Breaking News

GMBI Jakarta Timur Kembali Aksi/ Demo Di Depan Walikota Jakarta Timur



JAKARTA - FIGURNEWS.COM LSM GMBI Distrik Jaktim meminta Walikota Jaktim untuk Usut tuntas oknum oknum/ ASN yang terlibat dalam proyek yang melibatkan Dinas Sumber Daya Air di kota Administrasi Jakarta Timur dimana semua proyek yang menggunakan tidak transparan dan menyalahi UU No.14 Tahun 2008 (KIP).

Aksi demo di depan Walikota Jakarta Timur mulai pukul 10.00 WIB, Aksi ini menutup jalan lalu lintas umum dan busway.

Tampak Sekolompok Warga Masyarakat membawa spanduk yang berisi : Kami warga bantaran,Kali Rawa Rengas meminta hak atas pembayaran rumah kami, Kembalikan konvensi atas rumah kami,Kami warga Jalan Tambun Selatan bersatu nuntut kami, Kami butuh Pemimpin bukan penindas, Tolong selesaikan hak-hak kami.

” Ini ada 100 KK (Kartu Keluarga) Kali Rawa Renggas Cakung Jakarta Timur , Mana hati nurani Aparat Pemerintah (Walikota Timur), Warga masyarakat tidak tahu dimana tempat tinggal mereka dan tidur, dimana anak anaknya tidak bisa belajar, terganggu psikis anak-anak mereka, “Ujar Fernando Kabit Legalitas / Advokat saat diwawancarai di tengah aksi demo, Rabu  (11/11).

Selain itu GMBI juga meminta agar anggaran SDA (Sumber Daya Alam) harus terbuka bagi publik, di duga ada oknum SDA yang bermain”, tambah Fernando.

Dikatakannya waktu audiensi pertama di Walikota Jakarta Timur data Protokol Kesehatan dalam penanganan covid-19 sudah diminta, namun sampai saat ini Kami belum di undang lagi, agar data-data tersebut secara terang benderang dan diketahui publik,

seperti  berapa sanksi hukum dan sosial , Juga proyek proyek Walikota Jakarta Timur tidak jelas.

Dari release yang diterima awak media, selebaran kertas berisi , UNTUK ITU KAMI LSM GMBI DISTRIK JAKARTA-TIMUR MENDESAK AGAR :

1. USUT TUNTAS OKNUM-OKNUM YANG TERLIBAT DALAM PROYEK YANG MELIBATKAN DINAS SUMBER DAYA AIR DI KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR DIMANA SEMUA PROYEK YANG MENGGUNAKAN APDB TIDAK TRANSPARAN DAN MENYALAHI UU NO.14 TAHUN 2008 ( KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK).

2.DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR MENGUMUMKAN HASIL SIDAK DAN PEMANTAUAN TERKArr 114 PERUSAHAAN YANG

MENCEMARI UDARA DI JAKARTA TIMUR.

3.MEMINTA PIHAK TERKAIT UNTUK MENGINFORMASIKAN DAN MENJELASKAN TERKAIT DANA HASIL RAZIA YUSTISI DIMASA PANDEMIK DAN TRANSISI JAKARTA TIMUR DAN MENGUMUNKAN DI MUKA UMUM TERKAIT

JUMLAH DAN DI ALOKASIKAN UNTUK APA ? …….. .

4.MEMINTA KEPADA PIHAK TERKAIT UNTUK

MENYAMPAIKAN YANG SEBENAR-BENARNYA PERSOALAN BIAYA KEROHIMANAN YANG DITERIMA WARGA KORBAN PENGGUSURAN DI RT. 008/008 KEL CAKUNG TMUR KEC. CAKUNG DIMUKA UMUM.

5.BILA APA YANG MENJADI TUNTUTAN KAMI TIDAK SEGERA m REALISASIKAN MAKA, KAMI AKAN MENGADAKAN AKSi LANJUTAN DI BALAI KOTA( KANTOR GUBERNUR ) UNTUK MENGEVALUASI KINERJA ARATUR

PEMERINTAH Dl WILAYAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR UNTUK SEGERA DIGATIKAN DENGAN YANG LEBIH BERTANGGUNG JAWAB DAN JUJUR DALAM MENJALANKAN TUGASNYA.

 

 LSM GMBI Distrik Jaktim meminta Walikota Jaktim untuk Usut tuntas oknum oknum/ ASN yang terlibat dalam proyek yang melibatkan Dinas Sumber Daya Air di kota Administrasi Jakarta Timur dimana semua proyek yang menggunakan tidak transparan dan menyalahi UU No.14 Tahun 2008 (KIP).

Aksi demo di depan Walikota Jakarta Timur mulai pukul 10.00 WIB, Aksi ini menutup jalan lalu lintas umum dan busway.

Tampak Sekolompok Warga Masyarakat membawa spanduk yang berisi : Kami warga bantaran,Kali Rawa Rengas meminta hak atas pembayaran rumah kami, Kembalikan konvensi atas rumah kami,Kami warga Jalan Tambun Selatan bersatu nuntut kami, Kami butuh Pemimpin bukan penindas, Tolong selesaikan hak-hak kami.

” Ini ada 100 KK (Kartu Keluarga) Kali Rawa Renggas Cakung Jakarta Timur , Mana hati nurani Aparat Pemerintah (Walikota Timur), Warga masyarakat tidak tahu dimana tempat tinggal mereka dan tidur, dimana anak anaknya tidak bisa belajar, terganggu psikis anak-anak mereka, “Ujar Fernando Kabit Legalitas / Advokat saat diwawancarai di tengah aksi demo, Rabu  (11/11).

Selain itu GMBI juga meminta agar anggaran SDA (Sumber Daya Alam) harus terbuka bagi publik, di duga ada oknum SDA yang bermain”, tambah Fernando.

Dikatakannya waktu audiensi pertama di Walikota Jakarta Timur data Protokol Kesehatan dalam penanganan covid-19 sudah diminta, namun sampai saat ini Kami belum di undang lagi, agar data-data tersebut secara terang benderang dan diketahui publik,

seperti  berapa sanksi hukum dan sosial , Juga proyek proyek Walikota Jakarta Timur tidak jelas.

Dari release yang diterima awak media, selebaran kertas berisi , UNTUK ITU KAMI LSM GMBI DISTRIK JAKARTA-TIMUR MENDESAK AGAR :

1. USUT TUNTAS OKNUM-OKNUM YANG TERLIBAT DALAM PROYEK YANG MELIBATKAN DINAS SUMBER DAYA AIR DI KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR DIMANA SEMUA PROYEK YANG MENGGUNAKAN APDB TIDAK TRANSPARAN DAN MENYALAHI UU NO.14 TAHUN 2008 ( KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK).


2.DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR MENGUMUMKAN HASIL SIDAK DAN PEMANTAUAN TERKArr 114 PERUSAHAAN YANG

MENCEMARI UDARA DI JAKARTA TIMUR.

3.MEMINTA PIHAK TERKAIT UNTUK MENGINFORMASIKAN DAN MENJELASKAN TERKAIT DANA HASIL RAZIA YUSTISI DIMASA PANDEMIK DAN TRANSISI JAKARTA TIMUR DAN MENGUMUNKAN DI MUKA UMUM TERKAIT

JUMLAH DAN DI ALOKASIKAN UNTUK APA ? …….. .

4.MEMINTA KEPADA PIHAK TERKAIT UNTUK

MENYAMPAIKAN YANG SEBENAR-BENARNYA PERSOALAN BIAYA KEROHIMANAN YANG DITERIMA WARGA KORBAN PENGGUSURAN DI RT. 008/008 KEL CAKUNG TMUR KEC. CAKUNG DIMUKA UMUM.

5.BILA APA YANG MENJADI TUNTUTAN KAMI TIDAK SEGERA m REALISASIKAN MAKA, KAMI AKAN MENGADAKAN AKSi LANJUTAN DI BALAI KOTA( KANTOR GUBERNUR ) UNTUK MENGEVALUASI KINERJA ARATUR

PEMERINTAH Dl WILAYAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR UNTUK SEGERA DIGATIKAN DENGAN YANG LEBIH BERTANGGUNG JAWAB DAN JUJUR DALAM MENJALANKAN TUGASNYA.

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre