Breaking News

loading...


Ikan Bilih Singkarak Komoditi Andalan Tanah Datar Yang Perlu Dijaga Kelestariannya


Singkarak, Figurnews.com

Perkembangan ikan bilih danau Singkarak saat ini tengah mengalami penurunan populasi. Keadaan ini tentu berimbas kepada perekonomian terutama masyarakat setempat.

Menurut Wakil Bupati Richi Aprian, hal ini perlu jadi perhatian dan dicari solusinya. Salah satunya dengan cara mengatur penggunaan Keramba Jaring Apung.

“Populasi dan kelestarian ikan bilih harus kita jaga,” kata Wabup Richi Aprian, Rabu (24/3/2021).

Pengaturan Keramba Jaring Apung ini kata Wabup, tentunya harus disertai solusi terbaik untuk masyarakat nelayan.

“Kita sebelumnya tentu harus mengkaji dan menyusun langkah-langkah agar selepas pengaturan KJA, masyarakat memilki mata pencaharian lain, sehingganya secara bertahap KJA berkurang dan populasi ikan bilih kembali lestari,” kata Richi.

Wabup mencontohkan, Danau Toba dulu yang bibitnya dari danau Singkarak mampu berkembang dengan baik, mampu menghasilkan 100 ton pertahun, namun saat ini untuk mencari berat 1 kilogram saja susah.

"Ini yang hendaknya jangan sampai terjadi karena Ikan Bilih adalah ikan endemik Singkarak, kebanggaan dan milik kita bersama,” katanya.

Wabup Richi Aprian berharap Pemerintah Pusat dan Provinsi tidak hanya memperhatikan tambak air asin (laut).

Tanah Datar salah satu daerah yang tidak memiliki potensi tambak air asin. Untuk itu Wabup berharap pemerintah daerah terutama provinsi dapat memperhatikan ini.

“Kami memiliki potensi di air tawar, tentunya perlu juga mendapat perhatian, agar potensi ini bisa dimanfaatkan dan dikelola masyarakat dengan baik, yang muaranya adalah peningkatan ekonomi masyarakat itu sendiri,” tutupnya. (HDR/HMS)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre