Breaking News

 

 
 

 

Jamin Kualitas SDM, KKP Tuntaskan Pelatihan Perencanaan Pengelolaan KKD

Jamin Kualitas SDM,  KKP Tuntaskan Pelatihan Perencanaan Pengelolaan KKD

JAKARTA - FIGURNEWS.COM- (19/7) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) mengadakan Penutupan Pelatihan Perencanaan Pengelolaan Kawasan Konservasi Daerah bagi Pengelola Kawasan Konservasi Daerah pada 16 Juli 2021.

Pelatihan yang berjalan selama 7-15 Juli 2021 ini ditujukan guna menyiapkan pengelola kawasan konservasi yang kompeten di berbagai bidang dan disiplin ilmu terkait. Melalui kerja sama dengan Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut (KKHL) serta Yayasan WWF Indonesia, kegiatan pelatihan ini telah dihadiri oleh sebanyak 58 peserta yang berasal dari Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, serta mitra konservasi terkait.

Ditemui secara terpisah, Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) Sjarief Widjaja menyebut, Pemerintah Indonesia telah menetapkan target terwujudnya 30 juta hektare kawasan konservasi perairan yang dikelola secara efektif pada tahun 2030. 

“Target ini memerlukan paling sedikit _supporting_ 2.400 tenaga kerja yang kompeten, mulai dari tenaga kerja pengelolaan kawasan konservasi perairan, pengelolaan perikanan serta kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil, sampai dengan tenaga kerja yang berkaitan dengan industri pariwisata, perikanan dan kegiatan produktif lainnya. Untuk itu, pelatihan ini digelar guna memenuhi kebutuhan tenaga pengelola wilayah konservasi yang kompeten,” pungkasnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Puslatluh KP) Lilly Aprilya Pregiwati menyatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta pelatihan, yang merupakan Unit Pengelola Teknis (UPT) Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) dari dinas terkait. Sasaran peserta tersebut didasari oleh tugas dan fungsinya, yang perlu distandarisasi sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 9 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Kerja Khusus (SK3) Perencanaan Kawasan Konservasi Perairan. 

Lilly menyampaikan, terlaksananya pelatihan bagi Unit Pengelola Kawasan Konservasi dan Dinas terkait yang bergerak di bidang perencanaan pengelolaan kawasan konservasi daerah, merupakan strategi penyiapan SDM kompeten dalam menyusun rencana pengelolaan kawasan konservasi, khususnya jenjang Teknisi level 5. “Kegiatan perencanaan memberikan kontribusi penting dalam rangka mewujudkan pengelolaan kawasan konservasi perairan yang efektif, sehingga tujuan pembentukan kawasan konservasi perairan dapat dicapai,” terangnya.

Untuk itu pelatihan ini menghadirkan tiga fasilitator dari berbagai bidang ilmu terkait pengelolaan kawasan konservasi, yakni Frajaya Ranto Dame dari Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BP3) Ambon; Basuki Rachmat dari Politeknik Ahli Usaha Perikanan (Poltek AUP); serta Agus Widayanto dari Direktorat KKHL. 

MPA and Marine Endangered Species National Coordinator_ WWF Indonesia, Joni Trio menyatakan bahwa seluruh peserta latih yang terdiri dari 35 peserta pada level Pelaksana dan 23 peserta pada level Teknisi akan melanjutkan jenjang pelatihan ke tahap uji kompetensi. Dia pun menyampaikan rasa syukur atas pelatihan yang telah berjalan dengan baik, walaupun setengah panitia tidak dapat mengikuti kegiatan lantaran isolasi mandiri atas Covid-19. 

Uji kompetensi sebagai lanjutan kegiatan yang akan ditempuh peserta pun telah terverifikasi oleh Lembaga Sertifikasi dan Profisiensi (LSP) Kelautan dengan menyesuaikan standar dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Melalui rangkaian pelatihan dan uji kompetensi, peserta pelatihan akan mendapatkan keluaran berupa sertifikat profisiensi yang memperkuat dan menjamin kerja pelaku utama pengelola kawasan konservasi di lapangan. 

Dalam kegiatan penutupan pelatihan, peserta turut dibekali penjelasan mengenai proses uji kompetensi yang akan dijalaninya. Penjelasan ini disampaikan oleh Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Kelautan, Fedi Sondita dan Manager Sertifikasi LSP Kelautan, M. Farkan.

Mengapresiasi hadirnya pelatihan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat, Herti Herawati mengungkapkan keinginan agar pelatihan lainnya yang menunjang pengelolaan kawasan konservasi dapat diadakan di daerahnya. Hal ini karena Provinsi Kalimantan Barat memiliki sejumlah kawasan konservasi yang telah masuk kedalam tahap pengelolaan.

 “Pihak kami belum banyak tahu masalah _grade assessment_ dari kawasan konservasi perairan, jadi belum mengetahui kawasan konservasi yang dikelola ini sudah di level apa dan penanganan khususnya seperti apa. Akan baik sekali bila pendalaman tentang hal ini bisa diberikan kepada kami,” ucapnya.

Pelatihan pun menuai respon baik dari sejumlah peserta. Dicky, seorang peserta dari Dinas Kelautan dan Perikanan Nusa Tenggara Timur, menyebut bahwa banyak sekali informasi mengenai dinamika pengelolaan kawasan konservasi yang didapatkan selama pelatihan. “Banyak disampaikan sisi baru yang mungkin luput dari perhatian kami,” ungkapnya.

“Penyampaian oleh para _trainer_ dan bahan ajar yang diberikan dibuat dengan sangat menarik, sehingga modul tebal yang kami terima tidak terasa seperti beban dan dapat dipahami dengan mudah,” tambah Dicky.

Pelatihan pun dinilai bermanfaat sebagai wadah bagi peserta untuk saling bertukar pikiran dengan Pengelola Kawasan Konservasi Daerah lainnya. “Pelatihan ini sangat membuka wawasan kami yang selama ini, dalam mengelola kawasan konservasi, masih sedikit ilmu yang kami punya. Kami banyak bertemu teman-teman dari kawasan lain di Indonesia, jadi bisa _sharing_ seperti berada di satu ruangan yang sama,” tutur salah satu peserta dari Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Rahima Khairi.

Ke depan, KKP akan senantiasa berupaya dalam mengatasi berbagai keterbatasan Unit Pengelola Konservasi di berbagai daerah, utamanya keterbatasan kompetensi melalui ragam rangkaian kegiatan pelatihan dan uji kompetensi.

HUMAS BRSDM.

(DP)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre