Breaking News

 

 
 

 

Percepatan Vaksinasi Bakal Sasar ke Pelosok Wilayah di Kepulauan Mentawai

Foto: Meja Vaksinasi COVID-19 di Pelabuhan Tuapejat. Sabtu, (03/07/2021).

MENTAWAI. FN- Kabupaten Kepulauan Mentawai terdiri dari 4 Kepulauan di 10 Kecamatan. Tentunya perlu upaya maksimal dalam melaksanakan percepatan vaksinasi Coronovirus Disease 2019 (COVID-19) terhadap Masyarakat. 

Keempat pulau besar itu terdiri dari Siberut, Sipora, Pagai utara dan Pagai selatan. Sedangkan dari empat pulau itu tersebar 10 kecamatan yakni, Kecamatan Siberut utara, Suberut barat, Siberut tengah, Siberut barat daya, Siberut barat, Siberut selatan, Sipora utara, Sipora selatan, Sikakap, Pagai utara dan kecamatan Pagai selatan. 

Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet mengatakan, Provinsi Sumatera barat saat ini mencatat  presentase vaksinasi di kepulauan Mentawai presentase mencapai 54 persen. 

"Kita berkolaborasi dengan kepolisian dan TNI melalui pak Kapolres Mentawai dan pak Dandim 03 Mentawai serta instansi vertikal lain untuk jemput bola dalam rangka percepatan vaksinasi," ungkapnya saat melihat langsung proses gebiar vaksinasi di pelabuhan Tuapejat, Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara. Sabtu, (03/07/2021). 

Tujuan Kolaborasi itu dikatakannya untuk meningkatkan presentase vaksinasi di Mentawai. Tentunya cara jemput bola sebagai langkah yang efektif. "Masyarakat kita yang di kampung-kampung tentu sulit untuk melaksanakan vaksinasi, makanya kita mesti jemput bola dengan cara langsung menjemput dan mencari mereka," imbuhnya. 

Menurutnya, apabila presentase vaksinasi sudah tinggi, tentu kemungkinan Masyarakat terinfeksi virus korona lebih kecil. Apalagi Masyarakat telah divaksin sebanyak 2 kali masuk dalam kategori ringan. 

Pelaksanaan vaksinasi ini ditargetkannya selama 1 bulan kedepan dapat mencapai 100 persen. 

Yudas menyebutkan pada tanggal 09 Juli 2021 mendatang, Kapal KRI menyandar di Mentawai untuk membantu proses vaksinasi di setiap pulau. 

Ia menegaskan agar Masyarakat harus divaksin. Pasalnya, pada masa Pandemi COVID-19 itu adalah cara tepat dalam melindungi diri dari ancaman virus. 

"Tujuan vaksin itu agar kita tidak terkena virus korona dengan kategori tinggi, jadi ketika terkena virus kita hanya masuk dalam kategori ringan, apalagi mereka yang memiliki penyakit bawaan, ketika terkena virus itu sangat berbahaya," tutupnya. 

Ditempat yang sama, Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP. Muat mengatakan, kegiatan vaksinasi ini merupakan bentuk sinergitas Polri-TNI dan Dinas Kesehatan dalam membantu proses vaksinasi agat berjalan lancar. 

"Jadi masih ada masyarakat kita yang menelan mentah-mentah hoax, maka kita berikan arahan sekaligus melaksanakan kegiatan vaksinasi secara door to door, dan teman-teman dari Kodim secara Mobille," sebutnya. 

Ia menambahkan, pihaknya juga melaksanakan program nasional yaitu vaksinasi massal. Sekaligus perayaan hari Bhayangkara ke 75 untuk melaksanakan vaksinasi secara serentak. 

"Kita diperintahkan oleh pimpinan untuk melaksanakan vaksinasi serentak, kalau istilah kawan-kawan dari TNI adalah serbuan vaksin," tambah Kapolres. 

Dikatakannya, vaksinasi atau serbuan vaksin itu dilakukan terhadap usia 12 tahun keatas. Menurutnya, kegiatan vaksinasi ini hukumnya wajib atau mesti dilaksanakan. 

Sementara itu, Dadim 0319 Mentawai, Letkol Czi Bagus Mardyanto mengatakan program vaksinasi ini dilakukan guna mempercepat proses vaksinasi terhadap warga Mentawai. 

"Kita melihat secara geografis bahwa Mentawai merupakan wilayah kepulauan, dimana ada beberapa daerah terpencil yang sulit dijangkau, maka kita telah menyiapkan tim vaksinasi mobille," sebut Letkol Czi Bagus Mardyanto. 

Ditambahk terdapat dua kegiatan vaksinasi mobille itu yakni, menjemput dan mendatangi tempat Masyarakat tang sulit dijangkau. 

Dandim 0319 Mentawai itu menambahkan kedepan tim akan mendatangi berbagai tempat yang sulit dijangkau diantaranya, Desa Betumonga di Kecamatan Sipora Utara dan Betaet di Kecamatan Siberut Barat. 

"Ini kita lakukan menjemput dan mendatangi warga yang akan divaksin, bekerjasama dengan semua instansi TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD maupun pemerintah daerah di desa setempat," terangnya. 

Maka melalui itu pihaknya akan melaksanakan vaksinasi di Posko Pembatasan Pergerakan Kegiatan Masyarakat (PPKM) setiap desa. 

Dandim 0319 Mentawai menjelaskan, sesui surat edaran Kepala Satgas Covid-19 Nasional bahwa Warga usia 12 keatas wajib vaksin. "Ketika mereka divaksin, anti bodi atau daya tahan tubuhnya terbentuk, sehingga ketika terpapar dia telah memiliki daya tahan tubuh," tutup Letkol Czi Bagus Mardyanto. (ev)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre