Breaking News

 


Dinas PMDP2KB Catat Hanya 5 BUMDes dari 43 Desa di Mentawai Beroperasi

Foto: Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Rabu, (18/08/2021).

MENTAWAI. FN- Pemerintahan Desa menjadi ujung tombak pembangunan Indonesia, khususnya di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat. 

Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya mendorong ekonomi desa dengan penyaluran Dana Desa dan program pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes). 

Tujuan BUMDes seperti dalam Permendesa PDT dan Transmigrasi nomor 4 tahun 2015 adalah, meningkatkan perekonomian desa, meningkatkan usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi desa. 

Menurut Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDP2KB), Nikolaus Sorot Ogok mengatakan dari 43 Desa dan 10 Kecamatan di Mentawai baru 5 BUMDes beroperasi. 

"Ada yang baru membentuk kelembagaannya dan juga ada yang sudah mulai berbuat atau beraktifitas," ungkap Plt. Kepala Dinas PMDP2KB itu kepada figurnews.com diruang kerjanya. Rabu, (18/08/2021). 

Disebutnya, 5 BUMDes itu antara lain BUMDes Muara Sikabaluan di Kecamatan Sikabaluan, BUMDes Sidomakmur, BUMDes Bukit Pamewa di Kecamatan Sipora Utara, BUMDes Saureinu di Kecamatan Sipora Selatan dan BUMDes Sikakap di Kecamatan Sikakap. 

Kedepan ini menjadi tugas pihaknya untuk membimbing 38 BUMDes lagi di Mentawai agar beroperasi. Sehingga mampu mengelola potensi yang ada di masing-masing desa. "Setelah kita cek BUMDes ini hanya sekedar kelembagaan saja tetapi belum berbuat apa-apa," tambahnya. 

Ia menjelaskan hal itu terjadi akibat masih lemahnya sumber daya manusia atau SDM di desa-desa tersebut. Apalagi SDM itu mesti memiliki keterampilan berwira usaha. Artinya, bukan sekedar memiliki keterampilan bekerja menjadi karyawan. 

"Mereka mesti bisa menciptakan pengahasilan, tidak hanya menunggu, maka itu menjadi PR kita bagaimana pengurus BUMDes ini bisa mengelola badan usaha di desa itu sendiri," terang Nikolaus Sorot Ogok. 

Kedepan lanjutnya, BUMDes di masing-masing desa dapat berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat. 

Dinas PMDP2KB bertekad agar pengurus BUMDes di Mentawai dapat produktif melalui berbagai bentuk pembinaan. Sehingga memiliki keterampilan dalam pengelolan keuangan di BUMDes itu sendiri. 

"Mustahil jadinya kalau pengurus tidak memahami secara teoritis, apalagi untuk prakteknya sendiri," terangnya. 

Akan tetapi sambungnya, keterbatasan anggaran di Dinas PMDP2KB membuat hal itu belum terwujud. Maka disini perlunya peranan pemerintah desa untuk memfasilatasi itu dengan cara mendatangi nara sumber dibidangnya. 

"Nanti kita arahkan anggaran seluruh desa itu untuk membuat kegiatan peningkatan kapasitas dan penguatan pengurus BUMDes di Mentawai," sambungnya. 

Kreatifitas dan inovasi BUMDes di Mentawai diharapkan dapat menyentuh langsung potensi-potensi sumber daya alam yang ada di suatu desa. Sehingga setiap potensi memiliki nilai jual. Tentunya hal itu dapat menciptakan masyarakat yang makmur dan sejahtera. (ev)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre