Breaking News

KPU Selayar Perkenalkan Aplikasi Sirekap




Selayar (Sulsel), Figurnews.com

Sosialisasi dan orientasi pemungutan suara serta penghitungan suara digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulsel, di gedung Rayhan Resto and coffee, Jln. Jend. Achmad Yani, Benteng. 

Sosialisasi ini juga melibatkan unsur panitia pemilihan kecamatan (PPK) dari sebelas wilayah kecamatan daratan dan Kepulauan Selayar, lo penghubung pasangan calon, serta partai pengusung di pilkada.

Kegiatan sosialiasi dan orientasi dibuka Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Selayar, Nandar Jamaluddin yang hadir bersama koordinator divisi teknis, Andi Dewantara serta koordinator divisi sosialisasi dan partisipasi pemilih, Andi Nastuti.

Koordinator divisi teknis KPU Kepulauan Selayar, Andi Dewantara mengutarakan kegiatan sosialisasi dan orientasi ini dimaksudkan sebagai bentuk upaya   mensosialisasikan dan memperkenalkan sirekap. 

"Rencana penerapan sistem informasi rekapitulasi elektronik (sirekap) pada hari pemungutan dan penghitungan suara, hasil pilkada 9 Desember 2020 mendatang” Ucap Andi.

Rencana penerapan sistem informasi rekapitulasi elektronik (sirekap) yang sampai masih terus bergulir dan menjadi perbincangan dalam rapat dengar pendapat antara Komisi II DPR, KPU RI, Bawaslu RI, dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sengaja disosialisasikan agar lo penghubung pasangan calon dan masyarakat dapat mengenal dan lebih siap menerima serta menerapkan penggunaan aplikasi sirekap.

Andi juga menguraikan aplikasi sirekap merupakan sebuah aplikasi baru, pengganti sistem informasi penghitungan suara (situng) yang nantinya akan menjadi bagian dari instrumen pelaksanaan proses rekapitulasi suara. 

Sebuah aplikasi yang pada dasarnya memiliki kemiripan dengan penerapan situng pada pilkada 2019 kemarin. Hanya saja, penerapan aplikasi sirekap akan memungkinkan masyarakat dan pasangan calon untuk bisa mengakses lebih cepat hasil rekapitulasi dan perhitungan suara. 

Penerapan sirekap dijamin akan mengalahkan hitung cepat yang notabene merupakan metode perhitungan hasil pemilu secara prediktif dengan mengingat penggunaan sistem gabungan model optical character recognition (OCR) dan opticcal mark recognition (OMR) pada penerapan sirekap.

Kedepannya, proses rekap-el akan dilakukan melalui pengambilan dokumentasi foto hasil perolehan suara berdasarkan model C1  plano OCR bertulis  angka dan OMR yang ditulis dengan cara melingkari.

Aplikasi sirekap diharapkan akan mempermudah proses penghitungan dan penetapan hasil pemilihan yang sebelumnya harus dilakukan secara manual. 

Pada proses rekapitulasi dan perhitungan suara di pilkada 9 Desember 2020 mendatang, KPPS tinggal menggunakan ponsel untuk mengambil foto C1 plano dan selanjutnya akan muncul angka-angka yang jika dikonfirmasi benar, maka seluruh saksi pasangan calon dan pengawas TPS akan memperoleh salinan melalui aplikasi sirekap.

Sejalan dengan penerapan aplikasi ini, maka pengawas TPS dan saksi pasangan calon tidak lagi akan mendapat salinan C1 seperti pada pemilu-pemilu sebelumnya. 

"Karena  saksi dan pengawas TPS, akan langsung mendapat salinan dari Sirekap." pungkasnya. (Andi Fadly Dg. Biritta)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre