Breaking News

Operasi SAR di Sigapokna Resmi Ditutup, Kakansar: Bila Ada Tanda SCM Dilanjutkan Kembali

Foto: Kepala Kantor SAR Mentawai saat di wawancarai media di Kapal KN SAR 240 Ramawijaya. Jumat, (18/12/2020).

MENTAWAI. FN- Kantor Search And Rescue (SAR) Kelas B Kepulauan Mentawai menutup operasi pencarian dan pertolongan korban nelayan hilang dihantam badai di Sigapokna, Kecamatan Siberut Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Pencarian dan Pertolangan melalui SAR Mission Coordinator (SMC) terhadap korban itu telah dilakukan sejak Sabtu, 12 Desember hingga hari ini Jumat, 18 Desember 2020. 

Sesuai dengan Peraturan Kepala Badan SAR Nasional nomor 22 tahun 2009 tentang Pedoman Penyelenggaraan Operasi SAR Pasal 2, operasi SAR meliputi segala upaya dan kegiatan SAR sampai dengan evakuasi terhadap korban, sebelum diadakan penanganan berikutnya.

Menurut Kepala Kantor SAR (Kakansar) Mentawai, Akmal ditutupnya operasi SAR melalui hasil evaluasi SMC secara komprehensif tentang efektifitas penyelenggaran operasi SAR telah maksimal dan rasional untuk ditutup.

Dikatakannya, operasi dapat diperpanjang apabila evaluasi SMC terhadap perkembangan penyelenggaran operasi SAR, dan ditemukan tanda-tanda kehidupan atau keberadaan korban musibah atau bencana. 

Selanjutnya sebut Akmal adanya permintaan dari pihak pemerintah daerah, perusahaan atau pemilik kapal atau pesawat dan oleh pihak keluarga yang mengalami musibah atau bencana. Dalam hal ini, biaya penyelenggaraan operasi SAR dibebankan kepada pihak yang meminta.

"Kita hentikan operasi SAR pada hari ini pukul 12.30 wib, kita telah melakukan pencarian selama 7 hari, kita akan lanjutkan SMC kembali apabila ada tanda-tanda," sebut Akmal lewat pesan Whatshapnya. Hari ini Jumat, (18/12/2020).

Selama 7 hari pencarian dan pertolongan Tim SAR gabungan dikatakannya telah berusaha maksimal melakukan pencarian di setiap perairan di titik-titik hilangnya korban. 

Ia menyampaikan terima kasih kepada semua unsur terlibat yaitu TNI-Polri, BPBD dan Masyarakat dalam membantu Tim Rescue dalam pencarian dan pertolongan.

Korban merupakan 1 dari 3 perahu yang selamat dari hantaman badai dengan masing 1 orang dalam perahu di perairan Sigapokna hingga kini belum ditemukan.

Pada operasi SAR, Tim Gabungan menggunakan Alut, RIB 02 Mentawai, Alkom, Albanav, PAL Evakusi dan Pal Protokol Kesehatan Covid-19 serta Perahu Nelayan warga setempat.

Tim SAR Gabubungan terdiri dari Tim Rescue SAR Mentawai, BPBD Mentawai, TNI AL Mentawai, Polair Mentawai, Koramil Sikabaluan, Polsek Sikabaluan, KUPP Sikabaluan, Pihak Kecamatan, Wartawan, Pihak Desa dan Masyarakat. (ev)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre