Breaking News

 


Sebanyak 82 Napi Lapas Talu Dapat Remisi, 3 Diantaranya Langsung Bebas di Hari Kemerdekaan Indonesia

 

Pasaman Barat, Figurnews-- Sebanyak 82 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Talu, Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat memperoleh remisi dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke- 76 tahun 2021. Tiga orang di antaranya langsung bebas karena masa tahanannya berakhir setelah dipotong remisi.

Kepala Lapas Talu Donni Isa Dermawan menyampaikan "Pemberian remisi pada Narapidana di momen hari kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2021 ini terdiri dari 81 orang Laki-Laki dan 1 orang wanita. 


"Adapun yang mendapatkan remisi 1 bulan sebanyak 34 orang kemudian yang mendapatkan remisi 2 bulan ada 25 orang sementara  yang mendapatkan remisi 3 bulan berjumlah 23 orang," urai Kalapas Talu.

Donni mengatakan remisi itu diserahkan secara resmi di Rutan Talu, sebelum pelaksanaan upacara HUT dilaksanakan pada Selasa (17/8) pagi .

"Melalui pemberian remisi ini diharapkan seluruh warga binaan selalu patuh dan taat kepada hukum dan norma yang ada sebagai bentuk tanggung jawab kepada Tuhan YME maupun sesama manusia," Ungkapnya.

Kegiatan penyerahan remisi umum ini di Ikuti oleh Kalapas beserta seluruh pegawai Lapas Kelas III Talu, Camat Talamau beserta jajaran, Kapolsek Talamau beserta jajaran, Perwakilan Danramil dan Kepala KUA Talamau.

Donni menjelaskan, sebelumya penghuni Lapas Talu mencapai 114 orang. Hal itu menyebabkan kapasitas tampung tahanan sudah melebihi kapasitas bagi penghuninya.

Kapasitas di Rutan Talu sebenarnya hanya 48 orang warga binaan tetapi saat ini sudah mencapai 114 orang," katanya.


Untuk solusisnya, katanya mereka membuat tempat tidur dua tingkat agar semua tahanan bisa tertampung di ruagan yang ada.

Selain itu juga memindahkan narapidana yang hukumannya tinggi ke Lapas lain seperti Lapas Bukittinggi, Lubuk Basung dan Padang.

Pihaknya mengharapkan ada solusi penambahan ruangan sehingga para tahanan tidak berdesakan dan sempit.

"Mudah-mudahan ada solusinya untuk penambahan ruangan atau Rutan baru. Sehingga pembinaan dapat berjalan dengan optimal," harapnya.

Ia menyebutkan di tengah pandemi COVID-19 ini pihaknya menerapkan protokol kesehatan ketat kepada narapidana.

"Setiap narapidana kita wajibkan tes usap atau swap tes dan vaksin selain memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menghidari kerumunan," sebutnya

Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi antara lain berkelakuan baik selama menjalani masa tahanan di dalam lapas serta tidak pernah melanggar aturan, menjalani masa tahanan minimal enam bulan dan memenuhi persyaratan administrasi lainnya.

"Selebihnya ada yang tidak dapat remisi, itu bisa karena statusnya masih tahanan, belum putusan atau hukumannya di bawah enam bulan, biasanya mereka pidana ringan, dan remisi sesuai dengan aturan yang berlaku," ucapnya.

Pihaknya juga berharap warga binaan yang diperbolehkan bebas dapat memperbaiki perilaku sehingga tidak kembali masuk ke dalam lapas.

"Saya harap mereka bisa memperbaiki sikapnya, karena lebih baik menjalani hidup di luar daripada di dalam (lapas)," katanya.

Sebagai catatan, Pemberian Remisi bukan sekadar reward kepada narapidana yang berkelakuan baik serta memenuhi persyaratan administratif dan substantif, namun juga anggaran negara yang dihemat dengan berkurangnya masa pidana narapidana.


Setelah pemberian Remisi, Kalapas Talu turut hadir pelaksanaan upacara peringatan detik detik proklamasi kemerdekaan Indonesia, di halaman kantor Camat Talamau.

Kalapas Talu mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke 76, Semoga Indonesia Tangguh semakin tumbuh.

 (Dodi ifanda)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre