Breaking News

Diperiksa Inspektorat Aceh Utara, Nasib Keuchik Blangcut di _Ujong Oek_


Aceh Utara, Figurnews.Com

Berbagai Upaya Dilakukan masyarakat Blangcut kecamatan Sawang Aceh Utara untuk mengungkapkan kejanggalan anggaran Dana Desa Blangcut dengan menyurati Pihak Inspektorat Aceh Utara. Selasa (22/12/2010) 

Dalam isi surat tersebut dengan Perihal Melaporkan Kepala Desa yang diduga menyelewengkan Anggaran DD dari tahun 2018-2020.

Menurut Warga Dana BUMG yang dianggarkan tahun 2018 senilai Rp 55,000,000 tidak dijalankan sesuai dengan harapan masyarakat, dan dana tersebut dikelola oleh Keuchik (Kepala Desa.Red) tanpa diberi kewenangan kepada ketua,dan dijalankan Cuma 35%.

dan BUMG tahun 2019 senilai Rp 115,000,000 yang sudah ditransfer ke Giro BUMG di tarik kembali,dan tidak pernah dilakukan kegiatan sedikitpun.

Dana laba dari pelaksanaan pembangunan fisik melebihi dari RAP, terjadi Silfa dana Rp112,000,000 dan tidak dikembalikan ke Rekening Desa, Pengadaan lampu penerang jalan Rp 20,000,000/18 titik, dan menurut kami selaku warga yang terlalu besar.

ED selaku warga blangcut mengungkapkan bahwa ADD didesanya terseleweng habis. Karena menurutnya setiap dana yang turun ke Desa tidak pernah di musyawarahkan dengan masyarakat, sehingga masyarakat tidak pernah tahu sumber dana dari mana, padahal setiap dana desa wajib di ketahui oleh warga, karna setiap dana desa harus di awasi oleh masyarakat. 

Dan apabila masalah ini tidak selesai dengan inspektorat maka kami akan melaporkan masalah ini ke kejari(kejaksaan negeri) Lhoksukon. Ucapnya

Hal yang senada juga disampaikan oleh IB, ADD blancut memang disalahkan gunakan oleh keuchik sejak tahun 2018, seperti masalah pembangunan tower Mic meunasah dibuat asal jadi. 

Dan saya berharap dengan turunnya inspektorat ke desa blangcut semua permasalahan Desa bisa teratasi. Karna sangat jelas Keuchik blangcut mengkorupsi dana Desa. 

Dan pihak inspektorat jangan sekali-kali melindungi aparat desa korup, supaya Keuchik dan kroni-kroninya dapat di proses sesuai perundang yang berlaku

Waktu pihak inspektorat turun ke desa. Beberapa orang yang bersangkutan yang terlibat langsung dibatasi dan tidak di izinkan oleh aparat desa untuk diperiksa langsung oleh inspektorat. Dan di atasi langsung oleh Keuchik. Maka dari itu warga mencurigai permasalahan dana desa yang diduga menyeleweng tersebut dapat di tengggarai oleh keuchiek. 

Karena menurut saya pihak inspektorat harus memeriksa langsung pihak-pihak yang memegang dana,bukan yang bersangkutan yang di duga korupsi. 

Dan seharusnya inspektorat memeriksa"  Keuchik, sekdes, TPK, Bendahara, unsur Kaur dan Tuha Peut, perwakilan PKK. Kader Posyandu, kepemudaan, BP, PAUD, Anak Yatim. Karna mereka yang mengendalikan uang yang di Plot oleh Desa. Bukan cuma memeriksa keuchik saja.

SH dari tokoh pemuda Blangcut juga menuturkan "Kami warga sangat mengharapkan permasalahan ini bisa selesai, untuk memutus mata rantai korupsi didesa blangcut. Dan keterbukaan publik betul-betul dijalankan oleh aparat desa, baik yang sekarang maupun aparat desa yang akan memimpin dimasa yang akan datang.tutur SH. 

Sekedar informasi bahwa dari 39 Desa di Kecamatan Sawang Aceh Utara ada 8 Desa yang menjadi target inspektorat Aceh Utara. (ajn)

1 komentar:

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre