Breaking News

loading...


Puluhan Milyar , Uang Warga Kecamatan Keluang Raib Disengat Lebah Madu Klanceng


MUBA , FIGURNEWS.COM -- Pasca kaburnya ketua koperasi Niaga Mandiri Sejahtera Indonesia (NMSI) Christian Anton Hadrianto pada beberapa pekan yang lalu, dengan menggondol uang Milik Mitranya puluhan Milyar rupiah, timbul gejolak kemarahan para Mitra lebah madu klanceng   tepatnya di  wilayah Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyuasin.

Ratusan warga Kecatan Keluang yang tergiur dengan iming-iming keuntungan besar oleh salah satu Agen lebah madu klanceng (Koperasi NMSI) wilayah Kecamatan Keluang Mulyadi yang juga sebagai ketua MWC.NU Kecamatan Keluang.

Dengan Sistem jual beli madu lebah klanceng melaui pola Kemitraan dengan cara Setiap mitra yang gabung harus membeli kotak yang berisi Koloni lebah Lanceng dengan Harga per kotak Rp.1,3juta dan 3 bulan kemudian pihak Koperasi NMSI akan memanen lebah madu tersebut dan membeli kembali kotak tersebut dengan harga 1,6juta pee kotaknya. Maka para mitranya akan mendapat Laba 300 perkotaknya.

Hal ini yang membuat ratusan warga Kecamatan Keluang tergiyur dan berbondong-bondong ikut menjadi mitra Kop.NMSI tanpa pikir panjang lagi. Bahkan ada salah satu warga yang menanamkan modalnya untuk ikut mencapai 1,2 milyar dan  Parahnya lagi, Rata rata  modal tersebut  mereka   pinjam dari Bank. 

Alhasil, belum jadi untung, justru sekarang aset mereka yang menjadi jaminan di Bank, terancam disita Bank jika mereka tidak bisa membayar Angsuran per bulannya.

Rabu 24 Maret 2021 Sekira pukul 09.00 Wib, Mediasi terkait investasi bodong Kop.NMSI tersebut Digelar di balai Desa Karya Maju Kecamatan Keluang dengan menghadirkan Mulyadi selaku Agen kop.NMSI, untuk bisa memberikan keterangan dan pertanggungjawaban kepada para mitranya yang sudah dirugikan  hingga milyaran rupiah.

Mulyadi yang Hadir didampingi pengacaranya mendapat pengawalan ketat dari pihak Polsek Keluang, hal itu untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, dikarenakan Ratusan Mitra NMSI sudah terbakar emosi sebelum Mediasi tersebut dimulai.

Dalam agenda mediasi tersebut, Ratusan Mitra kop.NMSI menuntut Pak Mulyadi selaku Agen NMSI agar bisa bertanggung jawab atas Raibnya uang milyaran rupiah milik mereka dan segera mengembalikan uang mereka.

Kapolsek Keluang IPTU. Dwi Rio Andrian.Sik yang langsung Hadir dalam mediasi tersebut, berusaha menenangkan kemarahan Warga yang tertipu.

"Pesan saya, Silahkan sampaikan semua unek-unek Bpk/ibu smua, keinginannya, silahkan sampaikan, tapi ingat jangan Anarkis, jika itu terjadi maka berurusan dengan hukum. dan kami polisi diposisi netral. "Tegas Dwi Rio.

Senada kata Kapolsek, Kades Karya maju. Yas Budaya pun berpesan, "Saya selaku pemdes cuma memfasilitasi saja, karna ini menyangkut orang banyak dan uang banyak juga. "kata Yas.

"tidak ada masalah yang tak dapat diselesaikan, tapi pakai hati dan pikiran yang dingin, jangan sampai main hakim sendiri. silahkan sampaikan apa yang menjadi keinginan bpk/ibu sekalian kepada pak Mulyadi. "Pesan kades.

Sementara itu mewakili dari Para Mitra NMSI yang tertipu Junaidi, Swandi,Yunanto,Iwan dengan tegas menyampaikan semua tuntutan mereka kepada Mulyadi.

"Kami semua sudah cukup sabar menunggu nunggu kepastian yang belum jelas ini. Bagaimana Nasib kami, uang kami puluhan Milyar itu dan Pak Mul harus bertanggung jawab, karena kami ikut jadi Mitra NMSI ini taunya sama pak Mul, kami nyetorkan uangnya pun ke pak Mul. "Jadi kalau sekarang Bos pak Mul kabur, Kami tidak tahu menahu, dan itu bukan urusan kami, karena kami taunya cuma sama pak Mul. "Teriak mereka.

"Kami minta seluruh Aset pak Mul yang bergerak maupun yang tak bergerak dijadikan jaminan ke kami sebelum pak Mul bisa mengembalikan semua uang kami. Dan kami kasih tempo 3 bulan kepada pak Mul untuk segera menyelesaikan hal ini, jika sampai 3 bulan pak Mul tidak bisa menyelesaikan hal ini, maka Semua Aset pak Mul akan kami Sita, dan kami bagi. "tambah mereka.

Menjawab semua permintaan para mitra yang tertipu, Mulyadi dengan didampingi Pengacaranya dan diketahui oleh Kapolsek Keluang dan kades karya maju beliau dengan Legowo menyanggupi semua permintaan para mitranya dan dituangkan dalam sebuah surat pernyataan di atas materai dengan salah satu poinnya sebagai berikut , Mulyadi bersedia mengembalikan uang Mitranya minimal 50% dari modal awal nasabah. dan bersedia Aset menjadi jaminan untuk Mitranya.

Selanjutnya Mulyadi juga bersedia jika dalam tempo waktu 3 bulan tidak bisa menyelesaikan hal tersebut, maka Aset beliau akan jadi milik para mitranya.

Setelah berjalan cukup Ulet dan sedikit keras, Akhirnya mediasi tersebut menemukan kata sepakat dari kedua belah pihak. dan acara tersebut berjalan lancar tanpa ada kekerasan dan Anarkis.   

Sumber berita : ( Dirman)

Editor posting Darmanto

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre