Breaking News

Alamak, Ada 573 Janda Muda Baru di Pasaman Barat Sepanjang 2020


Pasaman Barat- Figurnews.com Pengadilan Agama (PA) Talu, Kabupaten Pasaman Barat mencatat ada 573 warga yang menyandang status resmi janda sepanjang tahun 2020.

Jumlah janda itu berdasarkan dari 613 gugatan perceraian yang didaftarkan ke PA Talu. Berdasarkan data jumlah perkara yang masuk sepanjang tahun 2020 ada 1093 perkara. Dari total itu artinya lebih dari separuhnya gugatan perceraian.

Hakim PA Talu A.Wafi mengatakan perkara kasus perceraian itu kebanyakan diajukan oleh perempuan atau istri dibandingkan dengan cerai talak yang diajukan oleh laki-laki atau suami.

"Perkara perceraian didominasi yang diajukan oleh perempuan atau istri. Ada 387 perkara cerai gugat, sedangkan cerai talak ada 186 perkara yang telah diputus resmi," terangnya.

"Namun dari angka perkara cerai gugat dan talak yang telah diputus resmi tersebut, ada 24 perkara perceraian sisa tahun 2019 yang di putus di tahun 2020 ini," sambungnya.

Ia mengatakan faktor terjadinya perceraian pun beragam, mulai dari masalah eknomi, selingkuh, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga perselisihan, pertengkaran secara terus menerus dan ada juga terkait narkoba.

Namun faktor perceraian terbesar karena faktor ekonomi. Sedangkan usia para penggugat berkisar dari usia 30 tahun sampai 50 tahun. Meski demikian, ada juga perkara yang sudah diajukan akhirnya berdamai dan kembali rujuk.

Berdasarkan catatan, faktor ekonomi yang paling dominan menjadi pemicu keretakan rumah tangga di Serang. Seorang istri melakukan cerai gugat karena merasa tidak dinafkahi, atau tidak mencukupi seiring makin meningkatnya kebutuhan hidup di rumah tangga mereka.

"Untuk berdamai dalam kasus perceraian ini, baik gugat cerai dan gugat talak jika ditotal hanya sedikit, sebanyak 22 kasus yang berdamai. Meski angka itu tak sebanding dengan yang diputus resmi," katanya.

Ia juga menambahkan sepanjang tahun 2020 ada peningkatan jumlah perkara yang masuk di PA Talu dibandingkan dengan tahun 2019. Tahun sebelumnya ada 820 perkara.

"Ada penambahan sebanyak 273 perkara dari tahun sebelumnya, baik itu perkara warisan, cerai dan beragam perkara lainnya. Sedangkan dari total 1093 perkara yang masuk di tahun 2020 ada sisa 39 perkara," tutupnya.(Dodi Ifanda)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre