Breaking News

 


Danlanud Sutan Sjahrir Hadiri Kegiatan Rendang Mendunia


Padang,Figurnews.Com-
Komandan Lanud  (Danlanud)  Sutan Sjahrir Kolonel Pnb M.R.Y. Fahlefie, S. Sos., psc., yang didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 14/D.I Lanud Sutan Sjahrir, hadiri kegiatan Rendang Mendunia dalam rangka melestarikan budaya dan kearifan lokal bertempat di lapangan apel Mako Lamtamal II Padang, Sabtu (21/8/2021). 


Acara tersebut dalam rangka melestarikan budaya dan kearifan lokal Warisan Budaya “Randang” dapat ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia (Intangible Cultural Heritage UNESCO), yang mana Randang sebagai Warisan Budaya, selain dikenal secara nasional maupun internasional, juga memberikan dampak positif terhadap ekonomi rumah tangga masyarakat. 


Kegiatan yang diselenggarakan hari ini yakni (Memasak Randang secara serentak di seluruh Dunia) merupakan salah satu upaya dalam memasyarakatkan randang kepada masyarakat dunia dan memberikan penguatan terhadap nilai penting yang terkandung di dalam “Randang" sebagai warisan budaya yang perlu kita lindungi, dan dikembangkan, sehingga memberi manfaat bagi masyarakat, sekaligus langkah pewarisan kepada generasi berikutnya. 


Randang (Rendang) merupakan salah satu makanan tradisional khas Minangkabau (Sumatera Barat) yang sangat terkenal sampai ke penjuru nusantara bahkan telah dikenal diseluruh belahan dunia. 


Berdasarkan polling CNN tahun 2011 Rendang menjadi makanan terlezat di dunia. Rendang diambil dari kata Marandang, yakni suatu proses pengolahan lauk berbahan dasar santan kelapa yang dimasak sampai kandungan airnya berkurang. 

Untuk kita ketahui bersama bahwa pada tahun 2013, Randang (Karya budaya dari Provinsi Sumatera Barat) telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Indonesia (Domain Keterampilan dan Kemahiran Kerajinan Tradisional), oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 

Pada tahun 2019, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah mengusulkan Randang (Warisan Budaya Takbenda Indonesia) ke dalam/Intangible Cultural Heritage (ICF) UNESCO untuk pengusulan tahun 2021 melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan R.I. 

Untuk mendukung pengusulan Randang sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO, Pemerintah Provinsi Sumatera telah menyelenggarakan berbagai aktivitas seperti, meresmikan kampung randang di kota Payakumbuh, dan semenjak 2012 telah dilakukan berbagai kegiatan Festival Randang, mulai tingkat lokal, regional, nasional dan internasional. 

Pada Tahun 2012 Balai Pelestrarian Nilai Budaya (BPNB) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan riset/penelitian dan inventarisasi karya budaya randang serta menerbitkan buku tentang Randang (Inventarisasi Perlindungan Karya Budaya Randang Minangkabau, Warisan Leluhur yang Mendunia). 


Turut hadir pada acara tersebut, Gubernur Provinsi Sumbar, Wakil Gubernur Provinsi Sumbar, Kapolda Sumbar, Danrem 032/Wbr, Danlantamal II Padang, Walikota Padang, serta unsur Forkopimda Provinsi Sumbar lainnya. 


Selama kegiatan itu berlangsung, selalu memperhatikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.Fella

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre