Breaking News

 


Jembatan Nemnem Leleu, Sipora Belum Tersentuh Anggaran Pusat

 

Foto: Pengusaha hasil pertanian di tiga wilayah desa di Kecamatan Sipora Selatan saat menyeberangi jembatan. Rabu, (11/08/2021). 

MENTAWAI. FN- Jembatan nemnem leleu yang berada di jalur jalan nasional saat ini sangat memperhatinkan. Pasalnya, jembatan kayu dikerjakan pemerintah setempat hanya dapat menampung kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat kondisi ringan. 

Hal itu disampaikan Kepala Desa Nemnem Leleu Terpilih, Balsanus saat dihubungi figurnews.com melalui handpone selulernya. Hari ini Minggu, (15/08/2021). 

"Memang benar mobil bermuatan melalui jembatan mereka meski turunkan dulu, jembatan kita tidak bisa menampung beban bermuatan berat lagi, kondisinya sudah parah sekali," ujarnya. 

Balsanus menyebutkan, jembatan yang berada di Dusun Sagitsi Timur, Desa Nemnem Leleu, Kecamatan Sipora Selatan itu sudah lama rusak. Hanya inisiatif pengusaha dan masyarakat memperbaiki. 

"Pemerintah desa, pengusaha dan masyarakat setempat memperbaiki karena ini jembatan akses satu-satunya disini, kalau rusak tentu tidak bisa jalan," tambah Balsanus yang sebelumnya menjadi Pengganti Antar Waktu Kepala Desa Nemnem Leleu selama 1,8 tahun itu. 

Jembatan tersebut lanjutnya, menjadi pusat penghubung 3 Desa yakni, Desa Bosua, Beriulou dan Desa Betumonga. Apabila jembatan rusak, maka akses ke tiga desa itu terputus. 

Ia berharap, apabila memang jalur jalan itu merupakan kewenangan pihak Balai Pengerjaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah I Sumatra barat supaya secepatnya diperbaiki. Pasalnya, tiga desa sangat bergantung terhadap jembatan tersebut. "Kita tidak bisa mengerjakan jembatan itu menggunakan APBDes, kecuali jalan dan jembatan poros ke dusun-dusun," terangnya. 

Ekonomi masyarakat setempat maupun desa lain dikatakan Balsanus sangat berpengaruh terhadap Jalan dan Jembatan di wilayah tersebut. Rata-rata pekerjaan masyarakat setempat adalah petani. Tentunya untuk membawa hasil pertanian perlu akses memadai bagi kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat. 

Diketahui saat ini terdapat 89,49 Km Jalan jalur jalan nasional di Pulau Sipora. Sementara itu terdapat 45 Km panjang jalan dari Tuapejat, Kecamatan Sipora utara hingga Sioban, Kecamatan Sipora selatan. (ev)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre