Breaking News

59 Nagari di Pasbar Bakal Dapat Kode Desa, 12 Nagari Belum Memenuhi Persyaratan, Apa Sebab ?


Pasaman Barat,  Figurnews.com

Bupati Pasaman Barat Hamsuardi menyampaikan hasil  klarifikasi tim penataan Desa tingkat pusat yang dilaksanakan pada tanggal 24- 26 Maret 2021 di Jakarta yang dipimpin Kemendagri terhadap usulan nagari sebanyak 71 Nagari persiapan se Kabupaten Pasaman Barat.

"Sebanyak 59 nagari persiapan diberikan  rekomendasi oleh tim penataan desa tingkat pusat karena sudah memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan dan diberikan kode Desa oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri)" Hamsuardi mengawali.

Kemudian Hamsuardi merincikan terhadap 12 Nagari persiapan yang belum memenuhi persyaratan yang berada kecamatan Talamau Kecamatan Pasaman, dan Kecamatan Kinali,

"Sebanyak 3 Nagari persiapan yaitu Padang Canduh , Limau Purut dan nagari Bunut usulan penataan Nagari dikembalikan untuk ditindaklanjuti oleh Tim Nagari tingkat kabupaten dan propinsi karena masih membutuhkan penyempurnaan kelengkapan persyaratan yakni terkait batas nagari persiapan," kata Hamsuardi didampingi Kabag pemerintahan nagari Pemkab Pasbar Jon Wilmar Wahap, Asisten pemerintahan dan Kesra Setia Bakti, Kasubag Penataan dan Batas Nagari Syaikul Putra.

" Untuk penyempurnaan diberikan waktu selama tiga bulan sejak tanggal 26 Maret 2021," jelas Hamsuardi.

Lebih lanjut Ia menyampaikan " sebanyak sembilan Nagari persiapan  yaitu Tabek Sirah Talu,  Sungai Janiah Talu, Kajai Selatan, Simpang Rimbo Abu Kajai, Pinaga  Aua Kuniang, Lubuak Landua Aua Kuniang, Lembah Binuang Aua Kuniang, Anam Koto Utara dan Bandua Balai usulan penataan nagari dikembalikan untuk ditindaklanjuti oleh Tim Penataan  Nagari tingkat kabupaten dan provinsi, karena masih membutuhkan penyempurnaan kelengkapan persyaratan," katanya

Lebih lanjut, Ia menjelaskan adapun persyaratan tersebut yakni terkait batas nagari mengenai segmen batas kabupaten Pasaman Barat dan kabupaten Pasaman yang belum ditetapkan dengan Permendagri.

"Untuk penyempurnaan, Tim penataan tingkat kabupaten  dan propinsi diberikan waktu  untuk penyempurnaan dan menyampaikan  kembali kepada Mendagri melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa paling lama satu tahun sejak tanggal 26 Maret 2021,"jelasnya

"Bagi Nagari  persiapan yang belum mendapatkan Rekomendasi dari Tim penataan desa tingkat pusat masih tetap berjalan seperti biasa, dan tim penataan nagari kabupaten Pasbar tetap berkomitmen untuk mengawal dan menyelesaikan administrasi"

Hamsuardi juga mengatakan bahwa nagari persiapan yang belum mendapat rekomendasi dari tim penataan desa tingkat pusat masih tetap berjalan seperti biasa.

"Tim penataan nagari Kabupaten Pasaman Barat tetap berkomitmen untuk mengawal dan menyelesaikan penyempurnaan administrasi sebelum habis masa waktu yang telah ditentukan," katanya.

Sementara Kepala Bagian Pemerintahan Nagari Pasaman Barat, Jon Wilmar menambahkan permasalahan terhadap 12 nagari persiapan yang belum mendapatkan rekomendasi dari Mendagri terkait tapal batas.

"Permasalahannya hanya soal tapal batas, hanya itu permasalahannya. Kalau soal tapal batas dengan Kabupaten Pasaman, kami yakin bupati kita bisa mengatasi nya tentang batas administrasi wilayah ini," ujarnya.

Setia Bakti menambahkan " Nantinya Pemekaran Nagari atau Desa se Indonesia rencananya akan di canangkan oleh Kemendagri di Kabupaten Pasaman Barat,"

Apreasiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Pasaman Barat sebelumnya yaitu Almarhum Syahiran, dan bupati Yulianto serta semua pihak  yang sudah memprakarsai pemekaran nagari sejak tahun 2016 lalu.

Semoga pemekaran nagari definitif di bumi mekar Tuah Basamo tercapai di masa Bupati Hamsuardi. Terima Kasih.


( Dodi Ifanda)



Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre