Breaking News

 


Atensi Instruksi Kejagung, Kejaksaan Negeri Pasbar Sidak Kebutuhan obat RSUD dan Dinkes


 Pasaman Barat, Figurnews.com

Menindaklanjuti (atensi) instruksi dari Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin yang menginstruksikan jajaran Kejaksaan di daerah untuk memastikan ketersediaan dan kestabilan harga obat, alat kesehatan, dan oksigen medis yang tengah dibutuhkan masyarakat di saat pandemi Covid-19.


Kejaksaan Negeri Pasaman Barat (Kejari Pasbar), Sumatera Barat (Sumbar) meninjau langsung pelayan kesehatan RSUD Pasan barat di Jambak dan Dinas Kesehatan Pasbar untuk memastikan ketersediaan obat dan oksigen penanganan pasien COVID-19, pada Rabu (28/7).


Sesuai arahan pimpinan Kajagung dan Kajati kita ingin memastikan obat dan oksigen kebutuhan pasien COVID-19 tersedia," kata Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, Ginanjar Cahya Permana di Simpang Empat, Rabu


Peninjauan pertama kali ini bentuk peran aktif dalam mengakselerasi program vaksinasi nasional untuk mewujudkan kekebalan kelompok (herd immunity).


Menurutnya pihaknya ingin mengetahui kondisi real ketersediaan obat dan oksigen agar pasien COVID-19 tidak terlantar.


Selain itu, Ginanjar tekankan tidak ada mafia pengadaan obat dan oksigen, agar tidak memainkan sehingga stok ketersediaan obat itu seolah-olah tidak ada.


Menurut Ginanjar, sesuai tema Hari Bhakti Adhyaksa ke 61, yakni "Terus Bergerak dan Berkarya” menginginkan Korps Adhyaksa, khususnya dalam mendukung dan memastikan setiap kebijakan Pemerintah sebagai upaya percepatan penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional


"Kita harus memiliki kepedulian serta inisiatif untuk terlibat dalam setiap kegiatan yang dilakukan bersama-sama dengan Pemerintah Daerah, Forkompinda Pasbar," ujar Ginanjar.


Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Jon Hardi menyampaikan hingga saat ini stok obat dan oksigen masih mencukupi meskipun kasus positif di daerah itu terus bertambah.


Menurut Jhon Hardi, ketersediaan oksigen sejauh ini tidak ada kendala. Untuk antisipasi pihaknya memiliki produksi sendiri dengan ukuran tabung besar dan kecil serta oksigen mobile.


"Minimal dua tabung oksigen tersedia di setiap puskesmas yang ada. Selain itu untuk obat antivirus dan vitamin juga tidak ada kendala karena setiap permintaan ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar selalu dipenuhi," sebutnya.


Lebih lanjut, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Pasaman Barat, Rahayu Lestari mengatakan ketersediaan oksigen dan obat hinga Desember 2021 tersedia.


Ia menyebutkan selain obat antivirus diperoleh dari Dinas Kesehatan Sumbar pihaknya juga menyediakan obat vitamin dari anggaran RSUD.


"Ketersediaan oksigen juga kita kerja samakan dengan pihak ketiga. Saat ini stok oksigen perbulan bisa kita sediakan 660 tabung. Sementara kebutuhan saat ini 100 tabung perhari," katanya.


Sedangkan untuk obat COVID-19 masih tersedia dari Dinas Kesehatan. Jika nanti stok terbatas maka akan dilakukan kerjasama dengan penyedia pihak ketiga.


Berdasarkan data Selasa (27/7) total kasus COVID-19 mencapai 1.525, sembuh 1.076, meninggal dunia 86 orang dan dikarantina atau dirawat 363 orang. 


(Dodi Ifanda)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre