Breaking News

loading...

Kawatir Borok Masa Lalunya Terkuak, Jual Nama KUWAS, Septrismen Ancam Polisikan FIGURNEWS.Com?


Bak kata pepatah, “Serapat-rapat bangkai dibungkus, baunya akan tercium juga”. Begitu juga dengan anggota DPRD yang satu ini, sepiawai-piawai dirinya menutupi borok masa lalu, media tetap memberitakannya.

Padang, FIGURNEWS.Com

Oknum Anggota DPRD Kabupaten Solok, dari salah satu partai besar pemenang Pemilu Legislatif 2019, ancam polisikan FIGURNEWS.COM. Pasalnya, media Online yang sering mengkritisi  borok Pejabat itu, diduga juga membuka tabir gelap kehidupan Septrismen dimasa lalu. Mulai dari SP3 yang dikeluarkan partainya, hutang yang berserak peak hingga menikahi siri seorang janda, dijadikan konsumsi Publik melalui berita ?. 

Hilang akal menghadapi Figurnews.com agar tidak memberitakan perangainya yang bobrok, Septrismen menjual kebesaran nama KUWAS, bahwa dirinya seorang Pembina Wartawan di Solok. Mungkin menurut Septrismen, dengan menjadi Pembina Wartawan dan mempunyai kedekatan dengan wartawan, menjadikan dirinya besar dan ditakuti serta disegani oleh kebanyakan wartawan di Sumatera Barat. Namun dia (Septrismen-Red) lupa, bahwa tidak semua media bisa dibungkam dengan kebesaran namanya di Solok sebagai Pembina Wartawan dibawah naungan KUWAS. Salah satu media tersebut adalah Figuenews.Com.  


Kenyataan diatas menunjukan bahwa Septrismen anti kritik. Hal itu menambah catatan hitam bagi pejabat Indonesia umumnya dan Sumatera Barat Khususnya serta teristimewa Kabupaten Solok. Bahwa para pejabatnya anti kritikan terutama kritik dari media.
 

Sebagai seorang figur publik, semestinya Septrismen memberi contoh yang baik. Bukan malah sebaliknya diduga mengajari untuk bertindak tanpa perhitungan meski tindakannya tersebut merupakan tindakan yang benar, yaitu prosedur hukum akan melaporkan Figurnews.Com.. 


Namun perlu juga dijadikan catatan, jika seorang pejabat atau figur publik seperti Septrismen, tidak mau dikritik oleh publik, tentu dirinya mempunyai tingkah polah yang baik dihadapan konstituennya. Bukan malah sebaliknya, prilakunya dimasyarakat seolah memberikan contoh yang kurang mendidik. Salah satu perbuatannya yang tidak mencerminkan pendidikan yang baik yaitu diduga menikahi secara siri seorang janda kaya bernama Dahniar.

  Baca juga : Ketua DPC Partai Gerindra Kab. Solok Layangkan Surat Peringatan (SP) 3 Untuk Septrismen Anggota DPRD Kab. Solok

Tidak hanya sebatas menikahi Dahniar secara siri, Septrisman diduga juga meminta bantuan dana untuk kepentingan pencalonannaya sebagai calon anggota Legislatif Kabupaten Solok. Ironisnya, setelah keinginannya tercapai, terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Solok dari partai 5 besar pemenang pemilu 2014 yang lalu, terkesan Septrisman lupa dengan janji-janji manisnya terhadap Dahniar. Jeleknya lagi, Dahniar bagai dicampakan kedalam tong sampah, bagai barang yang tak berguna setelah usai memenuhi hajat Septrismen untuk terpilih sebagai anggota DPRD kabupaten Solok dengan membiayai kegiatannya.

Diduga bukan hanya Dahniar yang jadi korban keganasan Septrismen, dengan perangai buruknya, masyarakat Saniang Bakar dan Kacang juga terkena imbasnya. Salah satu korbannya Fitriani. Ibu yang satu ini pada tahun 2017 menggelontorkan sejumlah uang sebesar Rp. 99.990.000 (Sembilan Puluh Sembilan Juta Sembilan Ratus Sembilan Puluh Ribu Rupiah) dari Koperasi Bina Karya di Sumani. Entah untuk apa uang tersebut, yang jelas uang sebanyak itu dikeluarkan Fitriani untuk Septrismen menggunakan sepucuk surat dengan jumlah yang telah tertera dan juga disaksikan oleh beberapa orang saksi. 

Merasa boroknya akan terkuak semakin lebar, Septrismen ancam Figurnews.Com untuk tidak memberitakannya. Melalui hubungan celuler WA, anggota DPRD kabupaten Solok ini mengancam dengan bahasa yang tidak sepantasnya dikeluarkan Figur ke Publik. Katanya dalam WA, “ Selamat malam pak Yuamran, Saya tegaskan sekiranya Bapak selalu memuat berita terkait dgn Urusan pribadi Saya dgn pihak lain kemudian menjadi Rame seperti Surat SP3 yg bapak beritakan kemaren , Sebagai Warga negara RI Saya akan menggunakan Hak Saya utk menempuh Jalur hukum karena Pencemaran Nama baik dan UU ITE, karena Saya sudah konfirmasi kepada pihak Saya yg punya urusan hubungan Saya biak2 Saja, artinya sengaja berita ini di cari utk membuat nama baik Saya tercemar di Publik, begitu berita itu Tayang dan Maka Saya akan langsung melapor ke Kantor Polisi dan menaikkan Kasus ini, kalau bapak tidak percaya Silahkan, karena selama ini Saya tdk ada merugikan pak Yuamran, Saya punya keluarga dan Saudara termasuk Konstituen yg akan merespon ini..Saya tidak main2 pak Yuamran, semoga Bapak bekerja profesional dan menjaga Kode etik sebagai Jurnalistik karena Saya adalah Pembina KUWAS di Solok ( Komunitas Wartawan Solok ) mereka Sahabat Saya. Semoga menjadi Pertimbangan Bapak. Terimakasih”.

Semestinya, sebagai seorang Pembina Wartawan, Septrisman tidak harus mengagulkan diri bahwa dirinya mempunyai sahabat para kuli disket di Solok. Karena dengan membuka jati diri bahwa Septrismen dekat dengan para wartawan dan menjadi Pembina wartawan, menunjukan bahwa Wartawan dijadikan tameng untuk melindungi perbuatannya yang diduga, selalu miring dan merugikan masyarakat.



Dengan dirinya (Septrismen-Red) menjadi anggota DPRD Kabupaten Solok sekaligus Pembina Wartawan Kabupaten Solok, dibawah naungan KUWAS, semestinya   Septrismen tahu apa fungsi dan tugas seorang jurnalis. Dan apa pula yang melindungi seorang jurnalis dalam menjalankan profesinya, yaitu UU Pokok Pers No. 40 tahun 1999.

Sekaitan ancaman Septrismen akan mempolisikan Figurnew.Com, tentang pelanggaran UU ITE, kembali kita dihadapkan dengan kearoganan seorang anggota dewan dengan ketidak tahuannya tentang UU. Seperti yang dikatakan Pemimpin Redaksi Figurnews.Com, YUAMRAN pada awak media di Sekretariatnya, beberapa waktu lalu. Katanya, “Tidak salah seseorang yang merasa dirugikan dengan sebuah pemberitaan media masa, mengambil langkah hukum dengan melaporkan media yang telah memberitakannya.  Namun, perlu untuk diketahui bahwa untuk sampai proses hukum, ada satu langkah yang  harus ditempuh oleh orang yang dirugikan dalam pemberitaan media tersebut. langkah tersebut yaitu, berikan dulu hak jawab”.

“Sehubungan dengan hak jawab,  apakah sudah dilakukan Septrismen pada media yang memberitakannya, itu yang perlu dicari jawabannya. Berhubung pemberitaan tentang perbuatan miring Septrismen bukan hanya satu media yang memberitakan, diyakini Septrismen tidak akan berani memberikan hak jawab pada media yang telah memberitakan dirinya. Karena, pemberitaan tentang dirinya, merupakan pemberitaan yang menurut publik merupakan berita yang luar biasa. Selain itu Septrismen dalam hak jawab harus menjelaskan bagaimana status pernikahannya dengan Dahniar, resmi atau siri?”. Tukas Yuamran.

Dari cerita diatas, dapat kita nilai bahwa  jarang-jarang ada media yang berani mengungkap sebuah FAKTA tentang kebobrokan seorang pejabat. Apalagi orang tersebut mempunyai jabatan penting, seperti Anggota DPRD dari partai besar pemenang pemilu 2019. Tidak  ketinggalan orang tersebut juga sebagai pembina wartawan KUWAS Solok. Kenyataan itu, memunculkan sebuah tanda tanya publik, apakah Septrismen bersembunyi diketiak wartawan Solok, sehingga mencak-mencak dengan mengancam akan mempolisikan Figurnews.Com?. Berita butuh verifikasi lebih lanjut. (Tim Redaksi).      

 

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre