Breaking News

Lakukan Ilegal Mining Di Pasbar 4 Ekskavator Diamankan Polda Sumbar


Pasaman Barat, Figurnews--
Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Sumbar) mengamankan delapan orang beserta barang bukti yang diduga melakukan penambangan galian C illegal di Sungai Batang Kenaikan, Jalan Astra Jorong Kartini, Kecamatan Gunung Tuleh.


"Benar, tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar yang turun langsung mengamankannya pada Selasa (10/11) lalu," kata Kepala Polres Pasaman Barat AKBP Sugeng Hariyadi melalui Kepala Satuan Reskrim AKP Fetrizal di Simpang Empat, Sabtu.


Ia mengatakan untuk delapan orang yang diamankan waktu itu yang terdiri dari pemilik lahan, supir dan operator dibawa ke Polda Sumbar.


"Hingga saat ini belum ada pelimpahan perkara ke Polres Pasaman Barat," katanya.


Ia menyebutkan saat ini penyidikan kasus itu berada di Polda Sumbar dan pihak Polres Pasaman Barat hanya dititipkan sejumlah barang bukti.


Diantara barang bukti yang diamankan dan dititipkan di Polres Pasaman Barat adalah satu unit ekskavator jenis Komatsu PC 100 warna kuning, satu unit ekskavator jenis Hitachi PC 100 warna orange, satu unit ekskavator komatsu PC 200- Camin warna kuning, dan satu unit ekskavator komatsu PC 200- Patria warna Kuning.


Selain itu juga diamankan satu unit kendaraan Colt Diesel jenis dumtruk merk Mitsubishi Canter 125 HD warna kuning, dan dua unit dumtruk merek Mitsubishi warna kuning bermuatan pasir beserta Klkunci kontak.


"Jika ada perkembangan nanti kami informasikan," sebutnya.


Sementara itu Ketua Balai Wartawan Pasaman Barat Junir Sikumbang memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang menangkap pelaku dan barang bukti tambang galian C illegal.


Menurutnya kasus ini harus dituntaskan dan pelaku harus ditindak tegas menurut aturan perundang-undangan.


"Harus ada efek jera bagi penambang illegal di Pasaman Barat ini. Penambangan illegal diduga cukup marak dan sudah meresahkan," ujarnya.


Ia juga meminta pengawasan dari instansi terkait dari provinsi terhadap penambangan galian C illegal di Pasaman Barat.


"Kewenangan penindakan dan pengawasan galian C saat ini berada di provinsi. Sejauh mana pengawasan yang dilakukan. Selama ini terkesan dibiarkan saja," tegasnya.(Dodi)

Editor :Fella

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre