Breaking News

 


218 Da'i Nagari di Pasaman Barat Akan Segera Diumumkan, Berikut Tugas dan Fungsinya

 

Hendrizal Kabag Kesra Pemkab Pasaman Barat, Sedang Seleksi Pemilihan Da'i Nagari

Simpang Empat, Figurnews.com--Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Pemkab Pasaman Barat Hendrizal S.Ag menyampaikan saat ini Panitia pemilihan Dai Nagari sedang melaksanakan penilaian Dai Nagari dan segera diumumkan serta tupoksi tugas dan fungsi Da'i Nagari.

"Saat ini kita sedang menyeleksi da'i nagari yang akan ditempatkan di nagari yang ada. Dari 251 yang ikut tes akan diambil 218 orang," katanya Hendrizal,SAg di Simpang Empat, Rabu.

Ia menyebutkan tugas da'i nagari itu sebagai koordinator kegiatan keagamaan pada setiap nagari dan kecamatan.

Sementara waktu pihaknya akan memberdayakan guru agama yang ada selain nanti juga memfungsikan da'i nagari (desa) atau penyuluh agama yang ada.

Mulai melakukan pembinaan kepada TPA/MDA, pondok tahfiz dan pondok Quran, wirid yasin dan kegiatan perayaan hari besar Islam, koordinator pembinaan keagamaan di nagari dan kegiatan keagamaan lainnya.

Dai Nagari yang di uji tersebut, lanjut Hendrizal, adalah berdasarkan rekomendasi yang diajukan oleh wali nagari.

"Penilaian pertama Dai Nagari diuji terkait dengan khutbah Jum'at atau sebagai khatib Jumat. Kedua Dai Nagari akan diuji tentang pemahaman penyelenggaraan jenazah. Ketiga Dai Nagari akan diuji tentang bacaan Alquran, karena Dai Nagari juga sebagai koordinator MDA ataupun TPA di wilayah masing-masing. Ke empat Dai Nagari akan diuji tentang sholat dan seluk-beluknya. Itu lah materi ujian yang kita uji kepada calon Dai Nagari,"ujar Hendrizal.


Hendrizal menjelaskan untuk menjadi seorang da'i nagari itu setiap peserta seleksi harus mampu menguasai beberapa materi seperti khutbah, baca quran, imam salat dan salat jenazah serta pelaksanaan fardu kifayah.

"Apabila materi tersebut tidak dikuasai oleh peserta seleksi, tentu penilaian dari panitia ada," jelasnya.

"Hal inilah yang kami harapkan nantinya kerjasama dari da'i nagari. Sementara untuk kesejahteraan para da'i ini diberikan honor sebesar Rp850 ribu, namun kedepan rencananya akan ditambah," ujarnya

"Rencananya pada tahun 2022 nanti akan dibangun pondok tahfiz dengan anggaran sebesar Rp500 juta yang rencananya sekitar lima unit pondok tahfiz se-Pasaman Barat dan itu akan dilakukan secara berkelanjutan," sebutnya.

Dari data yang diperolehnya, ada sekitar 200 MDA TPA yang tidak aktif, penyebab belum tersedia guru. Untuk mendukung visi misi magrib mengaji, gemar membaca Alquran.

Pada 2020 pembangunan pondok tahfidz 500 juta , akan dibangun setiap kecamatan secara bertahap .

Ia mengatakan tidak aktifnya TPA/MDA itu disebabkan terbatasnya guru agama yang ada di daerah itu

Sebanyak 55 Taman Pendidikan Al-Quran/Madrasah Diniyah Al-Quran (TPA/MDA) tidak aktif di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar).

"Dari 432 total TPA/MDA yang aktif 377 dan tidak aktif 55," kata 

Sedangkan untuk jumlah pondok tahfiz ada sebanyak 13 unit dan pondok quran sebanyak 19 unit. Sementara jumlah masjid sebanyak 483 unit dan musala 735 unit.

"Melalui media ini,  Kita juga menyampaikan himbauan sesuai surat edaran bupati Pasbar Maghrib mengaji. Kepada masyarakat untuk dapat mengajak anak-anak mengaji pada bakhda sholat Maghrib dan gemar membaca Alquran, kepada orang tua dirumah harap mematikan televisi saat waktu tersebut," harapnya.

(Dodi Ifanda)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre