Breaking News

 


Diduga Adanya Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Oleh SPBU 44.513.14 Weleri


Jateng-figurnews.com

Kendal: SPBU 44.513.14 jalan Alteri Weleri,danya kegiatan setiap hari di waktu malam hari , Diduga melakukan  penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar, dengan mengisi Solar ke Truk kerodong yang sudah dimodifikasi.selasa (20/07/2021) . 

Dari Tim wartawan menemukan sebuah truk kerodong  yang sedang melakukan pengisian BBM Solar subsidi hingga 2 JT , Sementara untuk standar pengisian dengan ukuran truck engkel sebesar rp 500 rb saja sudah penuh.

Dari keterangan  sopir  Armada truk modifikasi kerodong untuk mengisi BBM yaitu dengan cara ngangsu di SPBU - SPBU di wilayah kabupaten Kendal.

Untuk pengisian ini pihak mandor SPBU mengetahui dan berjalan sudah beberapa bulan, saat ini saya baru mengisi BBM Subsidi Solar 2 jutaan di SPBU 44.513.14 jalan Alteri Weleri , setiap pembelian nominal 1jt kita memberikan uang tipe ke operator, "terang sopir Truk kepada tim wartawan Jateng.

Hal ini juga dibenarkan operator SPBU berinisial ND  mengatakan " bahwa adanya kegiatan pengisian BBM subsidi Solar ke Armada truk engkel modifikasi kerodong ini diketahui oleh mandor. Jika tidak mengetahui kami tidak berani melakukan pengisian BBM subsidi Solar yang melebihi batas maksimal ke truk modifikasi kerodong hingga 2 jutaan, "ucapnya

Saat dikonfirmasi ke mandor SPBU inisial AD lewat sambungan telpon dan pesan WhatsApp, namun pihak mandor hanya membaca pesan tapi tidak menjawab apapun.

 Subkhan selaku pengawas SPBU menyampaikan "  bahwa kegiatan pengisian tersebut dari pihak management tidak memperbolehkan atau memberikan ijin kepada operator yang melakukan pengisian BBM subsidi Solar ke Armada truk engkel modifikasi kerodong, "ujarnya.

Subkhan juga menjelaskan bahwa setiap karyawan sudah menandatangani surat pernyataan tidak melayani penjualan BBM Subsidi Solar kepada armada Truk Engkel modifikasi kerodong (pengangsu solar), "jelasnya.

Saat dikonfirmasi lewat sambungan Watssap pihak Pertamina, Cevin akan melakukan koordinasi dengan tim lapangan untuk memastikan dan menindak tegas SPBU yang diduga melakukan tindakan pengisian BBM subsidi Solar ke Armada truk engkel modifikasi kerodong

"Larangan masyarakat tidak boleh membeli BBM jenis apa pun untuk dijual kembali sudah diatur oleh undang-undang no 22 tahun 2001 tentang migas.Dan bagi  SPBU yang membantu memperjualbelikan kembali BBM tersebut, melanggar aturan niaga BBM, pasal 53 UU Nomor 22 tahun 2001 tentang Migas dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara, dan denda maksimal Rp 30 M

Tim Wartawan Jateng/gn

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre