Breaking News

PATROLI GARNISUN KOTA PONTIANAK, DUKUNG GAK KUM PEMKOT DALAM MENCEGAH AKSI PROSTITUSI DI WILAYAH KOTA PONTIANAK


Pontianak,Figurnews.Com-
Kodim 1207/BS melaksanakan Apel gabungan dalam rangka penegakan Hukum terkait Peraturan Wali Kota Pontianak Nomor 58 Tahun 2020 tentang "Penerapan disiplin dan penegakan hukum Protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019" dan Perda No 11 Tahun 2019 Tentang ketertiban umum. Terlebih Pada musim pandemi, dengan sasaran hotel-hotel yang ada di wilayah kota pontianak.Jumat (25/12/20) Malam. 


Kegiatan patroli diawali dengan Apel pengecekan pada pukul 22.30 Wib, dengan pengambil Apel Wakil Wali Kota Pontianak Bpk Bahasan, SH. bertempat di halaman Kantor Satpol PP Kota Pontianak Jl. Zainuddin No.36, Tengah, Kec. Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. 


Hadir dalam kegiatan sbb, Wakil Walikota Pontianak Bpk. Bahasan, Dandim 1207/BS Kolonel Inf Jajang Kurniawan, S.I.P., M.M., Kapolresta Pontianak diwakili Ipda Yakuba, Kasat Pol PP Ibu Syarifah Adriana, Pasi Intel Kodim 1207/BS Mayor Inf Ade Sohali, Pasiops Kodim 1207/BS Mayor Inf Rendra, Dan Unit Intel Kodim 1207/BS Lettu Inf Nandang, Ketua KPPAD kota Pontianak Bpk Alik R. Rosyad. 


Usai Apel, Selanjutnya Pasukan Menuju sasaran Patroli diantaranya Hotel Borneo Jl. Merdeka Kel. Mariana, Hotel My home Jalan Wr. Supratman, Hotel Neo jalan Gajah Mada, Hotel Avara Jl. gajah Mada  dan Hotel 2000 Jalan gajah Mada. 


Komandan Kodim1207/BS Kolonel Inf Jajang Kurniawan menyampaikan, dari hasil penyisiran pada pelaksanaan Patroli bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), ditemukan 12 pasang yang bukan muhrim  berada di satu kamar hotel, terhadap mereka yang terjaring akan diserahkan ke pihak Satpol PP Kota Pontianak untuk diproses lebih lanjut, dan sejumlah pasangan yang terjaring, tidak ada yang di bawah umur," terangnya.


Lanjut Dandim, kegiatan ini sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam penegakan hukum terkait ketertiban umum dan mencegah maraknya prostitusi dikalangan remaja yg melibatkan anak dibawah umur, selain juga memberikan himbauan dan Sosialisasi Protokol kesehatan, guna meminimalisir penyebaran virus Covid-19 di wilayah Kota Pontianak, Tegasnya. 


Selanjutnya, Belakangan ini di Kota Pontianak terdapat temuan tentang maraknya prostitusi online dan perdagangan anak dibawah umur yang terindikasi dilakukan di hotel-hotel dan cafe. Tentunya hal ini sangat merusak generasi muda yang merupakan penerus tongkat estafet kepemimpinan bangsa Indonesia. "Kalau bukan generasi muda sekarang,  siapa lagi ? " kalau bukan sekarang, kapan lagi? " ucapnya. 


Selaras dengan hal ini, Kodim 1207/BS melalui program pembinaan ketahanan wilayahnya (Bintahwil), terus berupaya mendukung program pemerintah Kota Pontianak dalam membina generasi muda yang sehat, cerdas, bermartabat dan berkarakter, dimana generasi muda merupakan unsur utama dalam mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh dalam upaya mewujudkan pembangunan nasional menuju Indonesia emas. Generasi muda Pontianak tidak boleh tergerus dengan kemajuan zaman dan perkembangan teknologi. Maraknya aksi prostitusi dan perdagangan anak dibawah umur yang kerap terjadi di wilayah Pontianak, dapat menghancurkan masa depan generasi muda. 


"Oleh karena itu upaya yang kita lakukan ini guna mencegah rusaknya generasi muda karena pengaruh zaman dan perkembangan teknologi serta tuntutan adanya kebutuhan ekonomi dimasa pandemi, pungkas Dandim. 


Hal senada juga disampaikan oleh Kasatpol PP, Ibu Syarifah Andriana. Menyikapi maraknya prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur, Adriana mengimbau pihak manajemen hotel maupun penginapan untuk lebih memperketat dan selektif dalam menerima tamu-tamunya. "Untuk penanganan masalah prostitusi yang melibatkan anak ini akan ditangani oleh Instansi terkait," pungkasnya. (Pendim1207/BS).

Editor :Fella

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre