Breaking News

Pengurus LKAAM Se-Kab. Solok Mendapat Bimbingan Peningkatan Kapasitas

Solok (Sumbar), Figurnews.com
Bupati Solok H. Gusmal, Dt. Rajo Lelo, SE., MM., menghadiri sosialisasi bimbingan peningkatan kapasitas pengurus LKAAM Kabupaten dan LKAAM Kecamatan se-Kab. Solok.

Reflidon Dt. Kayo, selaku ketua pelaksana melaporkan bahwa kegiatan ini terlaksana dengan anggaran terbatas. Oleh sebab itu hanya mengundang 14 pengurus LKAAM per kecamatan serta LKAAM Kab. Solok.

“Melalui kegiatan sosialisasi yang kita laksanakan pada hari ini, diharapkan kepada pengurus LKAAM kecamatan agar menyampaikan hasil dari kegiatan sosialisasi peningkatan kapasitas ini nantinya, kepada Kerapatan Adat Nagari (KAN) serta ke pengurus lainnya,” terangnya.

Acara sosialisasi ini, juga membuat draft penyelesaian sengketa adat yang nantinya ada MoU dengan melibatkan kepolisian, kejaksaan, pengadilan negeri dan pihak terkait lainnya. 

"Tujuannya agar apapun bentuk persoalan-persoalan adat dalam nagari bisa diselesaikan di tataran niniak mamak,” tutup Reflidon.

Sama dengan Reflidon, Bupati Solok H. Gusmal, Dt. Rajo Lelo, SE., MM., yang juga sebagai Ketua LKAAM Kab. Solok mengatakan salah satu misi pemerintah Kab. Solok periode 2016-2021 yakni membangun masyarakat sesuai filosofi Adat Basandi Syara’ dan Syara’ Basandi Kitabullah, Syara’ Mangato, Adat Mamakai.

Dengan tujuan untuk memperkokoh jati diri individu masyarakat Kab. Solok manurut Adat Salingka Nagari, Pusako Salingka Kaum. Oleh karena itu, setiap penyelesaian ‘Sengketa Adat’ harus dilaksanakan secara berjenjang yang termasuk kedalam program prioritas pembangunan pada poin 9.

"Poin tersebut yakni membangun karakter sesuai dengan filosofi yang didukung oleh pemerintahan nagari serta peran LKAAM,” tambahnya.

Kemudian, Ketua LKAAM Kab. Solok H. Gusmal, juga menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan sosialisasi ini terdiri dari :

1. Pengurus LKAAM memahami tupoksi di setiap wilayah kerja masing-masing,  

2. Lembaga LKAAM sebagai perpanjangan tangan dari LKAAM Kabupaten Solok dalam pembinaan adat istiadat ke Kerapatan Adat Nagari (KAN)

3. Lembaga LKAAM dapat melestarikan dan mengembangkan adat istiadat, nilai budaya sosial masyarakat Minangkabau dan Adat Salingka Nagari.

4. Pengurus LKAAM dapat memahami terkait alur penyelesaian sengketa adat yang akan ada di nagari, baik melalui musyarawarah di Kerapatan Adat Nagari (KAN) maupun melalui Pengadilan Negeri.

5. Tersusunnya draft juknis panduan penyelesaian sengketa adat ditingkat nagari di Kab. Solok.

Terakhir, Gusmal juga menjelaskan LKAAM adalah satu satunya organisasi kemasyarakatan “Hukum Adat Minangkabau” tertinggi yang berpihak pada masyarakat, dan juga mitra kerja pemerintah serta sebagai wadah koordinasi bagi KAN yang mempunyai fungsi ‘kusuik kamayalasaian karuah mampajaniah’ terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat.

Selain Bupati, kegiatan sosialisasi tersebut juga diikuti oleh Kadis Pariwisata Nasripul Romika dan Kabag Humas Syofiar Syam, S.Sos, M.Si, pengurus LKAAM Kabupaten Solok serta pengurus LKAAM Kecamatan se-Kabupaten Solok. (ayu)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre