkan nama daerah di PON XX Papua.

Target KONI Sumbar adalah masuk 10 besar PON XX Papua. Namun untuk mewujudkannya butuh dukungan dari semua pihak termasuk Bupati dan Wali Kota terutama dari segi anggaran.

Kontingen Sumbar terdiri dari 320 orang masing-masing 188 atlet, 58 pelatih, 8 medis, 14 bootman, 25 panitia, 6 media dan 21 orang keamanan. Dari total 681 medali yang diperebutkan di PON XX Papua tersebut, KONI Sumbar menargetkan setiap cabang yang diikuti bisa memberikan medali.

Pemprov Sumbar sudah mengalokasikan anggaran melalui APBD 2021 sebesar Rp17,6 miliar namun belum bisa memenuhi seluruh kebutuhan. Data KONI Sumbar, anggaran yang dibutuhkan untuk PON XX Papua diantaranya biaya Pelatprov Sumbar untuk PON XX Rp 10,1 miliar, biaya pelatihan intensif khusus untuk PON Rp 2,2 miliar, biaya keberangkatan kontingen Sumbar ke PON Rp 11,3 miliar, dan biaya dukungan spontanitas dan bonus medali PON 2021 sebanyak Rp12,2 miliar.

Jumlah keseluruhan kebutuhan adalah Rp35,9 miliar sementara anggaran yang disediakan dari APBD Provinsi sebesar Rp17,6 miliar sehingga terjadi kekurangan sekitar Rp18,2 miliar.

“Melalui KONI Kabupaten/Kota dan dukungan dari Bupati dan Wali kota diharapkan ada dukungan untuk kontingen Sumbar ini agar bisa berangkat dan mengharumkan nama daerah,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pertemuan dengan sejumlah Bupati/Wali Kota yang hadir, pada prinsipnya semua mendukung kontingen Sumbar. Namun karena kondisi pandemi dan banyaknya anggaran yang direfokusing maka jumlahnya tentu tidak bisa maksimal.

“Kita memahami kondisi tersebut karena itu KONI juga harus mencari solusi pendamping. Berkomunikasi dengan Ketua DPRD Sumbar. Mudah-mudahan ada jalan pula yang diberikan. Namun kalau hingga waktu keberangkatan anggaran tidak bisa terkumpul maka mau tidak mau harus ada skala prioritas yang diterapkan sesuai kebijakan KONI Sumbar,” jelasnya.(Ayu) 

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre