Breaking News

 


Dugaan Indikasi Mutasi Karyawan Agar Berhenti Tidak Dapat Pesangon, Disnaker Pasbar Segera Panggil PT PAN Kinali


Pasaman Barat,Figurnews.com

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat (Sumbar) segera memanggil perusahaan kelapa sawit PT Perkebunan Anak Nagari Pasaman (PAN P) Kinali terkait pemindahan tenaga kerja keluar Sumbar.



"Kita menjadwalkan para pihak akan kita panggil pada Senin (9/8) untuk meminta keterangan terhadap pemindahan salah seorang pekerja atas nama Suyatno dari PT PAN P ke CRS PT Citra Riau Sarana di Pekanbaru, Riau," kata Kepala Disnaker Pasbar, Armen di Simpang Empat, Kamis.

Ia mengatakan pekerja yang bersangkutan tidak menerima dirinya dipindahkan tanpa sebab karena tidak ada kesalahan.

"Kita ingin mendengarkan alasan perusahaan memindahkan tenaga kerja itu secara langsung sambil melihat perjanjian kerjanya," sebut Armen.

Menurutnya mutasi pekerja dalam perusahaan biasanya sesuai dengan aturan perusahaan itu dan berdasarkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara perusahaan dengan serikat pekerja.

"Mutasi atau memindahkan pekerja atau karyawan tidak boleh antar badan usaha apalagi berbeda badan hukum," tegasnya.

Ia menyebutkan pihak perusahaan jangan hendaknya memindahkan pekerja memuat indikasi untuk memberhentikan agar pesangon tidak keluar.

"Akan kami dalami dan akan difasilitasi penyelesaian persoalan ini sesuai alur yang ada. Jangan hendaknya perusahaan semena-mena terhadap pekerja yang ada. Pada kasus ini peran serikat pekerja sangat diharapkan," tegasnya.

Sementara Humas PT PAN P Kinali, Nasrul saat dikonfirmasi sebelumnya membenarkan Suyatno dipindahkan dengan alasan mutasi kerja.

Menurutnya mutasi kerja itu dilakukan berdasarkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara perusahaan dengan serikat pekerja.

"Boleh tidaknya pindah tergantung dari perjanjian kerja yang ada. Memang tidak ada kesalahan tetapi dengan alasan mutasi kerja saja," ujarnya.

Sebelumnya pekerja PT PAN P Suyatno melapor ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat karena tidak menerima dirinya dipindahkan tanpa alasan.

"Sangat aneh alasan saya dipindahkan. Apalagi saya dipindahkan ke kebun CRS PT Citra Riau Sarana di Pekanbaru, Riau," katanya.

Ia mengatakan Surat Keputusan pindah itu terbit pada 30 Juni 2021 dan berlaku 1 Juli 2021.

Sementara surat itu baru diterimanya pada 28 Juli 2021. Ia dipindahkan dari Asisten Afdeling PT PAN Kinali Pasaman Barat ke Asisten Afdeling kebun CRS PT Citra Riau Sarana Pekanbaru, Riau.

Padahal, menurutnya ia sudah bekerja sejak 14 Agustus 1998 dan tidak ada kesalahan. Bahkan selama satu tahun ini setiap sekali seminggu ia bekerja sampai tengah malam.

(Dodi)

Dia tidak ingin ada indikasi perusahaan ingin memberhentikan dengan cara memindahkan jauh-jauh. Jika pekerja menolak berarti mundur dan tidak ada pesangon.

"Sebelum sudah ada tiga orang dipindahkan dan yang bersangkutan tidak menerima. Akhirnya pesangon tidak menerima," katanya

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre