Breaking News

Beredar Surat Keberatan Seleksi Pimpinan BAZNAS Pasaman Barat


Pasaman Barat, Figurnews.com

Jagat dunia maya dan WA grup heboh dengan beredarnya surat keberatan peserta  seleksi Pimpinan Baznas Kabupaten Pasaman Barat.

Surat yang tertanggal 15 Maret 2021 yang ditujukan kepada pimpinan BAZNAS pusat di Jakarta, Pimpinan Baznas Daerah Propinsi Sumatera Barat, Pimpinan Basnas dan seluruh pengurus Baznas Kabupaten Pasaman Barat dan Bupati Pasaman Barat.


Mahlil Usman salah seorang peserta yang keberatan atas hasil kinerja Panitia seleksi Pimpinan Baznas Pasbar, menyampaikan kepada media bahwa surat tersebut  ditembuskan  juga kepada Baznas Pusat dan Propinsi Sumbar.


"Kita bersama 9 orang peserta lainnya menyurati Baznas Pusat, karena ada dugaan orang partai dan titipan yang lebih parah lagi, peserta yang kita anggap berkompeten di bidang Fiqih, malah tidak lolos " ujar Mahlil, Rabu (18/3).


"Dalam surat keberatan tersebut ada beberapa poin diantaranya adanya dugaan soal ujian dibocorkan kepada oknum peserta yang ikut seleksi, ada dugaan titipan dari panitia dan ada peserta seleksi yang lolos masih aktif sebagai penyuluh di kantor Kemenag dan hasil seleksi diumumkan pada tengah malam atau jam 00: 00 Wib pada hari Kamis 11 Maret 2021," jelasnya.

"Sementara tuntutan kami, agar tim Pansel membatalkan hasil seleksi yang sudah keluar, meminta panitia memberikan hasil nilai asli tes tertulis dan wawancara secara 

transparans," harapnya.

Senada dengan itu,  Samsuri yang juga ikut peserta ujian seleksi menyampaikan "Saya sangat kecewa dengan proses seleksi pimpinan Basnaz Pasbar," 

"Dalam surat yang kami tanda tangani bersama soal hasil seleksi BAZNAS Pasbar itu lah yang kami sayangkan, kenapa harus malam diumumkan dan untuk sementara kita menduga bahwa dalam seleksi pimpinan Baznas sudah terkesan di kondisikan," kata Samsuri, Kamis (18/3).

"Kita sebenarnya siapapun yang lolos kita hormati, tapi pakailah cari yang elegan dan sesuai aturan. Karena kita khawatir jika proses seleksi pimpinan sudah diawali dengan salah langkah,  itu hasilnya tidak pernah benar," sambungnya.

"Kepada pimpinan yang meng SK kan pansel, sebaiknya jangan orang yang memiliki kepentingan lain, sehingga proses seleksi akan berjalan dengan profesional," harapnya.

Dan kita juga minta kepada Baznas Propinsi dan Baznas Pusat, agar bisa memberikan solusi jalan terbaik demi Baznas yang bermartabat dalam mengelola dana Zakat Ummat Islam khusus nya. 

Lebih detil Samsuri menyampaikan Agar jangan sampai mengutamakan yang bukan Mustahiq atau yang tidak berhak menerima seperti yang pernah terjadi beberapa waktu lalu dan sempat mencuat di permukaan dalam pemberian dana terhadap mantan karyawan PT. Inkud. 

"Untuk itu kami minta agar pelaksanaan seleksi pimpinan Baznas kabupaten Pasaman Barat agar dapat di batalkan dan diulang dengan menunjuk pansel yang benar-benar memiliki integritas, dan kapabilitas yang teruji, agar hasilnya kedepan lebih baik. 

Jangan ada lagi titipan dan sebagainya agar Baznas Pasaman Barat, tidak selalu berharap dengan zakat dari ASN, karena sangat banyak potensi yang perlu kita gali,. 

"Saya berharap terakhir kepada pemegang kebijakan dan pansel sebaiknya ditinjau kembali dan bila perlu di lakukan selesai ulang pimpinan Basnas Pasbar dengan tidak lepas koordinasi dengan Baznas propinsi dan pusat serta pemegang kebijakan kabupaten Pasaman Barat," harap Samsuri.

Sementara, Setia Bakti ketua Pansel calon pimpinan Baznas Pasbar mengatakan sehubungan dengan surat keberatan peserta   tersebut. Kita belum dapat suratnya, kalau sudah sampai ke kita nanti kita pelajari," sebutnya.

"Perihal seleksi lanjutan, akan dilakukan oleh Baznas pusat," singkatnya.

(Dodi Ifanda)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre