Breaking News

 


Baru 3 Bulan Jabat PLT, Kinerja Kadis Pariwisata Pasbar Dievaluasi Komisi III DPRD Pasbar dan Pegiat Wisata


Pasaman Barat, Figurnews.com

Sejumlah pemuda harapan bangsa yang tergabung pegiat wisata Pasaman Barat menyampaikan aspirasi atau saran kepada Kadis Pariwisata Pasaman Barat,Devi Irawan. Hal itu bermanfaat untuk pembangunan dan pengelolaan wisata di bumi Tuah Basamo tersebut.

Berbagai kritik saran dan curahan hati pegiat wisata tersebut dilontarkan kepada Kadis Pariwisata Pasbar disamping Ketua Komisi III DPRD Pasaman Barat (Pasbar) Baharuddin R diruangan rapat Komisi 3 DPRD Pasaman Barat, Senin (28/6/2021).

Salah seorang pegiat pariwisata Eko Darmawan berharap Dinas Pariwisata punya komitmen untuk memajukan pariwisata di Pasaman Barat kedepannya.

"Wisatawan sudah banyak ingin berkunjung ke Pasaman Barat, tapi kita belum memiliki regulasi yang menyebabkan tour dan travel tidak berani masuk ke Pasaman Barat," sebutnya.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat Devi Irawan menyampaikan terima kasih atas masukkan dari penggiat pariwisata untuk kemajuan pariwisata Pasaman Barat.

Ia mengaku SDM aparatur pada Dinas Pariwisata Pasaman Barat memang sangat jauh dari yang diharapkan. Disamping itu ia mengatakan pihaknya tak bisa berbuat banyak dalam masa pandemi COVID-19.

"Karena situasi pandemi Covid-19 sekarang, kita tidak bisa berbuat banyak untuk melaksanakan rencana induk pembangunan pariwisata. Terima kasih atas suport rekan-rekan penggiat pariwisata Pasaman Barat," kata Devi Irawan.

Sejauh ini dijelaskan Devi, destinasi wisata belum bisa diharapkan dalam pemasukan PAD Pasaman Barat. Untuk itu ia meminta untuk rekan pegiat pariwisata memberikan gambaran sehingga pihak nta tau apa yang harus dikerjakan.

"Inti nya pemerintah daerah tak punya destinasi khusus yang bisa menghasilkan PAD. Saya akui PAD dari pariwisata semua nya nol, tidak ada, semua nya nol," jelasnya dihadapan puluhan para pegiat wisata.

Selain itu ia menerangkan personil pada dinas yang dipimpinnya tidak seberapa untuk bisa kelapangan. Untuk itu ia meminta rekan pegiat pariwisata memberikan gambaran agar bisa jadi acuan dalam bekerja pada dinas nya.

"Kami mohon diajak dan kami akan mendukung segala kegiatan. Saya juga akan konsultasikan hal ini dengan bapak bupati selepas acara ini nanti nya," terangnya.

Lebih lanjut, Devi mengatakan bahwasanya dirinya baru 3 bulan di Pariwisata, belum pantas untuk dievaluasi.

"Kita sudah siapkan perencanaan pengembangan destinasi wisata di Pasbar, wisata murah tidak jauh dari pusat kota, taman median jalur mahoni, taman kota pusat kuliner, destinasi wisata sipagogo, dermaga wisata Air bangis, mulai dari DED sampai pada video animasi, tinggal laksanakan, saya mendukung Geopark, tapi dilaksanakan sesuai aturan dikerjakan oleh rekanan yg profesional dan kwalivied," urainya.

"Jangan disuruh kami bekerja tidak sesuai tufoksi, dituntut ke kita untuk mengerjakan bukan tugas kita itu salah, PAD perlu tapi utamakan PDRB, kepada penggiat berikan masukan kepada kami dan saling kerja sama, menata pariwisata perlu waktu dan dan tidak bisa bim salabim," katanya.

"Dipariwisata ada 4 bidang, dan jelas kerja masing2, Utamakan wisata minat massal dan jangan minat khusus kita butuh orang banyak". Sebut Devi.

Lebih mencengangkan, menyebutkan Dinas Pariwisata Pasbar tidak bisa mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan baik.

Hal itu dikatakan Baharuddin R saat melakukan dengar pendapat dengan puluhan pegiat pariwisata di Gedung Parlemen Padang Tujuh, Senin (28/6/2021). Acara tersebut turut dihadiri Plt Kadis Pariwisata Pasbar Defi Irawan.

"Saya sangat prihatin dengan kinerja Dinas Pariwisata Pasbar dalam mengelola pariwisata, PAD yang dihasilkan nol besar, kecuali hanya pemasukkan dari penyewaan baju adat," kata mantan Bupati Pasaman Barat periode 2010-2015 itu.

Ia menilai Dinas Pariwisata Pasbar kurang inovatif dalam mengembangkan pariwisata di daerah itu. Untuk itu ia menegaskan demi kemajuan pariwisata di Pasaman Barat harus didukung sumber daya manusia yang berkompeten.

"Tipe potensi pariwisata kita saya dengar sama dengan Bali, tapi pengelolaan sangat memprihatinkan. Bagi saya ini sama dengan mancabiak baju didado, malu kita bersama, tapi apa boleh buat," ungkapnya.

Dia berkomitmen memajukan pariwisata Pasaman Barat, tetapi tentu di dukung sumber daya manusia pada dinas tersebut untuk memajukan pariwisata.

"Saya siap memberikan dana Pokir (pokok pikiran) saya untuk kemajuan pariwisata, Pasaman Barat," tegasnya.

#. (Dodi Ifanda)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre