Breaking News

loading...


Kementerian Agama RI Keluarkan Surat edaran Tentang Panduan Ramadhan dan Idhul Fitri Tahun 1442H/2021


Tanah Datar, Figurnews.com

Kementerian Agama sebagai instansi pemerintah yang memiliki kewenangan menangani urusan keagamaan perlu mengeluarkan surat edaran ini sebagai acuan bagi instansi pemerintah, pengurus/pengelola rumah ibadah dan masyarakat luas.

Berikut Butiran Surat Edaran Tersebut, Yang ditandatangani Oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas (5/4/2021).

1. Umat Islam kecuali yang sakit atau atas alasan syar'i lainnya yang dapat dibenarkan, wajib menjalankan ibadah puasa Ramadhan sesuai hukum syar'iah dan tata cara ibadah yang ditentukan agama.

2. Sahur dan buka puasa dianjurkan dilakukan RI dumah masing-masing bersama keluarga inti.

3. Dalam hal kegiatan buka puasa bersama tetap dilaksanakan harus mematuhi pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas ruangan dan menghindari kerumunan.

4. Pengurus Masjid/mushalla dapat menyelenggarakan kegiatan ibadah antara lain; a. Shalat fardhu lima waktu, shalat tarawih dan witir, tadarus Alquran dan i'tikaf dengan pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas Masjid/mushalla dengan menerapkan protokol kesehatan secata ketat, menjaga jarak aman 1 meter antarjamaah, dan setiap jamaah membawa sajadah/mukena masing-masing.

b. Pengajian/ceramah/tausyiyah/kultum Ramadhan dan kuliah subuh paling lama dengan durasi 15 (lima belas) menit. c. Peringatan Nuzulul Quran di Masjid/mushalla dilaksanakan dengan pembatasan jumlah audiens paling banyak 50% dari kapasitas ruangan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

5. Pengurus dan pengelola masjid/mushalla sebagaimana angka 4 wajib menunjuk petugas yang memastikan penerapan protokol kesehatan dan mengumumkan kepada seluruh jamaah seperti melakukan diaenfektan secara teratur, menyediakan sarana cuci tangan dipintu masuk masjid/mushalla, menggunakan masker, menjaga jarak aman, dan setiap jamaah membawa sajadah/mukena masing-masing.

6. Peringatan Nuzulul Qur'an yang diadakan didalam maupun diluar gedung wajib memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dan jumlah audiens paling banyak 50% dari kapasitas tempat/lapangan.

7. Vaksinasi COVID-19 dapat dilakukan dibulan Ramadhan berpedoman kepada fatwa MUI No.13 tahun 2021 tentang hukum Vaksinasi COVID-19 saat berpuasa dan hasil ketetapan ormas lainnya.

8. Kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat, infak dan shadaqah (ZIS) serta zakat fitrah oleh BAZNAS dan lembaga Amil Zakat dengan memperhatikan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan massa.

9. Dalam penyelenggaraan ibadah dan dakwah dibulan Ramadhan segenap umat Islam dan para mubaligh/penceramah agama agar menjaga ukhuwah islamiyah, ukhuwah Wathaniyah dan ukhuwah bashariyah serta tidak mempertentangkan masalah khilafiyah yang dapat mengganggu persatuan umat.

10. Para mubaligh/penceramah agama diharapkan berperan memperkuat nilai-nilai keimanan, ketakwaan, Akhlaqul Karimah, kemashlahatan, dan nilai-nilai kebangsaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui bahasa dakwah yang tepat dan bijak sesuai tuntunan Alquran dan As-Sunnah

11. Shalat Idhul Fitri 1 Syawal 1442H/2021 dapat dilaksanakan di masjid atau dilapangan  terbuka dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat, kecuali jika perkembangan COVID-19  semakin negatif (mengalami peningkatan) berdasarkan pengumuman Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 untuk seluruh wilayah negeri atau pemerintah daerah didaerahnya masing-masing. (SUTAN)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre