Breaking News

loading...

Pria di Sioban Ini Jadikan Batok Kelapa Bernilai Jual

Foto: Proses pengolahan batok kelapa menjadi arang di Desa Sioban, Kecamatan Sipora Selatan. Selasa, (19/01/2021).

MENTAWAI. FN- Harun (24), Pria Warga Sioban mengolah batok kelapa menjadi arang. Kemudian arang itu dijual ke luar wilayah Mentawai di kota Padang, Provinsi Sumatera barat. 

"Setelah diolah dan dikemas, bos saya menjual arang ke kota Padang," ungkap Harun Pria asal Sikabaluan yang bekerja di Desa Sioban, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai itu. Selasa, (19/01/2021).

Ia menambahkan, batok kelapa dibeli dari Masyarakat dengan harga Rp15 ribu per karung besar. Selanjutnya, batok kelapa dikumpulkan hingga memenuhi 1 drum besar tempat pembakaran.

"Kita juga manfaatkan batok kelapa dari hasil kelapa bulat yang telah kita olah, jadi selain mengambil isi kelapa kita juga manfaatkan batoknya, dari pada dibuangkan rugi," tambahnya. 

Dikatakannya, selama 1 hari pembakaran di 5 drum batok kelapa, dapat menghasilkan 300 kilogram arang. Jika di uangkan total Rp900 ribu per hari. Sementara itu batok kelapa dapat dibakar 3 kali seminggu.

"Kita menjual arang ke Padang seharga Rp3 ribu, masing-masing drum dapat menghasilkan 60 kilogram arang, jadi kalau dikali 5 drum tempat pembakaran dapat menghasilkan 300 kilogram arang," terangnya.

Menurutnya, arang batok kelapa ini dapat dimanfaatkan bagi usaha rumah makan dan usaha kaki lima, seperti salah satunya gerobak sate. 

"Banyak hal yang dapat dijadikan uang, hanya saja tergantung kepada kita, bagaimana menjadikan sebuah barang bernilai jual," tutupnya. (ev)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre