Breaking News

Kemenag Pasaman Barat Serahkan Alkes ke Pondok Pesantren


Pasaman Barat - Figurnews.com

Langkah menghindarkan diri dari wabah Novel Coronavirus (COVID-19) adalah dengan memakai masker ketika beraktifitas. Cara ini masih cukup ampuh termasuk rajin mencuci tangan menggunakan sabun, serta menerapkan physical distancing disetiap interaksi dengan orang lain.

Setiap instansi dan lembaga sekolah juga harus aktif dalam penanganan virus COVID-19 ini, tidak terkecuali di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat. Kamis (07/01) Dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19, selama Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka, Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat bagikan alat kesehatan dan sarana pendukung pencegahan covid-19, kepada Pondok Pesantren.

Ribuan, masker, hendsanitaizer, disinfektan, vitaminnya dan puluhan tangki semprot, yang berasal dari bantuan pemerintah pusat ini, diharapkan mampu membantu sarana untuk mencegah penyebaran covid 19. Terlebih, semua penerima merupakan Pondok Pesantren (Ponpes) yang saat ini terus bertahan mencerdaskan bangsa meski saat pandemi covid-19, dan sulit ekonomi.


"Kami bersyukur mendapatkan bantuan, dan kita langsung serahkan kepada pengurus Ponpes," ujarnya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat Muhammad Nur.

M Nur menambahkan, sejak pandemi semua sekolah terus bertahan dan menyediakan sarana penunjang PBM, baik secara daring atau tatap muka. Kehadiran bantuan ini, diyakini bisa menambah sarana yang masih minim di beberapa pesantren. Terlebih, sebagian besar santri Ponpes masih tinggal di asrama atau pondok, sehingga butuh sarana penunjang atau tambahan vitamin.

Pengurus Ponpes diharapkan mampu mengelola semua bantuan ini, agar digunakan sesuai kebutuhan. Seperti ribuan botol hendsanitaizer, masker dan disinfektan yang sehari-hari atau berkala sangat dibutuhkan santri. Disisi lain, pengurus harus tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19 saat berada dimana saja.

"Semua sekolah dan ponpes tahun lalu sudah menyediakan sarana penunjang untuk proses PBM tatap atau daring, namun masih butuh banyak dukungan," ujarnya.

Sejak awal tahun ajaran baru ini, sekolah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat secara bertahap mulai melakukan PBM tatap muka. Kehadiran bantuan itu sangat tepat waktu dan tepat sasaran. 

Sementara itu, salah seorang pengurus Ponpes Yulisamarhan mengaku sangat terkejut dengan bantuan itu. Sebab, saat ini, santri di Ponpes nya sedang membutuhkan. Tangki semprot akan digunakan secara berkala untuk sterilisasi ruangan di semua pekarangan pesantren termasuk asrama. Masker sudah menjadi atribut pendukung, selama aktivitasnya santri dan guru. 

"Kami bersyukur, bantuan ini bisa meringankan beban Pondok Pesantren," ujarnya di depan beberapa penerima lainnya.

Ia menilai, perhatian pemerintah untuk pencegahan covid 19 di dunia pendidikan sangat besar. Pengurus bersama santri terus berupaya agar semua PBM bisa berjalan lancar dan ikut mencegah penyebaran covid 19. Baik dilingkungan pribadi, sekolah hingga masyarakat luar. 

"Kita siap dukung program pemerintah untuk menekan penyebaran covid 19, dan menjaga Nagara ini," sebutnya.

Waktu bersamaan, sebelas Ponpes di Pasaman Barat mendapatkan bantuan alkes dan sarana penunjang pencegahan covid 19 dari Pemerintah yang disalurkan oleh Kementerian Agama Kabupaten Pasaman, penerima berharap kedepannya ada lanjutan bantuan yang bisa mendukung proses PBM dan kegiatan pendidikan.  (Dodi Ifanda)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre