Breaking News

loading...


Pelaksanaan Eksekusi Lahan Sengketa Di Solok Berlangsung Dramatis dan Miris

Solok, Figurnews.com

Pelaksanan  eksekusi obyek perkara putusan perdata no 14/PDT,G/2014/PN.KBR.oleh Pengadilan Negeri (PN) Koto Baru Kabupaten Solok Sumatera Barat. Sumbar.(17/03/2021). Berlangsung dramatis dan miris.

Turut hadir dalam pelaksanan eksekusi lahan tersebut , Kapolres Solok Kota AKBP. FERRY SUWANDI. S.I.K.Panitera Pengadilan Koto Baru.Kuasa hukum Penggugat dan penggugat, Camat Bukit Sundi H.N.EFIYARDI dan PJ Wali Nagari Kinari ZULFADLI.
Eksekusi itu dilaksanakan oleh PN Koto Baru Kabupaten Solok Sumbar atas permohonan H, Basri DT, Sati .DKK.Jorong Bungo Harum, Kenagarian Kinari ,Kecamatan Bukit Sundi ,Kabupaten Solok.melawan Jizar DT Rajo Mido. DKK.Jorong Sawah Sundi Kenagarian Kinari Kecamatan Bukit Sundi Kabupaten Solok , sangat mengiris hati.

Keluarga Jizar Dt, Rajo Mudo menghadang ratusan personil Kepolisian Resort (Polres) Solok Kota yang hendak mengamankan proses eksekusi itu. Dari pantauan Figur.News di lokasi eksekusi juga sempat terjadi bentrokan antara keluarga tergugat dengan pihak kepolisian. Dikabarkan 8 orang di amankan pihak kepolisian karena menghalangi-halangi dan melakukan perlawanan kepada pihak kepolisian untuk melakukan pengosongan lahan oleh pihak pemenang .

Saat didekati Figur News, keluarga  menyebutkan bagaimana hukum ini, tajam ke bawah tumpul ke atas, bagaimana pemerintah ini. Bapak Jokowi Bapak Presiden hak kami dirampas.

“Sudah puluhan tahun kami menguasai, sekarang tanaman kami diambil, Rumah kami di robohkan Bapak Jokowi tolonglah rakyat kecil ini pak Jokowi, makan kami dari sana Pak Jokowi,” katanya memohon pada Presiden Indonesia Jokowi dan pada pimpinan daerah Bapak Bupati dan Bapak Gubernur Sumbar.

“Bapak yang kami pilih tolonglah, kehidupan kami dari sini semuanya, bapak tolong kami pak, dengar aspirasi rakyat kecil,” sebutnya.

Sementara itu kuasa hukum H,Basri Dt,Sati ,DKK, Yendrizal ,SH dan Yusmanita ,SH pada Figur News, usai eksekusi menyebutkan bahwa perkara awal pada tahun 2014, kemudian lanjut ke Pengadilan Tinggi (PT) seterusnya terakhir Mahkamah Agung (MA) pada tahun 2018 sekaligus pengajuan Peninjauan Kembali (PK).

“Sebelum PK kami juga sudah mengajukan eksekusi, karena terhalang oleh PK dan covid 19 makanya eksekusi ini di undur. Karena pergantian ketua pengadilan dan Covid-19 maka eksekusi ini baru hari ini terlaksana,” kata Yendrizal,SH.

Dan terkait hak-hak 32 orang pengelola lahan, Yandrizal mengatakan bahwa semuanya adalah pihak tergugat semua. Dimana mereka itu mengontrak dengan Jizar Rajo Mudo (Pihak tergugat), artinya selaku penggarap atau pihak pengelola adalah pihak yang kalah, sama posisinya dengan Jizar Rajo Mudo.

“Jadi tidak ada haknya lagi di sini, karena semua perjanjiannya dibatalkan dan penguasaannya kita sahkan. Makanya dilakukan eksekusi hari ini karena tidak adanya hak mereka lagi. Waktu sidang, ke 32 orang itu semua juga memakai jasa pengacara NOFIARDI, SH.bahkan sampai ke MA kuasa hukum mereka ada,” ungkapnya.

Kami selaku kuasa hukum dari H.Basri DT.Sati .DKK (Pemenang Perkara), dijelaskannya, dimana eksekusi ini sekian lama terundur yang juga telah dikoordinasikan melalui pihak Polres Solok Kota sekira setahun yang lalu. Kami telah menunggu, jika ada itikad  baik dari 32 orang penggarap lahan untuk mencari jalan terbaiknya , namun sampai sekarang kita selalu kuasa hukum dan penggugat pun tidak pernah didatangi oleh pihak tergugat, (32 orang) tersebut.

Senada, Yusmanita ,SH juga menyebutkan pada saat pihak Polres Solok Kota berkoordinasi dengan ke 32 orang penggarap lahan itu (Tergugat), jika ada itikad baik masing-masing, kami telah mempersilahkan untuk menemui pihak pemenang perkara ataupun kuasanya. Tapi sampai terlaksananya eksekusi, itu tak pernah terjadi. (Ayu)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre